
Bola.net - Pahlawan Brasil di Piala Dunia 1970, Roberto Rivelino menyebut Josep Guardiola sebagai pilihan terbaik bagi CBF (Federasi Sepakbola Brasil) untuk menangani timnas Samba.
CBF sendiri pada akhirnya lebih memilih untuk mempertahankan tradisi mereka dengan tak menunjuk pelatih asing dan memilih Carlos Dunga, pasca kegagalan Luiz Felipe Scolari di Piala Dunia 2014.
Namun menurut Rivelino, Guardiola tetap bakal jadi opsi yang terbaik, pasca kekalahan memalukan 1-7 atas Jerman di semifinal.
"Atas apa yang terjadi di Piala Dunia, saya mengharap CBF berpikir dengan cara yang berbeda, menggunakan pelatih asing seperti Guardiola. Karena Spanyol menjadi juara di tahun 2010 dengan sedikit campur tangan Guardiola, seperti Jerman 2014, dengan adanya tiki-taka," tutur Rivelino menurut laporan EFE.
"Brasil akan terus diingat karena kekalahan 1-7 tersebut. Anda boleh kalah, namun tidak seperti itu. Kami dibuat menderita. Ini lebih buruk dari Maracana, di mana kami kalah 1-2 di tahun 1950 atas Uruguay. Hal tersebut tak lagi menyedihkan, namun mengecewakan," pungkasnya.
Brasil akhirnya kembali tumbang di tangan Belanda, saat mereka menjalani laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2014. [initial]
(efe/rer)
CBF sendiri pada akhirnya lebih memilih untuk mempertahankan tradisi mereka dengan tak menunjuk pelatih asing dan memilih Carlos Dunga, pasca kegagalan Luiz Felipe Scolari di Piala Dunia 2014.
Namun menurut Rivelino, Guardiola tetap bakal jadi opsi yang terbaik, pasca kekalahan memalukan 1-7 atas Jerman di semifinal.
"Atas apa yang terjadi di Piala Dunia, saya mengharap CBF berpikir dengan cara yang berbeda, menggunakan pelatih asing seperti Guardiola. Karena Spanyol menjadi juara di tahun 2010 dengan sedikit campur tangan Guardiola, seperti Jerman 2014, dengan adanya tiki-taka," tutur Rivelino menurut laporan EFE.
"Brasil akan terus diingat karena kekalahan 1-7 tersebut. Anda boleh kalah, namun tidak seperti itu. Kami dibuat menderita. Ini lebih buruk dari Maracana, di mana kami kalah 1-2 di tahun 1950 atas Uruguay. Hal tersebut tak lagi menyedihkan, namun mengecewakan," pungkasnya.
Brasil akhirnya kembali tumbang di tangan Belanda, saat mereka menjalani laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 2014. [initial]
(efe/rer)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:34 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:19Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 18:57 -
Otomotif 21 Januari 2026 18:54 -
Otomotif 21 Januari 2026 18:51 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:45 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:32 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 18:27
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Januari 2026 14:02 -
piala dunia 19 Januari 2026 23:50 -
piala dunia 19 Januari 2026 13:01 -
piala dunia 19 Januari 2026 09:20 -
piala dunia 9 Januari 2026 17:58 -
piala dunia 3 Januari 2026 00:49
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479924/original/058776200_1768996184-black_box_pesawat_ATR_42-500_berhasil_ditemukan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479400/original/088382900_1768977432-IMG_6942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479848/original/099263500_1768993318-Wakil_Bupati_Pati_Chandra.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4843315/original/041301600_1716764000-20240526_123544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453730/original/031694300_1766490130-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-23_Desember_2025a.jpg)
