Salah Sebut Nama Iran dan Selandia Baru Saat Siaran Piala Dunia 2026, Komentator Asal Turki Langsung Dipecat

Bola.net - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan cerita dari dalam lapangan, tetapi juga drama yang terjadi di balik layar siaran televisi. Salah satu kisah yang menyita perhatian datang dari Turki, menyusul nasib buruk komentator senior Murat Ekrem Cimen.
Komentator berpengalaman itu harus mengakhiri tugasnya secara mendadak setelah melakukan sejumlah kesalahan saat memandu pertandingan Iran melawan Selandia Baru. Laga yang berakhir imbang 2-2 di Stadion SoFi tersebut justru menjadi pertandingan terakhirnya di turnamen.
Keputusan tegas diambil oleh TRT, stasiun televisi yang memegang hak siar Piala Dunia 2026 di Turki. Cimen tidak hanya ditarik dari pertandingan tersebut, tetapi juga diskors dari seluruh sisa turnamen.
Kasus ini langsung menjadi perbincangan luas di media sosial dan media Turki. Banyak pihak menilai hukuman yang diterima Cimen terlalu berat, sementara yang lain menilai standar siaran internasional memang menuntut tingkat akurasi yang tinggi.
Kesalahan Berulang yang Berujung Pemecatan

Masalah bermula pada menit-menit awal pertandingan Iran melawan Selandia Baru. Menurut laporan media Turki, Murat Ekrem Cimen beberapa kali tertukar menyebut identitas kedua tim yang sedang bertanding.
Dalam sejumlah momen, ia menyebut serangan Iran sebagai serangan Selandia Baru. Sebaliknya, pergerakan pemain Selandia Baru juga beberapa kali disebut berasal dari kubu Iran.
Potongan video kesalahan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Reaksi publik pun bermunculan karena kekeliruan itu terjadi berulang kali dalam siaran langsung ajang sebesar Piala Dunia.
TRT kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut kesalahan tersebut tidak sesuai dengan standar penyiaran yang mereka terapkan. Akibatnya, Cimen dihentikan dari tugas siaran saat jeda pertandingan dan tidak pernah kembali bertugas selama turnamen berlangsung.
Mengulang Kisah Kontroversial Piala Dunia 2022

Kasus yang menimpa Murat Ekrem Cimen ternyata bukan pertama kali terjadi dalam dunia penyiaran olahraga Turki. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen kedua secara beruntun yang diwarnai pemecatan komentator oleh TRT.
Pada Piala Dunia 2022, komentator Alper Bakircigil juga mengalami nasib serupa. Ia diberhentikan di tengah pertandingan Maroko melawan Kanada setelah menyebut nama mantan striker legendaris Turki, Hakan Sukur.
Nama Sukur dianggap sensitif di Turki karena berbagai kontroversi yang menyertainya dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, secara statistik, ia masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Turki dengan 51 gol dari 112 pertandingan.
Sumber: Sportbible
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 Agustus 2026 23:11Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
-
Bola Indonesia 4 Agustus 2026 22:34Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
-
Bola Indonesia 4 Agustus 2026 22:21Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
-
Bola Indonesia 4 Agustus 2026 22:08Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Lolos ke Final Usai Kalahkan Arema FC
-
Liga Spanyol 4 Agustus 2026 21:00Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 4 Agustus 2026 23:32Polisi Selidiki Identitas Mayat Diduga Korban Mutilasi di Depok
-
Liputan6 4 Agustus 2026 22:18Kronologi Temuan Mayat Diduga Korban Mutilasi di Depok
-
Liputan6 4 Agustus 2026 20:36Sekda Lindas Adik Kandung hingga Patah Tulang Usai Ketahuan Bareng Wanita Lain
-
Liputan6 4 Agustus 2026 19:53Reaksi Kejagung soal Rencana Febri Adriansyah Ajukan Praperadilan
-
Liputan6 4 Agustus 2026 19:29Polisi Ungkap Kondisi 3 TKI Korban TPPO usai Dipulangkan dari Libya
-
Liputan6 4 Agustus 2026 18:56Polisi: 41 TKI Korban Perdagangan Orang Masih Tertahan di Libya
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315725/original/062490100_1785858111-VID-20260804-WA0063.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315715/original/005451300_1785856731-Lokasi_Temuan_Mayat_Kaki...jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315676/original/004987300_1785850616-fe5f32ba-e94e-4048-9a13-bfe771e28294.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295697/original/095241300_1783939446-53527.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291164/original/098334500_1783506303-IMG_7188.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315641/original/057691200_1785845275-WhatsApp-Image-2026-08-04-at-15.06.23.jpeg)
