
Bola.net - Spanyol hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 saat melawan Belarusia di lanjutan kualifikasi Euro 2016 Grup C. Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak David Silva di penghujung babak pertama.
Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque kali ini memainkan Alvaro Morata dan Pedro untuk memimpin serangan La Furia Roja. Keduanya mendapatkan sokongan dari trio David Silva, Cesc Fabregas dan Santi Cazorla.
Pada menit ke-10, Spanyol mendapatkan peluang pertama mereka. Morata yang mendapatkan umpan cantik dari Fabregas mampu meneruskannya dengan sebuah tendangan keras kaki kanan dari kotak penalti. Sayang, tendangan pemain Juventus itu hanya menyamping dari gawang Belarusia.
Delapan menit berselang, kembali Spanyol mendapatkan peluang untuk memecah kebuntuan. Namun kali ini giliran sundulan Sergio Ramos yang masih belum menemui sasaran.
Serangan demi serangan terus dibangun oleh para pemain Spanyol di sisa babak pertama. Namun ketatnya pertahanan Belarusia, yang memang tampil bertahan dan mengandalkan serangan balik, mampu membuat serangan Spanyol terputus di pertahanan.
Pada menit ke-34, Spanyol kembali mendapatkan peluang. Kali ini sebuah tendangan first time dari Jordi Alba, usai menerima umpan cantik Santi Cazorla, hanya menyamping tipis di sisi gawang Belarusia.
Kebuntuan akhirnya terpecah saat pertandingan memasuki masa injury time babak pertama. Sebuah umpan tendangan bebas dari Fabregas gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Belarusia sehingga jatuh ke kaki David Silva. Tanpa ampun, Silva melepas tendangan keras yang mampu menjebol gawang Belarusia. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, giliran Belarusia yang mencoba mengejutkan. Sebuah kerja sama dari Hleb dan Kornilenko nyarsi berbuah gol. Beruntun Casillas mampu mengantisipasinya dengan baik.
Usai peluang tersebut, Spanyol kembali mengambil alih permainan. Dominasi lini tengah Spanyol yang dihuni, Busquets, Cazorla, Silva dan Fabregas mampu mengontrol permainan dan membangun serangan. Namun Spanyol masih kesulitan membongkar pertahanan rapat Belarusia.
Kesulitan membongkar pertahanan lawan tersebut membuat pelatih Vicente del Bosque melakukan pergantian pemain. Pedro digantikan Vitolo dan Cesc Fabregas ditarik keluar dan digantikan Isco.
Masuknya dua darah segar tersebut membuat serangan Spanyol semakin gencar. Serangan dari Isco, Cazorla dan juga Morata selalu gagal menemui sasaran setelah membentur tembok tebal pertahanan Belarusia.
Sebaliknya, Belarusia justru mampu beberapa kali membahayakan gawang Iker Casillas lewat serangan balik mereka. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua tim. Skor 1-0 tak mengalami perubahan.
Dengan kemenangan tersebut, Spanyol mampu naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup C, sementara Belarusia tetap di posisi keempat.
Susunan pemain
Belarusia (4-4-2): Gorbunov; Shitov, Martynovich, Filipenko, Bordachev; Nekhaychik, Kislyak, Maevski, Volodko; Hleb, Kornilenko.
Spanyol (4-1-3-2): Casillas; Juanfran, Ramos, Pique, Alba; Busquets; Cazorla, Silva, Fabregas; Pedro, Morata.
(bola/dzi)
Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque kali ini memainkan Alvaro Morata dan Pedro untuk memimpin serangan La Furia Roja. Keduanya mendapatkan sokongan dari trio David Silva, Cesc Fabregas dan Santi Cazorla.
Pada menit ke-10, Spanyol mendapatkan peluang pertama mereka. Morata yang mendapatkan umpan cantik dari Fabregas mampu meneruskannya dengan sebuah tendangan keras kaki kanan dari kotak penalti. Sayang, tendangan pemain Juventus itu hanya menyamping dari gawang Belarusia.
Delapan menit berselang, kembali Spanyol mendapatkan peluang untuk memecah kebuntuan. Namun kali ini giliran sundulan Sergio Ramos yang masih belum menemui sasaran.
Serangan demi serangan terus dibangun oleh para pemain Spanyol di sisa babak pertama. Namun ketatnya pertahanan Belarusia, yang memang tampil bertahan dan mengandalkan serangan balik, mampu membuat serangan Spanyol terputus di pertahanan.
Pada menit ke-34, Spanyol kembali mendapatkan peluang. Kali ini sebuah tendangan first time dari Jordi Alba, usai menerima umpan cantik Santi Cazorla, hanya menyamping tipis di sisi gawang Belarusia.
Kebuntuan akhirnya terpecah saat pertandingan memasuki masa injury time babak pertama. Sebuah umpan tendangan bebas dari Fabregas gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Belarusia sehingga jatuh ke kaki David Silva. Tanpa ampun, Silva melepas tendangan keras yang mampu menjebol gawang Belarusia. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, giliran Belarusia yang mencoba mengejutkan. Sebuah kerja sama dari Hleb dan Kornilenko nyarsi berbuah gol. Beruntun Casillas mampu mengantisipasinya dengan baik.
Usai peluang tersebut, Spanyol kembali mengambil alih permainan. Dominasi lini tengah Spanyol yang dihuni, Busquets, Cazorla, Silva dan Fabregas mampu mengontrol permainan dan membangun serangan. Namun Spanyol masih kesulitan membongkar pertahanan rapat Belarusia.
Kesulitan membongkar pertahanan lawan tersebut membuat pelatih Vicente del Bosque melakukan pergantian pemain. Pedro digantikan Vitolo dan Cesc Fabregas ditarik keluar dan digantikan Isco.
Masuknya dua darah segar tersebut membuat serangan Spanyol semakin gencar. Serangan dari Isco, Cazorla dan juga Morata selalu gagal menemui sasaran setelah membentur tembok tebal pertahanan Belarusia.
Sebaliknya, Belarusia justru mampu beberapa kali membahayakan gawang Iker Casillas lewat serangan balik mereka. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua tim. Skor 1-0 tak mengalami perubahan.
Dengan kemenangan tersebut, Spanyol mampu naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup C, sementara Belarusia tetap di posisi keempat.
Susunan pemain
Belarusia (4-4-2): Gorbunov; Shitov, Martynovich, Filipenko, Bordachev; Nekhaychik, Kislyak, Maevski, Volodko; Hleb, Kornilenko.
Spanyol (4-1-3-2): Casillas; Juanfran, Ramos, Pique, Alba; Busquets; Cazorla, Silva, Fabregas; Pedro, Morata.
(bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 10:16Prediksi Spanyol vs Irak 5 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Juni 2026 07:47Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
-
piala eropa 13 Februari 2026 10:31Hasil Drawing UEFA Nations League: Inggris Satu Grup dengan Spanyol dan Kroasia!
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 08:21Polisi Ungkap Sosok Terduga Pembakar 3 Santri di Lombok Tengah
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881098/original/029250500_1780708861-1005447955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
