FOLLOW US:


Kontroversi Sterling dan Joe Gomez Tidak Membuat Inggris Lemah, Malah Semakin Kuat

18-11-2019 09:31

 | Yaumil Azis

Kontroversi Sterling dan Joe Gomez Tidak Membuat Inggris Lemah, Malah Semakin Kuat
Timnas Inggris © AP Photo

Bola.net - Persiapan Timnas Inggris untuk melakoni dua pertandingan dalam masa jeda internasional bulan November ini sempat mengalami gangguan. Seperti yang diketahui, dua permain pentingnya saling berseteru di kamp latihan.

Pemain tersebut adalah Raheem Sterling dan Joe Gomez, yang masing-masing memperkuat Liverpool dan Manchester City. Sebelum bergabung dengan skuat Inggris, mereka sempat berhadapan di satu pertandingan Premier League.

Persaingan antara Liverpool dan Manchester City sendiri sedang kuat-kuatnya musim ini. Kedua tim raksasa Inggris tersebut merupakan kandidat terkuat peraih gelar Premier League.

Dalam laga yang berlangsung di Anfield itu, Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 3-1. Pertandingan berlangsung panas sampai Joe Gomez dan Sterling sempat beradu mulut.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Inggris Sudah Lebih Kuat

Perselisihan antara keduanya ternyata tidak tertinggal di Anfield. Mereka melanjutkannya dalam kamp latihan Inggris, di mana Sterling yang memulai karena kesal melihat tingkah laku Gomez.

Suasana di dalam internal skuat Inggris terlihat goyah, walaupun para pemainnya mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Mereka lalu membuktikannya dengan kemenangan telak 7-0 atas Montenegro.

Beberapa hari berselang, mereka meraih kemenangan telak keduanya atas Kosovo dengan skor 4-0. Tak ayal torehan Inggris ini membuat pelatihnya, Gareth Southgate, merasa senang bukan kepalang.

"Seluruh grup telah melakukannya dengan sangat baik dan saya pikir kami berhasil keluar dari situasi ini dengan cara yang lebih kuat dari waktu kami memulai," tutur Southgate kepada ITV usai pertandingan.

2 dari 2

Inggris Semakin Mantap

Performa Timnas Inggris, secara keseluruhan, dinilai Southgate sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ia memuji anak asuhnya yang didominasi sosok muda karena bisa memahami prinsip permainan yang diusung.

"Kami sudah lebih maju dann menjadi lebih mantap dalam grup, dan para pemain sudah memahami prinsip permainan yang kami ingin mainkan," lanjutnya.

"Ini adalah kompetisi yang sangat bagus dan kami ingin mempelajari beberapa hal baru pada malam ini, yang berhasil kami lakukan," tutupnya.

Perjalanan Inggris selama babak kualifikasi ini bisa dikatakan sangat apik. Mereka berhasil menyapu bersih tujuh dari delapan pertandingan yang dilakoni dengan kemenangan, dan hanya menelan satu kekalahan.

(Goal International)