FOLLOW US:


Piala Eropa 2020, Mancini Berencana Bawa Pencetak Gol Tertua Italia

27-03-2019 23:30

 | Fabio Quagliarella

Piala Eropa 2020, Mancini Berencana Bawa Pencetak Gol Tertua Italia
Fabio Quagliarella © AFP

Bola.net - Pada tahun 2020 nanti, Fabio Quagliarella akan berumur 38 tahun. Namun usia sepertinya tidak akan menghalangi pelatih Italia, Roberto Mancini, untuk memasukkan nama penyerang gaek Sampdoria itu ke dalam skuatnya di Piala Eropa 2020 mendatang.

Quagliarella menuliskan namanya dalam buku sejarah sebagai pencetak gol tertua Timnas Italia. Torehan tersebut ia dapatkan setelah sukses membobol gawang Liechtenstein dua kali dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu (27/3) dini hari tadi.

Catatan brace tersebut seolah menjadi bukti bahwa performa eks striker Juventus dan Napoli itu selama membela Sampdoria bukan isapan jempol belaka. Saat ini, ia sedang memimpin perolehan pencetak gol terbanyak Serie A dan mengungguli Cristiano Ronaldo.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3

Mancini Berencana Sertakan Quagliarella

Biasanya, performa seorang pemain sepak bola akan mengalami penurunan seiring umurnya yang sekain menua. Walaupun banyak pemain Italia dikenal sebagai late bloomer, seperti Antonio Di Natale, namun penuaan tetap saja akan menjadi momok bagi mereka.

Pada ajang Piala Eropa 2020 mendatang, Quagliarella akan berumur 38 tahun. Pada angka tersebut, seorang pemain bola akan mengalami penurunan kondisi fisik dan bakalan kesulitan bermain 90 menit penuh. Namun Mancini masih tertarik menyertakan namanya.

"Sulit untuk berkata sekarang, tapi semuanya berjalan dengan baik dan dia sedang dalam kondisi yang apik. Saya pikir dia bisa terus seperti ini," tutur Mancini soal wacana membawa Quagliarella ke Piala Eropa 2020, dikutip dari Football Italia.

2 dari 3

Perpaduan Tua dan Muda

Kehadiran Quagliarella sendiri terbilang meleset dari visinya yang ingin memenuhi skuat Gli Azzurri dengan sosok yang lebih muda. Namun, pemandangan Quagliarella yang memberikan assist kepada striker belia Juventus, Moise Kean, dianggapnya sebagai hal positif.

"Untuk sepak bola Italia, saya pikir menyenangkan bisa melihat seseorang seperti Quagliarella bermain dengan pemain berumur 19 tahun," tambahnya.

"Quagliarella ada di sini karena memang pantas berada di sini, bukan karena alasan lainnya. Fabio adalah orang yang baik, dia punya cerita yang luar biasa di balik dirinya dan orang-orang mencintainya," tandasnya.

Menarik untuk dilihat bagaimana kiprah Quagliarella bersama Timnas Italia dalam rangkaian laga internasional. Namun itu baru bisa dilihat kembali pada bulan Juni mendatang. Saat ini, para pemain tengah bersiap kembali ke klub masing-masing untuk melakoni laga domestik akhir pekan nanti.

3 dari 3

Saksikan Juga Video Ini

Berita video timnas termahal di kualifikasi Piala Eropa 2020.