
Bola.net - Panenka adalah teknik eksekusi penalti yang sangat populer di dunia sepak bola. Hampir semua orang mengenalnya. Namun, tak semua berani memakainya di pertandingan yang sebenarnya.
Panenka memang teknik ampuh untuk 'membunuh' lawan. Hanya saja, teknik ini juga bisa diibaratkan sebagai pedang bermata dua.
Salah-salah, hasilnya pasti berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan. Butuh mental baja, skill mumpuni untuk mengecoh penjaga gawang, pengambilan keputusan yang tepat, dan kepercayaan diri tinggi guna menyukseskannya, terutama di laga yang penuh tekanan.
Antonin Panenka
40 years ago today, Antonín Panenka scored the most iconic penalty of all time 🙌 pic.twitter.com/qwcGbn9Kei
— Complex UK (@complex_uk) June 20, 2016
Teknik ini pertama kali diperagakan oleh eks gelandang Cekoslovakia, Antonin Panenka, dalam adu penalti melawan Jerman Barat di final Euro 1976.
Ketika skor 4-3, Panenka, yang merupakan algojo kelima Cekoslovakia, berhadapan satu lawan satu dengan Sepp Maier. Tekanannya luar biasa. Namun, Panenka dengan dingin men-chip bola ke tengah gawang dan membuat Maier tampak seperti kiper amatiran.
Cekoslovakia keluar sebagai juara dengan kemenangan 5-3 lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 sepanjang waktu normal.
Seandainya Panenka grogi sedikit saja, yang menyebabkan Maier tidak terkecoh secara sempurna, kisahnya pasti berbeda.
Dari situlah teknik Panenka dikenal oleh seantero dunia.
Tak Selalu Berakhir Indah
Si Landreau transforme son tir au but, le FC Nantes gagne la Coupe de la Ligue :pic.twitter.com/ZEl2PVE6h2
— Football de notre enfance🎙⚽ Les Libéros (@LesLiberos) April 28, 2020
Sejak itu hingga sekarang, beberapa pemain sudah mencoba menirunya. Ada yang berhasil, tapi ada juga yang gagal dan justru berakibat fatal.
Ambil contoh kiper Mickael Landreau, dengan rekor bagus dari titik 12 pas, yang membuang kesempatan membawa Nantes memenangi final Piala Liga Prancis 2004 ketika melawan Sochaux di partai final.
Ada pula Andrea Pirlo, yang eksekusinya ketika masih berseragam AC Milan dimentahkan dengan mudah oleh Pinto dalam laga kontra Barcelona di Joan Gamper Trophy 2010 di Camp Nou.
First #Pirlo #Panenka fails.#Football pic.twitter.com/rFXcWpgxMO
— Munnir Emirate (@MunnirEmirate) August 5, 2016
Atau ini.
What's worse than #Mexico losing 0-7 to #Chile in #CopaAmerica #Venezuela 's Luis Manuel Seijas epic panenka fail pic.twitter.com/4c6uqcUVvE
— ᴊᴏᴇ ʟᴇᴇ 🇲🇾 (@klubbkiddkl) June 19, 2016
Namun, Banyak Juga yang Berhasil Melakukannya
Dari penalti-penalti ala Panenka yang sukses, ada beberapa yang terkenal dan tak terlupakan. Misalnya saja Francesco Totti, yang berperan membawa Italia mengalahkan Belanda dalam adu penalti di semifinal Euro 2000.
Panenka Penalties: Who can remember Francesco Totti's ice cold chip against Edwin van der Sar to help Italy beat Holland in the Euro 2000 semi-finals?pic.twitter.com/PPK9AQjMgY
— Classic Football Shirts (@classicshirts) September 25, 2019
Zinedine Zidane saat melawan Italia, pada menit 7 final Piala Dunia 2006, yang diwarnai insiden kartu merah akibat tandukan sang legenda ke dada Marco Materazzi dan Prancis kalah adu penalti tanpanya.
#WorldCupTrivia #Answer
— World Cup Fever ⚽ (@Trivia_WorldCup) April 22, 2019
A few days later in the final of the #WorldCup 🏆 #Germany2006 Zinédine Zidane 🇫🇷 beat Gianluigi Buffon 🇮🇹 and scoring the probably second most famous Panenka of all timepic.twitter.com/kiqXg4u0iV
Pirlo Memperbaikinya
Panenka Penalties: Andrea Pirlo knocks out England during Euro 2012pic.twitter.com/bFHQ72u4pH
— Classic Football Shirts (@classicshirts) September 28, 2019
Dua tahun setelah kegagalannya di Camp Nou dan setahun pascakepindahannya ke Juventus, regista Italia itu kembali melakukannya. Kali ini, panggung dan tekanannya lebih besar, adu penalti melawan Inggris di perempat final Euro 2012. Pirlo memperbaikinya.
Azzurri sedang berada dalam posisi sulit usai Riccardo Montolivo gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo kedua.
Kiper Joe Hart tampak sangat percaya diri. Pirlo merasa perlu meruntuhkan mental Hart sekaligus mendongkrak kembali semangat timnya. Dia memilih Panenka. Eksekusi sukses 100 persen dan jalannya babak shootout berubah total. Italia akhirnya keluar sebagai pemenang.
Jangan Lupakan Sergio Ramos
Ramos siguió pateando a lo Panenka. Con tal efectividad que el ex futbolista checo lo definió como "su mejor imitador" pic.twitter.com/9OAJbt264I
— Dupla Central (@CentralDupla) May 9, 2020
Bek Real Madrid dan Spanyol, Sergio Ramos, kini juga menjadi salah satu spesialis Panenka. Dia cukup sering melakukannya, baik di level klub maupun tim nasional.
Pedang Bermata Dua

Teknik Panenka ibarat pedang bermata dua. Salah-salah, ini bisa menjadi senjata makan tuan dan memberi kenangan buruk yang tak terlupakan.
Namun, jika dieksekusi secara sempurna dan di waktu yang krusial, teknik ini dapat menjadi senjata ampuh untuk 'membunuh' kepercayaan diri penjaga gawang serta tim lawan untuk kemudian meraih kemenangan, atau bahkan menjuarai sebuah turnamen bergengsi dengan cara elegan seperti yang dilakukan Antonin Panenka bersama negaranya di Belgrade 1976 silam.
Panenka adalah teknik yang artistik dari titik 12 pas. Semua mengenalnya, tapi tak semua berani memakainya.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Kenangan-kenangan Indah David Villa Episode Barcelona
- Juninho Pernambucano dan Muridnya yang Bernama Miralem Pjanic
- Hari Ini 7 Tahun Lalu: MU Tunjuk David Moyes Sebagai Suksesor Sir Alex Ferguson
- Kilas Balik: Penjelasan Valentino Rossi Soal 3 Julukan Populernya
- Puluhan Rekor Ronaldo-Messi yang Bakal Buat Kamu Berpikir: Mereka Ini Manusia atau Bukan Sih?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Spanyol 4 September 2026 18:30Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
-
Liga Spanyol 4 September 2026 16:10Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
-
Liga Italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)
