
Bola.net - Cabang angkat besi menyumbang medali lagi yakni satu emas dan satu perak pada kelas 69 kilogram putra SEA Games 2011 yang digelar di Palembang, Jumat, peraih medali emas yakni lifter Triyatno sedangkan perak Deni.
Triyatno membukukan total angkatan seberat 321 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 140 kilogram dan clean and jerk 181 kilogram.
Lifter Indonesia tersebut hanya satu kali gagal dalam angkatan yakni jenis snatch pada kesempatan ke tiga pada posisi 142 kilogram, dan angkatan terbaiknya hanya 140 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, tiga kali angkatannya berhasil yakni 172 kilogram, 176 kilogram, dan 181 kilogram.
Angkatan clean and jerk kesempatan ke tiga seberat 181 kilogram merupakan rekor baru SEA Games atas namanya sendiri yang dibuat di SEA Games 2009 Laos, seberat 180 kilogram.
Sementara lifter Indonesia lainnya, Deni yang merupakan atlet lapis ke dua, berhasil meraih medali perak dengan total angkatan 310 kilogram.
Jumlah angkatan tersebut berasal dari snatch seberat 140 kilogram dan 170 kilogram.
Pada jenis angkatan snatch, Deni satu kali gagal yakni angkatan kedua 140 kilogram, ketika naik dari 136 kilogram pada kesempatan pertama. Namun, ia berhasil menyelesaikan angkatan 140 kilogram pada kesempatan ke tiga.
Pada jenis angkatan clean and jerk, Deni hanya berhasil mengangkat barbel pada peluang pertama seberat 170 kilogram.
Pada kesempatan kedua dan ketiga Deni gagal mengangkat barbel seberat 175 kilogram.
Sementara itu, peraih medali perunggu pada kelas 69 kilogram yakni lifter Kyaw Moe Win dari Myanmar dengan total angkatan juga sama dengan Deni yakni 310 kilogram.
Kemenangan diberikan kepada Deni karena lebih ringan berat badannya yakni 67,89 kilogram sedangkan lifter Myanmar itu beratnya 68,73 kilogram. (ant/end)
Triyatno membukukan total angkatan seberat 321 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 140 kilogram dan clean and jerk 181 kilogram.
Lifter Indonesia tersebut hanya satu kali gagal dalam angkatan yakni jenis snatch pada kesempatan ke tiga pada posisi 142 kilogram, dan angkatan terbaiknya hanya 140 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, tiga kali angkatannya berhasil yakni 172 kilogram, 176 kilogram, dan 181 kilogram.
Angkatan clean and jerk kesempatan ke tiga seberat 181 kilogram merupakan rekor baru SEA Games atas namanya sendiri yang dibuat di SEA Games 2009 Laos, seberat 180 kilogram.
Sementara lifter Indonesia lainnya, Deni yang merupakan atlet lapis ke dua, berhasil meraih medali perak dengan total angkatan 310 kilogram.
Jumlah angkatan tersebut berasal dari snatch seberat 140 kilogram dan 170 kilogram.
Pada jenis angkatan snatch, Deni satu kali gagal yakni angkatan kedua 140 kilogram, ketika naik dari 136 kilogram pada kesempatan pertama. Namun, ia berhasil menyelesaikan angkatan 140 kilogram pada kesempatan ke tiga.
Pada jenis angkatan clean and jerk, Deni hanya berhasil mengangkat barbel pada peluang pertama seberat 170 kilogram.
Pada kesempatan kedua dan ketiga Deni gagal mengangkat barbel seberat 175 kilogram.
Sementara itu, peraih medali perunggu pada kelas 69 kilogram yakni lifter Kyaw Moe Win dari Myanmar dengan total angkatan juga sama dengan Deni yakni 310 kilogram.
Kemenangan diberikan kepada Deni karena lebih ringan berat badannya yakni 67,89 kilogram sedangkan lifter Myanmar itu beratnya 68,73 kilogram. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 18:45Meneropong Prospek IHSG Setelah Anjlok ke 5.941
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7691890/original/091576200_1780489599-260603-momen-dadan-dua-eks-petinggi-bgn-dijemput-kejagung-ada-yang-lagi-di-hotel-b1489e.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5444756/original/008958400_1765787451-Kemenimipas_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567145/original/081633300_1777267156-InShot_20260427_111821388.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5347492/original/090553500_1757673525-Wamen_Imipas.jpeg)
