
Bola.net - Peraih medali emas angkat besi kelas 77 kilogram putra Sandow Waldemar Nasution mengaku sebagai pembuktian bahwa ia masih terkuat di kelasnya untuk Asia Tenggara.
"Ini pembuktianku, bahwa saya masih yang terkuat," kata dia, di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat petang (18/11)
Sebab, lanjutnya, pada SEA Games 2009 di Laos ia gagal meraih medali padahal dua SEA Games sebelumnya mendapatkannya.
Waktu itu, ujar dia, menjelang Sea Games 2009 terlambat pelatnas karena ada sesuatu masalah dan hal itu tidak boleh terjadi menjelang SEA Games 2011 di negeri sendiri.
Menyinggung keberhasilannya menyingkirkan lifter Thailand dalam meraih medali emas, padahal pada jenis angkatan snatch sempat tertinggal, ia mengakui saat ini sedang beruntung.
"Saya sedang beruntung karena bisa tampil optimal dan Allah memberikan pula kemudahan," katanya.
Ia berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2011 dengan mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Usai kompetisi, Sandow langsung menjadi idola penonton terutama kaum hawa yang memadati tempat pertandingan.
Mereka langsung meminta foto bareng bahkan ketika wartawan sedang mewawancari, beberapa remaja langsung menempel sedangkan rekannya mengabadikan menggunakan kamera dari telepon genggam.
Penampilan Sandow yang eksentrik dengan beberapa aksesoris di wajahnya seperti bendera merah-putih di pipi sebelah kanan, semacam anting-anting di bibir kian menarik penggemarnya. (ant/rev)
"Ini pembuktianku, bahwa saya masih yang terkuat," kata dia, di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat petang (18/11)
Sebab, lanjutnya, pada SEA Games 2009 di Laos ia gagal meraih medali padahal dua SEA Games sebelumnya mendapatkannya.
Waktu itu, ujar dia, menjelang Sea Games 2009 terlambat pelatnas karena ada sesuatu masalah dan hal itu tidak boleh terjadi menjelang SEA Games 2011 di negeri sendiri.
Menyinggung keberhasilannya menyingkirkan lifter Thailand dalam meraih medali emas, padahal pada jenis angkatan snatch sempat tertinggal, ia mengakui saat ini sedang beruntung.
"Saya sedang beruntung karena bisa tampil optimal dan Allah memberikan pula kemudahan," katanya.
Ia berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2011 dengan mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Usai kompetisi, Sandow langsung menjadi idola penonton terutama kaum hawa yang memadati tempat pertandingan.
Mereka langsung meminta foto bareng bahkan ketika wartawan sedang mewawancari, beberapa remaja langsung menempel sedangkan rekannya mengabadikan menggunakan kamera dari telepon genggam.
Penampilan Sandow yang eksentrik dengan beberapa aksesoris di wajahnya seperti bendera merah-putih di pipi sebelah kanan, semacam anting-anting di bibir kian menarik penggemarnya. (ant/rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 13 Juni 2026 14:01Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
-
Otomotif 13 Juni 2026 12:57Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257754/original/091123000_1781254919-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_15.37.48__1_.jpeg)
