
Bola.net - Anak perempuan berusia delapan tahun dari Malaysia merupakan atlet termuda di kawasan Asia Tenggara yang mencetak sejarah setelah mendapat mendali emas dari cabang ski air Kamis, di depan penonton yang seperti histeris menyaksikannya.
Aaliyah Yoong Hanifah meraih medali emas di final perlombaan puteri di Danau Jakabaring di Palembang, tuan rumah bersama event itu bersama Jakarta, setelah mengalahkan saingan utamanya berusia 34 tahun.
Dilahirkan pada 16 Juli 2003, bocah itu menarik perhatian pada penonton terlebih setelah mengalahkan saingannya yang jauh lebih dewasa dari dia, demikian dilaporkan koran Malaysia.
"Saya amat percaya diri sepanjang pertandingan," katanya, "Saya nyaris kehilangan keseimbangan pada putaran pertama tetapi saya dengan cepat menguasai diri saya."
Ia lolos mengikuti SEA Games setelah menang pada perlombaan kejuaraan Asia di bawah usia 17 tahun bulan lalu.
Ayahnya, Yoong Hanifah, mengatakan berusaha tidak memaksakan puterinya --yang mulai latihan ski air pada usia lima tahun-- tetapi anaknya amat keras hati.
"Ia masih anak-anak. Kami tidak ingin ia mengalami tekanan, tetapi ternyata ia menikmatinya dalam latihan. Ia seperti kecanduan dengan olahraga hobinya itu," katanya.
Kalau ia merupakan atlet termuda yang meraih medali, ada pula atlet tertua meraih medali. Nenek berusia 76 tahun dari Singapura, meraih medali perak dalam cabang bridge --atlet tertua yang naik podium dalam kompetisi itu.
Lai Chun Ng, yang usianya lebih tua dari event SEA Games, merupakan anggota kontingen bridge negaranya yang berada di urutan kedua pada cabang bridge.
Pensiunan guru itu juga meraih medali perak pada nomor puteri berpasangan, Senin, namun gagal meraih bonus besar yang dijanjikan negaranya bagi peraih medali emas. (ant/row)
Aaliyah Yoong Hanifah meraih medali emas di final perlombaan puteri di Danau Jakabaring di Palembang, tuan rumah bersama event itu bersama Jakarta, setelah mengalahkan saingan utamanya berusia 34 tahun.
Dilahirkan pada 16 Juli 2003, bocah itu menarik perhatian pada penonton terlebih setelah mengalahkan saingannya yang jauh lebih dewasa dari dia, demikian dilaporkan koran Malaysia.
"Saya amat percaya diri sepanjang pertandingan," katanya, "Saya nyaris kehilangan keseimbangan pada putaran pertama tetapi saya dengan cepat menguasai diri saya."
Ia lolos mengikuti SEA Games setelah menang pada perlombaan kejuaraan Asia di bawah usia 17 tahun bulan lalu.
Ayahnya, Yoong Hanifah, mengatakan berusaha tidak memaksakan puterinya --yang mulai latihan ski air pada usia lima tahun-- tetapi anaknya amat keras hati.
"Ia masih anak-anak. Kami tidak ingin ia mengalami tekanan, tetapi ternyata ia menikmatinya dalam latihan. Ia seperti kecanduan dengan olahraga hobinya itu," katanya.
Kalau ia merupakan atlet termuda yang meraih medali, ada pula atlet tertua meraih medali. Nenek berusia 76 tahun dari Singapura, meraih medali perak dalam cabang bridge --atlet tertua yang naik podium dalam kompetisi itu.
Lai Chun Ng, yang usianya lebih tua dari event SEA Games, merupakan anggota kontingen bridge negaranya yang berada di urutan kedua pada cabang bridge.
Pensiunan guru itu juga meraih medali perak pada nomor puteri berpasangan, Senin, namun gagal meraih bonus besar yang dijanjikan negaranya bagi peraih medali emas. (ant/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 19:45Ada Pesan Sang Ayah di Balik Keputusan Prabowo Copot 3 Pimpinan BGN
-
Liputan6 3 Juni 2026 19:39Prabowo Usai Copot 3 Pimpinan BGN: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694852/original/038402100_1780492891-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694253/original/097513700_1780492245-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_19.54.26.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7692805/original/025039900_1780490478-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7521598/original/080834400_1780294430-IMG-20260601-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211808/original/089818800_1746597140-20250507-Prabowo-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7691890/original/091576200_1780489599-260603-momen-dadan-dua-eks-petinggi-bgn-dijemput-kejagung-ada-yang-lagi-di-hotel-b1489e.jpg)
