
Bola.net - Tuan rumah Indonesia sudah mengamankan dua medali emas dari cabang bulu tangkis nomor perorangan SEA Games 2011, setelah menciptakan final sesama pemain Indonesia pada dua nomor final.
Dari hasil laga semifinal di Istora Senayan Jakarta, Jumat, dua nomor yang dikuasai pebulu tangkis Indonesia adalah ganda putra dan ganda putri. Dua pasangan putra Merah Putih yang akan bertemu pada laga final, Sabtu (19/11), yakni Bona Septano/Mohammad Ahsan dengan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Pasangan Bona/Ahsan menang 21-12, 21-16 atas Patiphat Chalardchalaem/Nipitphon Phuangphuaet (Thailand), kemudian Kido/Hendra menghempaskan Goh Wei Shem/Lim Khim Wah (Malaysia) 21-13, 17-21, 21-19.
Sedangkan di ganda putri akan saling berhadapan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine melawan seniornya Vita Marissa/Nadya Melati.
Nitya/Anneka memukul unggulan pertama Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) 21-13, 21-10, dan Vita/Nadya menghentikan Yao Lei/Shinta Mulia Sari (Singapura) 21-18, 21-17.
"Yang pasti, kita senang karena medali emas sudah diamankan. Soal siapa yang nanti menang, tergantung di lapangan. Kami siap bermain maksimal meskipun menghadapi rekan sendiri," kata Anneke Feinya usai pertandingan.
Hendra Setiawan menambahkan, dirinya dan Markis Kido tetap menginginkan bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia, meskipun sudah pernah tiga kali meraih emas SEA Games.
"Kalau ditanya apakah masih ingin meraih emas yang keempat, sudah pasti iya. Tapi, siapapun yang meraih emas, semuanya untuk Indonesia," kata Hendra.
Indonesia sebenarnya berpeluang menciptakan "all indonesian finals" di dua nomor lain, yakni tunggal putra dan ganda campuran, namun Thailand mampu menjegalnya.
Di ganda campuran, hanya pasangan Ahmad Tantowi/Liliyana Natsir yang lolos setelah membekuk Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) dengan skor 21-19, 21-14.
Akan tetapi, rekannya Muhammad Rijal/Debby Susanto tidak mampu berbuat banyak saat menghadapi pasangan Thailand lainnya, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, sehingga menyerah 11-21, 14-21.
Sementara di tunggal putra, harapan pendukung tuan rumah untuk menyaksikan duel Taufik Hidayat dan juniornya Simon Santoso tidak terwujud, karena hanya Simon yang melaju ke final dengan mengalahkan Derek Wong Zi Liang (Singapura) 21-17, 21-12.
Sedangkan mantan juara dunia Taufik Hidayat kembali dipermalukan Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 14-21, 19-21. Kekalahan atas pemain Thailand ini merupakan yang kedua beruntun dialami Taufik di ajang SEA Games, setelah pertemuan pertama di semifinal beregu putra.
"Saya optimistis bisa mengatasi Tanongsak. Dia pemain bagus dan punya pukulan keras, tapi secara mental saya juga sangat siap meraih emas lagi," kata Simon yang dua tahun lalu di Laos merebut emas.
Peluang medali emas juga datang dari sektor tunggal putri melalui Adriyanti Firdasari yang akan bertemu unggulan keempat asal Singapura, Fu Mingtian. (ant/mac)
Dari hasil laga semifinal di Istora Senayan Jakarta, Jumat, dua nomor yang dikuasai pebulu tangkis Indonesia adalah ganda putra dan ganda putri. Dua pasangan putra Merah Putih yang akan bertemu pada laga final, Sabtu (19/11), yakni Bona Septano/Mohammad Ahsan dengan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Pasangan Bona/Ahsan menang 21-12, 21-16 atas Patiphat Chalardchalaem/Nipitphon Phuangphuaet (Thailand), kemudian Kido/Hendra menghempaskan Goh Wei Shem/Lim Khim Wah (Malaysia) 21-13, 17-21, 21-19.
Sedangkan di ganda putri akan saling berhadapan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine melawan seniornya Vita Marissa/Nadya Melati.
Nitya/Anneka memukul unggulan pertama Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) 21-13, 21-10, dan Vita/Nadya menghentikan Yao Lei/Shinta Mulia Sari (Singapura) 21-18, 21-17.
"Yang pasti, kita senang karena medali emas sudah diamankan. Soal siapa yang nanti menang, tergantung di lapangan. Kami siap bermain maksimal meskipun menghadapi rekan sendiri," kata Anneke Feinya usai pertandingan.
Hendra Setiawan menambahkan, dirinya dan Markis Kido tetap menginginkan bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia, meskipun sudah pernah tiga kali meraih emas SEA Games.
"Kalau ditanya apakah masih ingin meraih emas yang keempat, sudah pasti iya. Tapi, siapapun yang meraih emas, semuanya untuk Indonesia," kata Hendra.
Indonesia sebenarnya berpeluang menciptakan "all indonesian finals" di dua nomor lain, yakni tunggal putra dan ganda campuran, namun Thailand mampu menjegalnya.
Di ganda campuran, hanya pasangan Ahmad Tantowi/Liliyana Natsir yang lolos setelah membekuk Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) dengan skor 21-19, 21-14.
Akan tetapi, rekannya Muhammad Rijal/Debby Susanto tidak mampu berbuat banyak saat menghadapi pasangan Thailand lainnya, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, sehingga menyerah 11-21, 14-21.
Sementara di tunggal putra, harapan pendukung tuan rumah untuk menyaksikan duel Taufik Hidayat dan juniornya Simon Santoso tidak terwujud, karena hanya Simon yang melaju ke final dengan mengalahkan Derek Wong Zi Liang (Singapura) 21-17, 21-12.
Sedangkan mantan juara dunia Taufik Hidayat kembali dipermalukan Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 14-21, 19-21. Kekalahan atas pemain Thailand ini merupakan yang kedua beruntun dialami Taufik di ajang SEA Games, setelah pertemuan pertama di semifinal beregu putra.
"Saya optimistis bisa mengatasi Tanongsak. Dia pemain bagus dan punya pukulan keras, tapi secara mental saya juga sangat siap meraih emas lagi," kata Simon yang dua tahun lalu di Laos merebut emas.
Peluang medali emas juga datang dari sektor tunggal putri melalui Adriyanti Firdasari yang akan bertemu unggulan keempat asal Singapura, Fu Mingtian. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 13 Juni 2026 14:01Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
-
Otomotif 13 Juni 2026 12:57Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257754/original/091123000_1781254919-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_15.37.48__1_.jpeg)
