
Bola.net - Stadion Akuatik di Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, paling banyak dikunjungi masyarakat dibandingkan arena olahraga lain, menjelang pelaksanaan SEA Games XXVI, 11-22 November 2011.
Ketua Komite Pembangunan SEA Games (SEAG) XXVI, Rizal Abdullah, mengatakan di Palembang, Selasa, bahwa desain yang megah dan sangat berbeda pada Stadion Akuatik itu mengundang rasa keingintahuan masyarakat yang mengunjungi Jakabaring Sport City.
"Yang paling menarik perhatian masyarakat di Jakabaring Sport City ini adalah Stadion Akuatik. Mungkin karena bentuknya yang lain daripada yang lain, sehingga membuat penasaran masyarakat," ujar Rizal.
Rizal pun mengaku secara pribadi juga tertarik dengan bangunan Stadion Akuatik itu karena menyerupai kepompong.
"Dari kejauhan saja sudah indah terlihat, apalagi dari dalam akan bertambah kekaguman. Rasanya tidak percaya, Palembang memiliki stadion semegah itu," kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel itu pula.
Dia mengungkapkan, arena pertandingan (venue) akuatik itu yang paling banyak menyita perhatiannya, dari seluruh arena yang dibangun di Komplek Olahraga Jakabaring.
"Memang yang paling riskan itu Stadion Akuatik, karena proyeknya besar dan waktu penyelesaian pembangunannya sangat mepet. Tapi, akhirnya bisa selesai, sehingga saya merasa lega sekali, apalagi kini sudah bisa dikunjungi masyarakat seperti layaknya suatu kegiatan wisata," ujar dia.
Selain Stadion Akuatik, arena SEA Games yang baru selesai dibangun, menjadi peringkat kedua yang sering dikunjungi masyarakat adalah Wisma atlet Jakabaring, disusul pelataran Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, arena ski air, dan taman di depan Danau Jakabaring yang menjadi bagian muka arena menembak dan voli pantai.
Wisma atlet ramai dikunjungi masyarakat terutama dari kalangan mahasiswa dan lembaga sosial masyarakat, menyusul merebak kasus korupsi dalam pembangunannya.
Sementara, taman di depan Danau Jakabaring menjadi objek wisata baru bagi pengunjung, karena menampilkan pemandangan yang indah setelah area itu dibersihkan dan dikeruk untuk menambah kedalamannya.
Para pengunjung mendatangi tempat itu, sekaligus untuk menyaksikan atlet ski air Indonesia melakukan latihan pada setiap pagi dan sore hari.
Menurut Pengelola Aset Pemprov Sumsel di Jakabaring, Rusli Nawi, terjadi peningkatan signifikan terhadap jumlah pengunjung di Komplek Olahraga Jakabaring menjelang pelaksanaan SEA Games.
"Jakabaring Sport City ini seakan menjadi daerah tujuan wisata baru bagi masyarakat Kota Palembang. Arena pertandingan baru menjadi tujuan, seperti Stadion Akuatik, ski air, Stadion Menembak, hingga Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring," ujar dia.
Guna menjaga aset Pemprov Sumsel itu, pihaknya melakukan penetapan jam malam kunjungan pada Komplek Olahraga Jakabaring.
"Saat ini ada petugas yang berjaga di depan pintu masuk, jika sebelumnya dikenakan parkir maka kali ini tidak lagi. Tapi, untuk malam hari, kunjungan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB," ujar dia.
Dia menjelaskan, kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang pelaksanaan SEA Games.
"Beberapa arena pertandingan telah siap pakai, dan harus dijaga jangan sampai rusak oleh tangan-tangan jahil. Karena itu, perlu diberlakukan penjagaan ketat, apalagi pekerjaan relatif lebih ringan karena pengerjaan pagar keliling telah hampir selesai," kata dia lagi. (ant/jef)
Ketua Komite Pembangunan SEA Games (SEAG) XXVI, Rizal Abdullah, mengatakan di Palembang, Selasa, bahwa desain yang megah dan sangat berbeda pada Stadion Akuatik itu mengundang rasa keingintahuan masyarakat yang mengunjungi Jakabaring Sport City.
"Yang paling menarik perhatian masyarakat di Jakabaring Sport City ini adalah Stadion Akuatik. Mungkin karena bentuknya yang lain daripada yang lain, sehingga membuat penasaran masyarakat," ujar Rizal.
Rizal pun mengaku secara pribadi juga tertarik dengan bangunan Stadion Akuatik itu karena menyerupai kepompong.
"Dari kejauhan saja sudah indah terlihat, apalagi dari dalam akan bertambah kekaguman. Rasanya tidak percaya, Palembang memiliki stadion semegah itu," kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel itu pula.
Dia mengungkapkan, arena pertandingan (venue) akuatik itu yang paling banyak menyita perhatiannya, dari seluruh arena yang dibangun di Komplek Olahraga Jakabaring.
"Memang yang paling riskan itu Stadion Akuatik, karena proyeknya besar dan waktu penyelesaian pembangunannya sangat mepet. Tapi, akhirnya bisa selesai, sehingga saya merasa lega sekali, apalagi kini sudah bisa dikunjungi masyarakat seperti layaknya suatu kegiatan wisata," ujar dia.
Selain Stadion Akuatik, arena SEA Games yang baru selesai dibangun, menjadi peringkat kedua yang sering dikunjungi masyarakat adalah Wisma atlet Jakabaring, disusul pelataran Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, arena ski air, dan taman di depan Danau Jakabaring yang menjadi bagian muka arena menembak dan voli pantai.
Wisma atlet ramai dikunjungi masyarakat terutama dari kalangan mahasiswa dan lembaga sosial masyarakat, menyusul merebak kasus korupsi dalam pembangunannya.
Sementara, taman di depan Danau Jakabaring menjadi objek wisata baru bagi pengunjung, karena menampilkan pemandangan yang indah setelah area itu dibersihkan dan dikeruk untuk menambah kedalamannya.
Para pengunjung mendatangi tempat itu, sekaligus untuk menyaksikan atlet ski air Indonesia melakukan latihan pada setiap pagi dan sore hari.
Menurut Pengelola Aset Pemprov Sumsel di Jakabaring, Rusli Nawi, terjadi peningkatan signifikan terhadap jumlah pengunjung di Komplek Olahraga Jakabaring menjelang pelaksanaan SEA Games.
"Jakabaring Sport City ini seakan menjadi daerah tujuan wisata baru bagi masyarakat Kota Palembang. Arena pertandingan baru menjadi tujuan, seperti Stadion Akuatik, ski air, Stadion Menembak, hingga Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring," ujar dia.
Guna menjaga aset Pemprov Sumsel itu, pihaknya melakukan penetapan jam malam kunjungan pada Komplek Olahraga Jakabaring.
"Saat ini ada petugas yang berjaga di depan pintu masuk, jika sebelumnya dikenakan parkir maka kali ini tidak lagi. Tapi, untuk malam hari, kunjungan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB," ujar dia.
Dia menjelaskan, kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang pelaksanaan SEA Games.
"Beberapa arena pertandingan telah siap pakai, dan harus dijaga jangan sampai rusak oleh tangan-tangan jahil. Karena itu, perlu diberlakukan penjagaan ketat, apalagi pekerjaan relatif lebih ringan karena pengerjaan pagar keliling telah hampir selesai," kata dia lagi. (ant/jef)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 April 2026 17:00 -
Bola Indonesia 5 April 2026 17:00 -
Tim Nasional 5 April 2026 15:44 -
Tim Nasional 5 April 2026 15:28 -
Bola Indonesia 5 April 2026 15:20 -
Bola Indonesia 5 April 2026 15:10
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09 -
seagames2011 2 Desember 2011 01:01 -
seagames2011 1 Desember 2011 21:48 -
seagames2011 1 Desember 2011 13:00 -
seagames2011 29 November 2011 21:47 -
seagames2011 29 November 2011 21:26
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5546902/original/028465400_1775381146-pg05-prabowo-unifil-ce180c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546912/original/055424100_1775382594-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_16.45.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546901/original/082730300_1775380569-2d7e4c36-4ebf-4b86-8573-cc8b75120ced.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5423739/original/066845700_1764077570-IMG-20251125-WA0019.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546825/original/015617000_1775371681-Budi_MBG_SPPG.jpg)
