
Bola.net - Mantan pelatih Timnas Indonesia Benny Dolo meminta agar tak membawa aroma "dendam" yang tak ada kaitannya dengan olahraga ketika menghadapi Malaysia di final SEA Games 2011.
"Saya imbau kepada semua pihak, tak terkecuali penonton dan kalangan pers, untuk memisahkan persoalan olahraga dengan persoalan lain di luar urusan olahraga. Jangan ada aroma dendam," ujar pelatih yang akrab disapa Bendol ini.
Benny menegaskan, hendaknya final cabang sepak bola ini menjadi sesuatu yang sangat prestisius, dan citra olahraga jangan sampai dinodai oleh perilaku yang didasari atas rasa dendam dari persoalan-persoalan lain di luar olahraga seperti antara lain kasus masalah TKI.
Dikatakannya, aroma dendam semacam itu hanya akan membuat penonton menjadi tidak nyaman untuk menikmati pertandingan yang bermutu.
Ia juga mengingatkan, kekalahan yang dialami oleh Timnas Indonesia di ajang Turnamen Piala AFF pada Desember tahun lalu hendaknya hanya memicu semangat untuk tetap menjunjung fair play bahwa dalam olahraga soal kalah atau menang adalah hal biasa.
"Kekalahan di final Piala AFF seharusnya hanya dijadikan semangat untuk membuktikan diri bahwa Indonesia juga mampu menjadi juara di SEA Games. Tapi hal-hal yang berbau dendam hendaknya dihindarkan. Dorong semangat pemain dan jangan bebani mereka dengan persoalan yang di luar urusan olahraga," tegas mantan pelatih Timnas SEA Games 2001 ini.
Bendol juga mengingatkan para penonton yang hadir ke SUGBK agar bisa berlaku lebih dewasa dan siap untuk menerima kemenangan maupun kekalahan.
Ketika ditanya mengenai peluang Indonesia untuk menjuarai cabang bergengsi ini, Bendol menyatakan sulit untuk memprediksi.
"Kedua tim finalis sedang dalam kondisi kelelahan sehingga sulit untuk memprediksi. Yang jelas kita tentu sangat berharap, inilah kesempatan emas bagi tim sepak bola kita untuk merebut medali emas sejak 20 tahun lalu," tandas pelatih yang sukses mengantarkan Mitra Kukar ini promosi. [initial]
SEA GAMES - Bendol: Garuda Masih Masih Individual (ant/end)
"Saya imbau kepada semua pihak, tak terkecuali penonton dan kalangan pers, untuk memisahkan persoalan olahraga dengan persoalan lain di luar urusan olahraga. Jangan ada aroma dendam," ujar pelatih yang akrab disapa Bendol ini.
Benny menegaskan, hendaknya final cabang sepak bola ini menjadi sesuatu yang sangat prestisius, dan citra olahraga jangan sampai dinodai oleh perilaku yang didasari atas rasa dendam dari persoalan-persoalan lain di luar olahraga seperti antara lain kasus masalah TKI.
Dikatakannya, aroma dendam semacam itu hanya akan membuat penonton menjadi tidak nyaman untuk menikmati pertandingan yang bermutu.
Ia juga mengingatkan, kekalahan yang dialami oleh Timnas Indonesia di ajang Turnamen Piala AFF pada Desember tahun lalu hendaknya hanya memicu semangat untuk tetap menjunjung fair play bahwa dalam olahraga soal kalah atau menang adalah hal biasa.
"Kekalahan di final Piala AFF seharusnya hanya dijadikan semangat untuk membuktikan diri bahwa Indonesia juga mampu menjadi juara di SEA Games. Tapi hal-hal yang berbau dendam hendaknya dihindarkan. Dorong semangat pemain dan jangan bebani mereka dengan persoalan yang di luar urusan olahraga," tegas mantan pelatih Timnas SEA Games 2001 ini.
Bendol juga mengingatkan para penonton yang hadir ke SUGBK agar bisa berlaku lebih dewasa dan siap untuk menerima kemenangan maupun kekalahan.
Ketika ditanya mengenai peluang Indonesia untuk menjuarai cabang bergengsi ini, Bendol menyatakan sulit untuk memprediksi.
"Kedua tim finalis sedang dalam kondisi kelelahan sehingga sulit untuk memprediksi. Yang jelas kita tentu sangat berharap, inilah kesempatan emas bagi tim sepak bola kita untuk merebut medali emas sejak 20 tahun lalu," tandas pelatih yang sukses mengantarkan Mitra Kukar ini promosi. [initial]
SEA GAMES - Bendol: Garuda Masih Masih Individual (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 19:45Ada Pesan Sang Ayah di Balik Keputusan Prabowo Copot 3 Pimpinan BGN
-
Liputan6 3 Juni 2026 19:39Prabowo Usai Copot 3 Pimpinan BGN: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694852/original/038402100_1780492891-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694253/original/097513700_1780492245-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_19.54.26.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7692805/original/025039900_1780490478-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7521598/original/080834400_1780294430-IMG-20260601-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211808/original/089818800_1746597140-20250507-Prabowo-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7691890/original/091576200_1780489599-260603-momen-dadan-dua-eks-petinggi-bgn-dijemput-kejagung-ada-yang-lagi-di-hotel-b1489e.jpg)
