
Bola.net - Kontingen Indonesia akhirnya memenuhi target untuk meraih setidaknya 150 keping emas pada pertandingan hari kesepuluh SEA Games 2011, Minggu, sekaligus semakin mengamankan posisi sebagai juara umum untuk pertama kalinya sejak 1997.
Bahkan target tersebut dipastikan akan "meleset jauh ke atas" karena pesta olahraga dua tahunan itu masih menyisakan 74 emas lagi pada dua hari terakhir, termasuk sepak bola.
Pada pertandingan hari kesepuluh tersebut, Indonesia berhasil menambahkan 15 lagi medali emas dari delapan cabang olahraga dan renang sirip serta kempo menjadi penyumbang terbanyak, yaitu masing-masing tiga medali emas. Cabang tenis, wushu dan tenis lapangan, masing-masing juga menyumbang dua emas, dan berkuda, judo serta bridge masing-masing menyumbang satu emas.
Namun sukses Indonesia meraup 15 medali emas tersebut menjadi 'ternoda' oleh kegagalan di cabang bola voli putra, boling dan perahu naga.
Tim Garuda semakin terbang jauh karena berdasarkan hasil resmi dari panitia, sampai dini hari tadi Indonesia sudah meraup 155 medali emas, 129 perak dan 116 perunggu, disusul juara bertahan Thailand yang jauh tercecer dengan 95 emas, 83 perak dan 105 perunggu.
Dengan selisih lebih dari 50 emas dari Thailand yang membuntuti di peringkat kedua, hanya keajaiban yang bisa menggeser posisi tuan rumah di posisi puncak.
Vietnam, peringkat kedua di SEA Games 2009 Laos, yang sempat menguntit Indonesia di peringkat kedua, juga mulai tercecer semakin jauh di urutan ketiga dengan perolehan 87 emas, 85 perak dan 90, disusul Malaysia (52-45-70) dan Singapura ( 41-43-71).
Dari 11 negara peserta, hanya Brunei Darussalam sebagai satu-satunya negara yang belum meraih medali emas dan baru mendapatkan tiga perak dan tujuh perunggu. (ant/mxm)
Bahkan target tersebut dipastikan akan "meleset jauh ke atas" karena pesta olahraga dua tahunan itu masih menyisakan 74 emas lagi pada dua hari terakhir, termasuk sepak bola.
Pada pertandingan hari kesepuluh tersebut, Indonesia berhasil menambahkan 15 lagi medali emas dari delapan cabang olahraga dan renang sirip serta kempo menjadi penyumbang terbanyak, yaitu masing-masing tiga medali emas. Cabang tenis, wushu dan tenis lapangan, masing-masing juga menyumbang dua emas, dan berkuda, judo serta bridge masing-masing menyumbang satu emas.
Namun sukses Indonesia meraup 15 medali emas tersebut menjadi 'ternoda' oleh kegagalan di cabang bola voli putra, boling dan perahu naga.
Tim Garuda semakin terbang jauh karena berdasarkan hasil resmi dari panitia, sampai dini hari tadi Indonesia sudah meraup 155 medali emas, 129 perak dan 116 perunggu, disusul juara bertahan Thailand yang jauh tercecer dengan 95 emas, 83 perak dan 105 perunggu.
Dengan selisih lebih dari 50 emas dari Thailand yang membuntuti di peringkat kedua, hanya keajaiban yang bisa menggeser posisi tuan rumah di posisi puncak.
Vietnam, peringkat kedua di SEA Games 2009 Laos, yang sempat menguntit Indonesia di peringkat kedua, juga mulai tercecer semakin jauh di urutan ketiga dengan perolehan 87 emas, 85 perak dan 90, disusul Malaysia (52-45-70) dan Singapura ( 41-43-71).
Dari 11 negara peserta, hanya Brunei Darussalam sebagai satu-satunya negara yang belum meraih medali emas dan baru mendapatkan tiga perak dan tujuh perunggu. (ant/mxm)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 21:30Ada Tilang Manual di Operasi Patuh Jaya, Simak Sasarannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/7632888/original/091705200_1780421506-IMG-20260602-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3188079/original/061603500_1595483842-20200723-Operasi-Patuh-Jaya-2020-di-Jalan-Letjen-Suprapto-Jakpus-FANANI-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554271/original/056398400_1776064966-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_14.16.52.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694852/original/038402100_1780492891-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694253/original/097513700_1780492245-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_19.54.26.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7692805/original/025039900_1780490478-unnamed__16_.jpg)
