Palembang Bidik Tuan Rumah Asian Games

Editor Bolanet | 24 November 2011 08:59
Jakabaring Sport City
- Bermodalkan sebagai tuan rumah PON 2004 dan SEA Games 2011, Palembang coba membidik posisi tuan rumah Asian Games (AG) 2018 mendatang. Target tersebut tentunya bukanlah perkara mudah jika mengingat level Asian Games hampir setara dengan Olimpiade. Itu bisa dilihat dari penyelenggaraan Asian Games terakhir di Guangzhou, Cina, tahun lalu.


"Tiga sukses SEA Games yakni sukses penyelenggaraan, prestasi dan pemberdayaan ekonomi, sudah kami capai. Sekarang kami membidik event Asian Games tahun 2018," kata Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin kepada dengan nada optimis.


Lebih lanjut Alex menambahkan, rekam jejak Palembang dalam menggelar event berskala internasional juga sudah cukup banyak. Dari SEA Games ini pula beberapa tempat pertandingan (venue) sudah diminta untuk menggelar beberapa kejuaraan.


Sebut saja sepak takraw Super Series 2012 (Januari 2012). Kejuaraan voli pantau Asia Pasifik (April 2012), kejuaraan sepatu roda Asia Oceania (Juni (2012), serta voli indoor dan ski air (Oktober 2012).


"Kami memiliki Jakabaring Sport City (JSC) kompleks olahraga yang memiliki venue berstandar internasional dan sudah diuji dengan perlombaan internasional," ucap Alex yang menjadi Komandan Kontingen Indonesia di SEA Games 2009 Laos.


"Atletnya pun menginap di Wisma Atlet yang berdekatan dengan venue sehingga bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki," tukasnya.


Kendati demikian, untuk mewujudkan itu, Alex tidak menampik jika pihaknya punya daftar panjang pekerjaan rumah yang harus dirampungkan. Mulai dari sarana dan prasarana, sistem informasi, penerapan event ramah lingkungan, kenyamanan masyarakat saat mengunjungi Jakabaring dan masih banyak lagi.


Wacana ini juga ditanggapi Ketua Umum KONI/KOI Pusat, Rita Subowo. Rita menilai jika impian ini muncul lebih dikarenakan venue-venue SEA Games di JSC sudah berstandar internasional.


Namun, Rita menjelaskan jika Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang memiliki kewenangan menentukan siapa tuan rumah AG berikutnya.


"Akan ada pertemuan-pertemuan anggota-anggota OCA untuk membahas hal itu. Sejauh ini, hanya usulan saja. Belum ada konfirmasi soal keputusan siapa yang berhak menjadi tuan rumah. Tapi, peluang Palembang untuk menjadi tuan rumah selalu terbuka," kata Rita.  (esa/mac)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR