
Bola.net - Bak takdir yang sudah tertulis. Nasib akhirnya mempertemukan kembali tim nasional Indonesia U-23 lawan Vietnam di SEA Games XXVI/2011.
Hal tersebut menyusul kekalahan Tim Garuda Muda- sebutan Timnas Indonesia U-23- dari Malaysia dengan skor 0-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) malam.
Timnas pun diwajibkan berhati-hati menghadapi Vietnam. Maklum saja, saat ini Vietnam merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara. Rekor pertemuan juga menunjukkan Timnas Indonesia tidak lebih dominan. Apalagi, skuad Vietnam mampu menunjukkan mentalitas yang jauh lebih baik.
Fakta tersebut tercermin pada laga terakhir Grup B, saat mengalahkan Laos, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (17/11). Vietnam melakukan pertarungan yang heroik. Sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan, dan akhirnya justru menang dengan skor 3-1.
Kondisi sebaliknya dialami Timnas Indonesia yang tidak berkutik lawan Malaysia. Padahal, di tiga laga sebelumnya, Timnas Indonesia selalu meraih kemenangan sempurna.
"Vietnam adalah tim yang agresif. Mereka memiliki dua striker yang sangat berbahaya. Tapi, saya masih akan lihat rekaman pertandingan terakhir Vietnam lebih jauh untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya," kata Rahmad Darmawan, kepada Bola.net.
"Vietnam juga selalu mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Karena itu, setidaknya kami (tim pelatih) akan menurunkan pemain-pemain yang memiliki speed untuk mengimbangi mereka," tutupnya.
Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam
26/11/05: SEA Games (Vietnam 0-1 Indonesia)
Hal tersebut menyusul kekalahan Tim Garuda Muda- sebutan Timnas Indonesia U-23- dari Malaysia dengan skor 0-1 pada laga pamungkas penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) malam.
Timnas pun diwajibkan berhati-hati menghadapi Vietnam. Maklum saja, saat ini Vietnam merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara. Rekor pertemuan juga menunjukkan Timnas Indonesia tidak lebih dominan. Apalagi, skuad Vietnam mampu menunjukkan mentalitas yang jauh lebih baik.
Fakta tersebut tercermin pada laga terakhir Grup B, saat mengalahkan Laos, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (17/11). Vietnam melakukan pertarungan yang heroik. Sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan, dan akhirnya justru menang dengan skor 3-1.
Kondisi sebaliknya dialami Timnas Indonesia yang tidak berkutik lawan Malaysia. Padahal, di tiga laga sebelumnya, Timnas Indonesia selalu meraih kemenangan sempurna.
"Vietnam adalah tim yang agresif. Mereka memiliki dua striker yang sangat berbahaya. Tapi, saya masih akan lihat rekaman pertandingan terakhir Vietnam lebih jauh untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya," kata Rahmad Darmawan, kepada Bola.net.
"Vietnam juga selalu mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Karena itu, setidaknya kami (tim pelatih) akan menurunkan pemain-pemain yang memiliki speed untuk mengimbangi mereka," tutupnya.
Rekor Pertemuan Indonesia vs Vietnam
26/11/05: SEA Games (Vietnam 0-1 Indonesia)
04/12/03: SEA Games (Vietnam 1-0 Indonesia)
06/09/01: SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
12/08/99 SEA Games (Indonesia 0-1 Vietnam)
07/11/97: SEA Games (Indonesia 2-2 Vietnam)
12/12/95: SEA Games (Indonesia 0-1 Vietnam)
09/06/93: SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
28/11/91 SEA Games (Indonesia 1-0 Vietnam)
Total
8 kali main, Indonesia 4 kali menang, Vietnam 3 kali menang, seri 1. [initial]
SEA GAMES - RD Tak Permasalahkan Lawan Indonesia di Semifinal (esa/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Maret 2026 19:55 -
Liga Inggris 4 Maret 2026 19:49 -
Liga Inggris 4 Maret 2026 19:30 -
Liga Inggris 4 Maret 2026 19:30 -
Liga Inggris 4 Maret 2026 19:30 -
Liga Inggris 4 Maret 2026 16:31
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09 -
seagames2011 2 Desember 2011 01:01 -
seagames2011 1 Desember 2011 21:48 -
seagames2011 1 Desember 2011 13:00 -
seagames2011 29 November 2011 21:47 -
seagames2011 29 November 2011 21:26
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5408225/original/087800200_1762766239-Menteri_ESDM_Bahlil_Lahadalia-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520687/original/066451100_1772627964-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_19.32.19.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2931855/original/079085700_1570406360-20191007-Air-PAM-di-Kampung-Baru-Kubur-Koja-yang-Keruh-dan-Berbau-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511292/original/048184700_1771904794-1600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5419222/original/009460000_1763646900-Menag_Tafsir.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518217/original/094462600_1772491969-AP26061752164255.jpg)
