
Bola.net - Peluang tenis untuk menambah medali emas dari nomor ganda campuran sirna setelah pasangan Christopher Rungkat-Jessy Rompies kandas di final.
Pada partai final terakhir di lapangan utama Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Senin (21/11), pasangan unggulan ketiga tersebut kalah oleh ganda campuran Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy 6-4, 3-6, 6-10.
"Kelelahan sih pasti, tetapi lawan bermain luar biasa, cukup tenang, meskipun kalah set pertama. Kekuatannya ada pada Treat, servisnya keras sekali, sulit untuk diterima perempuan, saya saja susah," ujar Christo mengenai lawannya.
Sebelum memainkan pertandingan ganda campuran, Christo sudah memainkan dua pertandingan, yakni semifinal ganda campuran dan final ganda putra.
Soal pangkal paha kirinya yang tertarik saat bertanding pada final ganda putra, Christo mengaku cukup terganggu, namun karena sudah sampai final ia bertekad menyelesaikan pertandingan dengan baik.
"Memang cukup mengganggu, tetapi tanggung sudah sampai puncak. Ini tidak jadi penghalang, saya mencoba berpikir positif saja," tambah Christo.
Sementara itu, pelatih tim Indonesia Bonit Wiryawan menilai, pasangan Christo-Jessy tidak bisa memanfaatkan awal yang sudah bagus, memenangi set pertama.
"Kadang-kadang pemain kalau sudah memimpin seperti itu malah terlalu berhati-hati sehingga kehilangan fokus. Seharusnya mereka tetap fokus poin demi poin," ujar Bonit.
Lampaui target Meski gagal meraih medali emas ganda campuran, Ketua Umum PP Pelti Martina Wijaya mengaku puas dengan hasil yang dicapai para petenis.
"Kali ini kami merasa berhasil melampaui target dua medali emas. Kami dapat empat emas," kata Martina.
Mengenai hasil secara keseluruhan, Bonit menilai penampilan anak-anak asuhnya luar biasa, karena khusus tim putra semula hanya ditargetkan bermain maksimal dan mencapai final.
"Namun setelah melihat mereka berlatih, grafiknya naik, saya cukup optimistis mereka bisa," katanya.
Bonit mengatakan, setelah berhasil memenangi medali emas beregu putra, ia berharap dapat menambah medali dari tim putra. "Dan hasilnya kami bisa menyapu bersih medali emas putra," tambahnya.
Medali emas ganda putri diraih Noppawan Lertcheewakarn-Nungnadda Wannasuk dari Thailand yang mengalahkan rekan senegaranya Nicha Lertpitaksinchai-Varatchaya Wongteanchai 6-3, 6-2. (ant/rev)
Pada partai final terakhir di lapangan utama Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Senin (21/11), pasangan unggulan ketiga tersebut kalah oleh ganda campuran Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy 6-4, 3-6, 6-10.
"Kelelahan sih pasti, tetapi lawan bermain luar biasa, cukup tenang, meskipun kalah set pertama. Kekuatannya ada pada Treat, servisnya keras sekali, sulit untuk diterima perempuan, saya saja susah," ujar Christo mengenai lawannya.
Sebelum memainkan pertandingan ganda campuran, Christo sudah memainkan dua pertandingan, yakni semifinal ganda campuran dan final ganda putra.
Soal pangkal paha kirinya yang tertarik saat bertanding pada final ganda putra, Christo mengaku cukup terganggu, namun karena sudah sampai final ia bertekad menyelesaikan pertandingan dengan baik.
"Memang cukup mengganggu, tetapi tanggung sudah sampai puncak. Ini tidak jadi penghalang, saya mencoba berpikir positif saja," tambah Christo.
Sementara itu, pelatih tim Indonesia Bonit Wiryawan menilai, pasangan Christo-Jessy tidak bisa memanfaatkan awal yang sudah bagus, memenangi set pertama.
"Kadang-kadang pemain kalau sudah memimpin seperti itu malah terlalu berhati-hati sehingga kehilangan fokus. Seharusnya mereka tetap fokus poin demi poin," ujar Bonit.
Lampaui target Meski gagal meraih medali emas ganda campuran, Ketua Umum PP Pelti Martina Wijaya mengaku puas dengan hasil yang dicapai para petenis.
"Kali ini kami merasa berhasil melampaui target dua medali emas. Kami dapat empat emas," kata Martina.
Mengenai hasil secara keseluruhan, Bonit menilai penampilan anak-anak asuhnya luar biasa, karena khusus tim putra semula hanya ditargetkan bermain maksimal dan mencapai final.
"Namun setelah melihat mereka berlatih, grafiknya naik, saya cukup optimistis mereka bisa," katanya.
Bonit mengatakan, setelah berhasil memenangi medali emas beregu putra, ia berharap dapat menambah medali dari tim putra. "Dan hasilnya kami bisa menyapu bersih medali emas putra," tambahnya.
Medali emas ganda putri diraih Noppawan Lertcheewakarn-Nungnadda Wannasuk dari Thailand yang mengalahkan rekan senegaranya Nicha Lertpitaksinchai-Varatchaya Wongteanchai 6-3, 6-2. (ant/rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 September 2026 23:51Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
-
Liga Spanyol 11 September 2026 23:11Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
-
Bola Indonesia 11 September 2026 22:36Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
-
Bola Indonesia 11 September 2026 21:50Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
-
Bola Indonesia 11 September 2026 21:14Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
-
Liga Spanyol 11 September 2026 21:10Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
BERITA LAINNYA
-
seagames2011 26 November 2019 17:09KBRI Manila Beri Perhatian Khusus Seputar SEA Games Filipina 2019
-
seagames2011 2 Desember 2011 01:01Paragames: Tim Catur Indonesia Targetkan 8 Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 21:48Polygon Beri Penghargaan Khusus Pada Penyumbang Emas
-
seagames2011 1 Desember 2011 13:00Rumput Jakabaring Belum Diperbaiki Usai SEA Games
-
seagames2011 29 November 2011 21:47Renang: Indonesia Incar 35 Emas di ASEAN Paragames
-
seagames2011 29 November 2011 21:26ASEAN Paragames: Kontingen Timor Leste Datang Paling Awal
SOROT
-
Liputan6 12 September 2026 00:40Mobil Mahasiswa Ditinggal Beli Jus Dibobol, Barang Rp 11 Juta Raib
-
Liputan6 12 September 2026 00:33Sempat Digeruduk Massa, Pengasuh Pesantren di Pati Ditahan Polisi
-
Liputan6 12 September 2026 00:12Jejak Pengabdian Wili di Papua Berakhir di Peluru KKB
-
Liputan6 11 September 2026 23:48Usai Santap MBG, Siswa Lombok Tengah Alami Sesak hingga Pingsan
-
Liputan6 11 September 2026 23:06Erupsi Anak Krakatau Berubah, Suplai Magma Masih Terpantau
-
Liputan6 11 September 2026 21:20PFI Minta Publik Tak Sebar Informasi Belum Terverifikasi Soal Jurnalis Hilang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346480/original/072821100_1789148478-454531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346478/original/048827500_1789148029-IMG-20260911-WA0056.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346470/original/069212400_1789146731-426384.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346468/original/098986900_1789145333-Screenshot_2026-09-11_234527.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345140/original/019988300_1789021509-1001648010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346421/original/000345500_1789136445-Screenshot_2026-09-11_211632.jpg)
