FOLLOW US:


10 Pernyataan untuk Ernesto Valverde yang Disebut Bakal Dipecat

08-11-2019 10:30

 | Asad Arifin

10 Pernyataan untuk Ernesto Valverde yang Disebut Bakal Dipecat
Ernesto Valverde, Barcelona © AP Photo

Bola.net - Sejak ditunjuk menjadi pelatih Barcelona pada 2017 lalu, Ernesto Valverde sudah diragukan. Sebab, Valverde tidak memiliki reputasi yang bagus bersama klub-klub yang dilatih sebelumnya.

Sebelum melatih Barcelona, Valverde 'hanya' melatih klub seperti Athletic Bilbao, Espanyol, Olympiakos, Villarreal, dan Valencia. Dari daftar tersebut, hanya Olympiakos yang bersaing untuk gelar juara liga. Tetapi, itu di Yunani.

Valverde kini memasuki tahun ketiga sebagai pelatih Barcelona. Dari sisi hasil sebenarnya tidak terlalu buruk. Pria berusia 55 tahun membawa Barcelona dua kali menjadi juara La Liga dan sekali menjadi juara Copa del Rey.

Namun, capaian tersebut dinilai masih belum cukup. Valverde belum mampu mengantar klub asal Katalan meraih juara Liga Champions. Selain itu, dikutip dari Marca, ada 10 pertanyaan mendasar yang harus dijawab Valverde.

Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 10

Bagaimana Barcelona bermain?

Barcelona selalu mendewakan gaya bermain tiki-taka. Sepak bola menyerang dengan penguasaan bola yang dominan adalah ciri khas Barcelona. Gaya ini pernah diterapkan secara paripurna pada era Johan Cruyff dan Josep Guardiola.

Pada era Valverde, Barcelona dinilai sudah tidak tampil seperti gaya khas yang dibanggakan. Valverde tampil lebih pragmatis dan membuat Los Cules tampil seperti kebanyakan tim.

2 dari 10

Mengapa Lionel Messi dan Antoine Griezmann Tidak Terkoneksi?

Mengapa Lionel Messi dan Antoine Griezmann Tidak Terkoneksi?
Lionel Messi, Barcelona. © AP Photo

Antoine Griezmann dibeli dengan harga mahal. Barcelona harus membayar 120 juta euro kepada Atletico Madrid untuk mendapatkan jasa pemain asal Prancis. Namun, sejauh ini hasilnya masih belum bisa dikatakan optimal.

Griezmann kesulitan beradaptasi dengan cara bermain Barcelona. Banyak rumor menyebut Griezmann tidak dikehendaki oleh Lionel Messi dan kolega. Permainan mereka di atas lapangan pun tidak kompak.

3 dari 10

Apa Gunanya Beli Junior Firpo?

Apa Gunanya Beli Junior Firpo?
Junior Firpo © Real Betis

Selain Griezmann, pada bursa transfer musim panas 2019 lalu, Valverde juga membeli Junio Firpo dari Real Betis. Dia tampil bagus untuk Betis dan membawa Spanyol menjadi juara di Euro U-21.

Namun, Valverde lebih memilih untuk mencadangkan Junior Firpo saat Jordi Alba cedera. Posisi bek kiri justru dipercayakan pada Nelson Semedo dan Junior Firpo duduk manis di bangku cadangan.

4 dari 10

Apa Rencana Valverde untuk Ivan Rakitic?

Ivan Rakitic memiliki peran yang tidak jelas pada musim 2019/2020. Dia adalah pemain yang berkualitas. Pemain asal Kroasia juga jauh dari kata habis. Namun, dia tidak mendapat tempat di tim utama Barcelona musim 2019/2020 ini.

Pada bursa transfer musim panas 2019 lalu, sempat ada wacana penjualan Rakitic. Sejumlah klub tertarik untuk membelinya, seperti Manchester United dan Juventus. Namun, Valverde tidak melepasnya.

5 dari 10

Mengapa Banyak Pemain Cedera

Mengapa Banyak Pemain Cedera
Ousmane Dembele dan Lionel Messi © AP Photo

Sejak musim 2018/2019 lalu, ada satu pertanyaan besar yang harus dijawab Valverde yakni, mengapa banyak pemain yang cedera? Tentu saja ini bukan hanya lawan yang bermain keras. Jawabannya tidak sesederhana itu.

Lionel Messi, Luis Suarez, Jordi Alba, dan Ousmane Dembele berulang kali cedera, sembuh, dan cedera lagi. Cedera mereka juga cedera kambuhan. Apakah mungkin ada metode latihan atau medis yang salah?

6 dari 10

Mengapa Terlalu Banyak Kebobolan?

Mengapa Terlalu Banyak Kebobolan?
Dortmund vs Barcelona: Marc-Andre ter Stegen menahan tendangan penalti Marco Reus. © AP Photo

Gaya bermain menyerang yang diusung Barcelona selama ini juga diimbangi dengan pertahanan yang kuat. Namun, semua itu tidak nampak pada musim 2019/2020. Barcelona cukup rapuh saat bertahan.

Dari 11 pertandingan La Liga, Barcelona sudah kebobolan 14 gol. Banyaknya penyelamatan yang dilakukan Marc-Andre ter Stegen, jika dilihat dari sisi lain, menjadi pertanda bahwa barisan pertahanan Barcelona tidak bekerja dengan baik.

7 dari 10

Pemain Barcelona Malas Berlari?

Satu catatan unik dari statistik Barcelona adalah jarak tempuh lari para pemain. Barcelona menjadi tim yang paling rendah jarak tempuhnya di fase grup Liga Champions dibanding dengan tim lainnya.

Barcelona baru melakukan lari sejauh 66,4 km. Jarak tersebut bahkan jauh lebih pendek dibanding Slavia Praha, klub yang tengah pekan ini menahan imbang Barcelona di Liga Champions.

8 dari 10

Mengapa Kesulitan Mencetak Gol?

Mengapa Kesulitan Mencetak Gol?
Luis Suarez, Barcelona © AP Photo

Barcelona punya kualitas yang tidak perlu diragukan di lini depan, dari sisi individu pemain. Namun, mengapa sejauh ini Barcelona seolah masih sulit mencetak gol terutama saat berlaga di Liga Champions pada musim ini.

Barcelona baru mencetak empat gol dari empat pertandingan di fase grup. Barcelona juga sangat bergantung pada Lionel Messi dan Luis Suarez untuk mencetak gol. Saat keduanya buntu, Barcelona belum punya solusi.

9 dari 10

Tidak Mampu Bermain Konsisten Selama 90 Menit?

Tidak Mampu Bermain Konsisten Selama 90 Menit?
Gelandang andalan Barcelona, Sergio Busquets. © AP Photo

Banyak yang menyoroti kondisi fisik para pemain Barcelona pada musim 2019/2020 ini. Sebab. ada indikasi jika stamina pemain Barcelona tidak cukup mumpuni untuk tampil konsisten selama 90 menit dengan intensitas yang tinggi.

Laga melawan Levante menjadi salah satu buktinya. Barca kebobolan tiga gol di babak kedua. Sergio Busquets dan Arthur Melo menjadi pemain yang sering mendapat sorotan terkait kondisi fisiknya.

10 dari 10

Mampukah Barcelona Meraih Juara Liga Champions?

Mampukah Barcelona Meraih Juara Liga Champions?
Liga Champions © UEFA

Dua musim terakhir, Barcelona gagal menjadi juara di Liga Champions. Barca harus tersingkir secara dramatis dari AS Roma dan Liverpool. Hasil tersebut diyakini membuat mental para pemain Barcelona terganggu.

Pasca bermain imbang 0-0 atas Slavia Praha, Gerard Pique meminta Barcelona untuk melupakan gelar juara Liga Champions. Apakah memang Barcelona tidak mampu meraihnya, Valverde?

Sumber: Marca