FOLLOW US:


Barcelona Langsung Bidik Treble Winners Usai Ganti Pelatih, Realistis Tidak?

15-01-2020 05:40

 | Richard Andreas

Barcelona Langsung Bidik Treble Winners Usai Ganti Pelatih, Realistis Tidak?
Barcelona © AP Photo

Bola.net - Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tidak membuang waktu untuk menguraikan target Barcelona di bawah pelatih baru Quique Setien. Barca langsung mengincar treble winners usai memecat Ernesto Valverde.

Selasa (14/1/2020) dini hari WIB, Barcelona membuat gebrakan perubahan berani di pertengahan musim. Valverde dipecat usai gagal di Supercopa de Espana, ada beberapa kandidat, tapi Setien yang dianggap paling layak.

Diikat kontrak sampai 2022, Setien diyakini sebagai pilihan terbaik untuk menyelamatkan Barca saat ini. Langkah ini terbilang ekstrem untuk Barca, mengingat juara La Liga ini terbilang jarang memecat pelatih.

Di tengah perubahan ekstrem ini, Barca justru memasang target tinggi di sisa musim ini: treble winners. Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!

1 dari 2

Momentum Perubahan

Pergantian pelatih di pertengahan musim jelas berisiko, terlebih karena Barcelona tidak biasa melakukannya. Namun, Bartomeu justru optimistis. Dia yakin momentum pergantian pelatih ini justru bisa jadi energi positif untuk mengarungi sisa musim.

"Dinamika tim ini masih bisa dikembangkan. Kami berada di putaran berikutnya Liga Champions dan Copa bakal dimulai, tapi kami merasa dinamika ini masih bisa dikembangkan," buka Bartomeu kepada Marca.

"Kami berulang kali membahas ini bersama Valverde, berbicara terbuka dengan dia dan selalu sangat dekat dengan Valverde dengan hubungan baik dan selalu bicara soal apa yang bisa dikembangkan."

"Dengan momentum ini dan dengan dinamika baru ini kami ingin menjuarai La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey," imbuhnya.

2 dari 2

Bukan Dadakan

Lebih lanjut, Bartomeu bicara soal keputusan pergantian pelatih ini. Keputusan tersebut tampak terburu-buru dan ceroboh, tapi sebenarnya Barca sudah lama mempertimbangkan langkah ekstrem ini.

Pemecatan Valverde terkesan brutal, tapi para petinggi hanya menginginkan yang terbaik untuk klub. Pemecatan adalah pilihan terakhir, yang sayangnya tidak bisa dihindari lagi.

"Dalam beberapa pekan dan bulan terakhir kami telah berbicara dengan pelatih-pelatih lain untuk mendiskusikan masa depan. Ini tanggung jawab kami," sambung Bartomeu.

"Kami berbicara dengan pelatih-pelatih lain tetapi kami tidak mengumumkan informasi ini," tutupnya.

Sumber: Marca