Frenkie De Jong di Barcelona: Pemain Hebat tapi Masih Malu-Malu

Aga Deta | 25 Januari 2022 09:54
Aksi Frenkie de Jong di laga Deportivo Alaves vs Barcelona, La Liga 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Performa Frenkie de Jong bersama Barcelona terlihat menurun selama beberapa minggu terakhir. Mantan pemain Blaugrana Ronaldo de Boer mencoba menjelaskan penyebabnya.

De Jong baru saja jadi pahlawan Barcelona. Dia membantu Blaugrana meraih kemenangan dalam laga pekan ke-22 La Liga 2021-2022 melawan Deportivo Alaves, Senin (24/1/2022) dini hari WIB.

Barcelona menang dengan skor 1-0 di Stadion Mendizorrotza. De Jong mencetak gol semata wayang Blaugrana tiga menit menjelang pertandingan berakhir.

Torehan satu gol ini sekaligus menjadi pembuktian bagi De Jong usai mendapat kritik dalam beberapa pekan terakhir. Gelandang asal Belanda ini memang kerap tampil angin-anginan sejak bergabung Barcelona pada Juli 2019.

1 dari 3 halaman

Masih Pemain Hebat

De Boer yakin De Jong masih tetap menjadi pemain hebat untuk Barcelona. Namun, pria berusia 51 tahun itu menilai sang gelandang tidak bermain dengan energi yang sama seperti biasanya.

“[De Jong] masih pemain hebat untuk Barcelona,” kata De Boer kepada El Pais.

"Tapi sekarang, ketika saya melihatnya bergerak di lapangan, dia memberi saya kesan bahwa dia melakukannya dengan sangat malu-malu. Dia tidak menunjukkan energi yang biasanya dia miliki. Dia tampak sedikit tersesat. Dia tidak terlihat bahagia."

2 dari 3 halaman

Faktor Penghambat

De Boer melihat pergantian pelatih yang terjadi di kubu Barcelona sangat memengaruhi performa De Jong. Selain itu, kehadiran Sergio Busquets juga menjadi salah satu faktor yang membuat De Jong kesulitan bersinar.

“Pergantian pelatih yang terus-menerus bisa memengaruhinya. Selain fakta bahwa Busquets terus menjadi starter di posisi terbaik De Jong di lini tengah," lanjutnya.

"Peran Busquets ini bisa dimainkan De Jong dengan sangat baik karena dia mampu bertahan, dia juga cepat dan berpostur tinggi untuk memenangkan duel udara."

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR