Luis Figo Khawatir Konflik di Ruang Ganti Real Madrid Belum Berakhir

Luis Figo Khawatir Konflik di Ruang Ganti Real Madrid Belum Berakhir
Ekspresi kecewa pemain Real Madrid usai bermain imbang 1-1 melawan Real Betis, 25 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Luis Figo angkat bicara soal situasi panas yang tengah melanda Real Madrid. Mantan winger asal Portugal itu menilai keributan antarpemain di ruang ganti Los Blancos bisa saja kembali terjadi seiring tekanan besar yang menyelimuti tim musim ini.

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling bergejolak bagi Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Awalnya, proyek bersama Xabi Alonso diharapkan membawa era baru di Santiago Bernabeu. Namun performa yang jauh dari ekspektasi membuat sang pelatih harus kehilangan pekerjaannya lebih cepat.

Situasi ternyata tak kunjung membaik setelah posisi pelatih diambil alih Alvaro Arbeloa. Madrid kini terancam menutup musim tanpa satu pun trofi, sementara ketegangan di internal tim mulai muncul ke permukaan.

Dalam beberapa hari terakhir, perhatian publik tertuju pada insiden yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keduanya dikabarkan terlibat pertengkaran di ruang ganti hingga klub menjatuhkan denda kepada kedua pemain tersebut.

Penilaian Luis Figo

Figo menilai insiden seperti itu memang tidak ideal, tetapi cukup wajar terjadi dalam situasi penuh tekanan seperti yang sedang dialami Madrid.

“Mereka berdua punya energi yang sangat besar. Situasi seperti itu tentu tidak normal dan seharusnya tidak terjadi di dalam tim. Tapi saya rasa ini bukan pertama kalinya dan juga bukan yang terakhir,” ujar Figo.

Ia juga menambahkan bahwa frustrasi yang menumpuk sepanjang musim bisa memicu reaksi emosional dari para pemain.

“Ketika tekanan dan rasa kecewa terus menumpuk, pemain bisa bereaksi di luar kebiasaan. Saya tidak ingin bicara terlalu jauh karena klub juga sudah memberikan pernyataan resmi,” lanjutnya.

Klarifikasi Valverde

Sementara itu, Valverde sempat memberikan klarifikasi panjang terkait insiden tersebut. Gelandang asal Uruguay itu mengakui adanya perselisihan saat sesi latihan, tetapi membantah terjadi baku hantam dengan Tchouameni.

Menurut Valverde, situasi memanas karena akumulasi kelelahan, tekanan hasil buruk, serta rasa frustrasi melihat musim Madrid berjalan di bawah ekspektasi.

Ia juga menjelaskan bahwa luka di dahinya bukan akibat pukulan rekannya, melainkan karena dirinya tanpa sengaja membentur meja saat emosi memuncak dalam perdebatan tersebut.

Valverde mengaku sangat terpukul dengan kondisi tim saat ini. Ia menegaskan bahwa Real Madrid memiliki arti besar dalam hidupnya dan ia merasa kecewa karena tidak bisa membantu tim pada pertandingan berikutnya akibat keputusan medis.

Di tengah situasi panas tersebut, Madrid kini harus menghadapi laga krusial kontra rival abadi mereka, Barcelona, dalam El Clasico akhir pekan ini. Kekalahan atau hasil selain kemenangan akan membuat Barcelona memastikan diri menjadi juara Liga Spanyol musim ini.