FOLLOW US:


Neymar Bikin Kontroversi Lagi, Begini Pembelaan sang Ayah

15-07-2019 12:30

 | Richard Andreas

Neymar Bikin Kontroversi Lagi, Begini Pembelaan sang Ayah
Neymar. © AFP

Bola.net - Komentar kontroversial Neymar yang dianggap menghina PSG dinilai sebagai permainan media. Ayah Neymar membantah keras bahwa putranya sudah tidak menghargai PSG sebagai klubnya yang sekarang.

Pekan lalu, lidah Neymar sepertinya tergelincir ketika menjawab pertanyaan pada salah satu sesi wawancara. Dia diminta menyebut momen paling hebat sepanjang kariernya sebagai pesepak bola sejauh ini.

Sejenak berpikir, Neymar lalu menyebut ada dua momen spesial. Yang pertama adalah ketika dia membantu Brasil menjuarai Olimpiade pada 2016 silam, yang kedua adalah ketika Barcelona menggilas PSG 6-1 pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2017.

"Perasaan kami setelah mencetak gol keenam luar biasa, itu sungguh sinting, kami semua gila. Saya kira itu adalah kenangan terbaik kami semua," kata Neymar kepada L'Equipe.

Komentar itu jelas kontroversial. Neymar saat ini menyandang status sebagai pemain PSG, yang kabarnya ngotot melakukan segalanya untuk pulang ke Barcelona.

Menanggapi hal itu, Ayah Neymar pasang badan. Dia yakin komentar anaknya hanyalah reaksi spontan yang jujur. Sama sekali tidak ada maksud menghina PSG sebagai klub.

"Mengaitkan respons spontan dan jujur ini dengan provokasi terhadap klub [PSG] adalah tindakan jahat yang hanya bertujuan untuk menciptakan kontroversi yang sebenarnya tidak ada," tegas Neymar Senior.

"Banyak jurnalis dan fans di seluruh dunia bakal mempertimbangkan pertemuan ini [PSG vs Barca] sebagai salah satu yang paling layak dikenang dalam karier pemain."

Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 1

Kenangan Terbaik

Lebih lanjut, Neynar Senior yakin anaknya berkata jujur. Laga itu memang luar biasa. Barcelona takluk 0-4 di leg pertama, nyaris tidak lolos, tetapi Neymar mencetak dua gol di ujung laga yang menyamakan agregat, lalu Sergi Roberto mencetak gol keenam.

"Anak saya tidak berniat menunjukkan sikap tidak hormat pada PSG atau atlet yang bermain pada laga tersebut di tahun 2017, beberapa di antaranya merupakan rekan setim dia sekarang," sambung Ayah Neymar.

"Mulai akhir pertandingan itu sampai hari ini, dia akan selalu mengingat pertandingan tersebut sebagai salah satu yang paling penting dalam kariernya," tutupnya.