FOLLOW US:


Pelatih Ajax Amsterdam Kritik Peran Baru Frenkie de Jong di Barcelona

11-02-2020 09:32

 | Asad Arifin

Pelatih Ajax Amsterdam Kritik Peran Baru Frenkie de Jong di Barcelona
Aksi Frenkie de Jong pada laga Barcelona vs Valencia. © fcbarcelona.com

Bola.net - Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, memberi kritik tajam atas peran baru Frenkie de Jong di Barcelona. Erik ten Hag meyakini bahwa potensi terbaik Frenkie de Jong bukan sebagai playmaker atau pencetak gol.

Frenkie de Jong mendapat peran baru di Barcelona sejak pergantian pelatih. Quique Setien, pengganti Ernesto Valverde sebagai pelatih Barcelona, memainkan gelandang 22 tahun lebih menyerang.

Pada laga melawan Real Betis di pekan ke-23 La Liga (10/2/2020) adalah salah satu contohnya. Frenkie de Jong ditempatkan lebih ke depan dalam formasi 4-3-1-2 racikan Quique Setien.

Frenkie de Jong memang bukan sebagai pemain tepat di belakang penyerang. Posisi itu ditempati Arturo Vidal. Namun, saat Vidal ditarik keluar, Frenkie de Jong bermain lebih ke depan dari para gelandang.

1 dari 2

Frenkie de Jong Bukan Playmaker

Frenkie de Jong memang tampil cukup bagus di laga melawan Real Betis. Dia mampu mencetak gol pada menit ke-9 usai menyambar umpan Lionel Messi. Frenkie de Jong menjadi pemain yang lebih dekat dengan kotak penalti lawan.

"Frenkie de Jong bukan pencetak gol," ucap Erik ten Hag dikutip dari Marca.

"Frenkie de Jong adalah tipikal pemain yang menyuplai bola ke pemain lawan. Dia menyuplai bola untuk rekan satu timnya agar bisa membuat assist atau mencetak gol dari posisi mereka," kata Erik ten Hag.

Frenkie de Jong pernah mencoba 'nakal' ketika masih di Ajax. Dia sering maju mendekat ke kotak penalti lawan. Erik ten Hag menegurnya dan meminta untuk memainkan peran yang sudah direncanakan sejak awal.

"Saya kemudian bertanya kepadanya, apakah Anda pemain nomor 10? Lalu, kapan Anda mencetak gol?," ucap Erik ten Hag.

2 dari 2

Frenkie de Jong Sulit Geser Sergio Busquets

Pada era Ernesto Valverde, Frenkie de Jong bermain lebih ke belakang. Dia tepat berada di depan empat pemain belakang. Dia menjadi penghubung lini belakang dan tengah. Pemain 22 tahun menjadi pusat distribusi bola.

Namun, sejak era Quique Setien, peran itu dikembalikan pada Sergio Busquest. Sebelumnya, Valverde coba untuk menggusur Busques dan memilih Frenkie de Jong untuk menjadi pusat distribusi bola.

Terlepas dari posisi apa yang terbaik untuk Frenkie de Jong, dia harus bekerja keras untuk mendapat tempat di lini tengah Barcelona. Sebab, dia masih punya pesaing kelas berat pada diri Arthur Melo, Arturo Vidal, Sergi Roberto, Ivan Rakitic, dan pemain muda Riqui Puig.

Sumber: Marca