
Bola.net - - Tersingkirnya Real Madrid dari ajang Liga Champions berbuntut panjang. Selain hasil buruk, hubungan antar sejumlah figur penting di klub juga memanas. Salah satunya antara Sergio Ramos dan Florentino Perez.
Ramos dikabarkan terlibat perselisihan dengan sang presiden klub usai Madrid kalah dari Ajax dengan skor 1-4 di Bernabeu tengah pekan lalu. Kekalahan itu membuat Madrid tersingkir dari Liga Champions.
Tak terima dengan sikap Ramos, Perez disebut ingin menyingkirkan sang kapten dari skuat Madrid musim depan. Perez sudah tak menghendaki kehadiran Ramos dalam skuat. Namun, Madrid harus membayar mahal jika ingin mendepak Ramos.
Berapa uang yang harus dikeluarkan oleh Madrid untuk memecat Ramos? Temukan jawabannya di bawah ini.
Madrid Harus Bayar Mahal
"Bayar saya dan saya akan pergi [dari Real Madrid]," gertakan itulah yang keluar dari mulut Sergio Ramos usai terlibat pertengkaran dengan Florentino Perez, seperti dikutip dari AS.
Perez pun dikabarkan siap menerima apa yang sudah keluar dari mulut Ramos. Dia siap memecat pemain berusia 32 tahun pada akhir musim. Walaupun, dengan resiko bahwa Madrid harus membayar sejumlah kompensasi untuk membeli kontrak Ramos.
Sergio Ramos saat ini masih punya kontrak dengan Real Madrid hingga dua tahun ke depan. Seperti dikutip dari AS, nilai kontrak Ramos tersebut adalah sebesar 25 juta euro. Madrid harus membayar nilai tersebut secara penuh jika ingin memecat Ramos.
Nilai kontrak Ramos tersebut setara dengan nilai Rp 402 miliar. Jumlah yang fantastis tentunya.
Hubungan Sudah Membaik?
Tapi, kabar lain menyebut jika hubungan Sergio Ramos dengan Florentino Perez sudah membaik. Media asal Spanyol, Marca, bahkan mengklaim jika Ramos dan Perez justru semakin erat pasca terjadinya perselisihan usai tersingkir dari Liga Champions.
"Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya [Perez]. Kami punya pendapat yang berbeda, tapi itu seperti apa yang terjadi pada ayah dengan anaknya. Kami adalah keluarga," ucap Ramos dikutip dari Marca.
Perez pun memberikan pernyataan bahwa tidak ada masalah serius antara dia dengan Ramos. "Bagi saya, saya bangga punya kapten seperti Ramos. Dia adalah simbol," ucap Perez.
Berita Video
Berita video Rizky Faidan Bandung, Jawa Barat tersebut mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara Pro Evolution Soccer (PES) Asia Tenggara, di Thailand, akhir pekan lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

