
Bola.net - Kalau memang sebegitu mencintai Barcelona, kenapa Lionel Messi tidak bermain tanpa digaji saja? Itu menjadi pertanyaan besar yang sedang bernaung di benak beberapa penikmat sepak bola saat ini.
Lionel Messi akhirnya meninggalkan Camp Nou setelah hampir dua dekade memperkuat Barcelona. Sedihnya, Messi tak bisa menyandang status pemain termahal karena pergi dengan status bebas transfer.
Seperti yang diketahui, Messi telah menyandang status tanpa klub sejak awal bulan Juli lalu lantaran kontraknya berakhir. Tapi baik Messi dan Barcelona percaya kalau kerja sama bisa berlanjut dengan kontrak baru.
Hanya saja, Barcelona tersangkut regulasi salary cap yang telah ditetapkan La Liga. Beban gaji mereka telah melampaui batas dan Barcelona sudah berupaya membujuk La Liga agar bersedia melonggarkan aturannya. Namun, La Liga menolak.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kenapa Harus Digaji?
Barcelona dihadapkan dengan jalan buntu. Messi sudah bersedia memangkas gajinya hingga 50 persen agar bisa bertahan di Camp Nou. Sedihnya, raksasa Spanyol tersebut tetap akan melanggar batas gaji jika merekrutnya kembali.
Pada akhirnya, kedua belah pihak harus mengambil jalan yang paling pahit: berpisah. Barcelona mengumumkan keputusan itu beberapa hari yang lalu dan membuat banyak orang terkejut. Sebab, beberapa laporan menyebutkan kalau Barcelona akan mengikat Messi dengan kontrak baru di pekan kemarin.
Kalau memang salary cap menjadi kendala, kenapa juga Messi hanya memangkas gajinya 50 persen. Kalau sesetia itu, kenapa tidak membela Barcelona secara sukarela saja? Dalam artian, Messi tidak perlu menerima bayaran dari mereka.
Toh, Messi sudah menikmati gaji setinggi langit yang diterima dalam kontrak sebelumnya berdurasi lima tahun. Selain itu, ia juga memiliki pemasukan lain dari endorsemen produk papan atas. Tapi, apakah mungkin Messi mengikat kontrak dengan Barcelona tanpa bayaran?
Tersangkut Aturan (Lagi)
Ternyata tidak. Jurnalis the Mirror, Colin Millar, menegaskan bahwa Messi tidak terikat kontrak tanpa bayaran dengan Barcelona ataupun klub lain di Spanyol. Lagi-lagi tersangkut oleh regulasi.
Aturan hukum di Spanyol menyatakan bahwa kontrak baru dalam bentuk apapun membutuhkan gaji minimal 50 persen dari perjanjian sebelumnya. Regulasi ini ditetapkan untuk menghindari manipulasi keuangan.
"Secara hukum, tidak mungkin bagi Lionel Messi untuk bermain secara gratis di Barcelona. Setiap kontrak baru, menurut hukum Spanyol, diharuskan minimal 50 persen dari upah sebelumnya (ini berlaku untuk menghindari manipulasi keuangan," tulis Millar lewat akun media sosialnya.
It would have been legally impossible for Lionel Messi to play for free at Barcelona. Any new contract is, by Spanish law, required to be a minimum of 50 percent of previous wage (this is in place to avoid financial manipulation). https://t.co/annqTuQlCF
— Colin Millar (@Millar_Colin) August 8, 2021
Mungkin, aturan ini pula yang membuat Messi tak bisa tampil dalam laga pramusim Joan Gamper Trophy melawan Juventus pada hari Senin (9/8/2021). Walau pertandingannya bersifat tidak resmi.
(Football Espana)
Baca juga:
- Suara Fans Usai Messi Gelar Konpers di Barcelona: Decul Harus Kuat Yu! Dest Bangke, Gak Sopan!
- Pesan Menyentuh dari Messi untuk Barcelona: Ini Bukan Perpisahan
- Confirmed! Lionel Messi Dipastikan Bakal Gabung PSG
- Usai Menangis di Sesi Konpers Barcelona, Messi Langsung Tes Medis di PSG
- Foto Bareng Penggawa PSG, Lionel Messi Akui Dirinya Digoda untuk Pindah ke Paris
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
