FOLLOW US:


Terancam Rugi, Barcelona Negosiasi dengan Pemain Soal Potong Gaji

23-03-2020 08:32

 | Richard Andreas

Terancam Rugi, Barcelona Negosiasi dengan Pemain Soal Potong Gaji
Antoine Griezmann merayakan golnya ke gawang Getafe, Sabtu (15/2/2020) © AP Photo

Bola.net - Para petinggi Barcelona disebut sedang berdiskusi dengan para kapten tim tentang kemungkinan memangkas gaji pemain sebagai salah satu solusi untuk mengatasi dampak finansial yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Saat ini sepak bola tengah dihentikan sementara, La Liga, Serie A, Premier League, dan hampir semua liga-liga Eropa. Penghentian ini tentu menghentikan arus pemasukan klub, sementara pengeluaran terus berjalan.

Kondisi ini tentu tidak ideal, Barca kesulitan membayar gaji setiap pemain yang jelas kecil. Sebab itu, salah satu diskusi para petinggi Barca pada pertemuan virtual pekan lalu adalah membahas kemungkinan pemotongan gaji sampai akhir musim.

Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Suara Kapten

Mengutip Marca, akhir pekan lalu para petinggi memulai diskusi dengan para kapten Barca, dimulai dari Lionel Messi. Tentu diskusi ini dilangsungkan melalui panggilan konferensi video.

Pemangkasan gaji bukan kabar baik, tapi ternyata respons para pemain cukup positif. Mereka mau membantu klub melewati krisis ini bersama-sama, meski belum mencapai kesepakatan.

La Liga pun dipenuhi ketidakpastian. Tidak ada yang tahu sampai kapan kompetisi akan ditunda, situasinya masih sangat tidak jelas. Bisa saja musim ini dihentikan lebih cepat, mengingat Spanyol adalah salah satu negara yang benar-benar terdampak pandemi virus corona.

2 dari 2

Penting Bagi Klub

Negosiasi memangkas gaji pemain ini sangat penting bagi klub, bahkan klub sebesar Barca. Sebab, dengan begitu, klub bisa mengurangi kerugian yang terus membengkak karena penghentian sementara La Liga dan Liga Champions.

Masih menurut Marca, baik La Liga maupun UEFA percaya musim ini bisa diselesaikan beberapa bulan sebelum memasuki musim panas nanti. Namun, melihat situasi sekarang, sepertinya mustahil bisa melanjutkan sepak bola.

Tanpa sepak bola, tidak ada uang yang masuk. Tidak ada hak siar, tidak ada penjualan tiket. Klub-klub mana pun jelas akan menderita, tapi tetap yang paling penting adalah kemanusiaan.

Sumber: Marca