
Bola.net - Xabi Alonso sedang berada di ujung tanduk sebagai pelatih kepala Real Madrid. Pria asal Spanyol itu baru saja tiba musim panas lalu.
Namun, sebuah fakta mengejutkan baru saja terungkap ke publik. Manajemen klub ternyata menolak satu permintaan krusial sang pelatih baru.
Konflik ini terjadi bahkan sebelum Alonso resmi menginjakkan kaki di Bernabeu. Masalah utamanya menyangkut nasib sang legenda, Luka Modric.
Alonso sangat ingin mempertahankan Modric, namun manajemen berkata lain. Keputusan ini kini dianggap sebagai awal petaka bagi Los Blancos.
Cinta Modric Bertepuk Sebelah Tangan

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Modric sebenarnya tidak ingin pergi. Ia bahkan rela berkorban demi bertahan satu musim lagi.
Gelandang veteran itu menawarkan pemotongan gaji yang signifikan. Ia mencoba segala cara untuk meyakinkan petinggi klub.
El Mundo melaporkan bahwa Alonso juga satu suara dengan Modric. Ia mendesak manajemen agar mantan rekan setimnya itu dipertahankan.
Sayangnya, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh klub. Alonso mendapat jawaban "tidak" yang sangat tegas dari manajemen.
Perjudian Besar pada Darah Muda

Alasan Real Madrid membuang Modric sebenarnya cukup sederhana. Mereka ingin bertaruh penuh pada barisan pemain muda yang ada.
Manajemen merasa stok gelandang mereka sudah lebih dari cukup. Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga dinilai sudah sangat matang.
Selain itu, Fede Valverde dan Arda Guler juga menjadi prioritas. Keberadaan Modric dianggap hanya akan menghambat perkembangan mereka.
Pemain Timnas Kroasia itu akhirnya dinilai sebagai surplus. Ia dianggap tidak lagi diperlukan dalam proyek baru Madrid.
Penyesalan Datang Terlambat
Keputusan tersebut kini terlihat sebagai sebuah blunder fatal. Real Madrid justru terseok-seok dan kesulitan di sektor lini tengah.
Skuad asuhan Alonso kehilangan sosok pemimpin sejati di ruang ganti. Absennya Modric meninggalkan lubang besar dalam hal mentalitas.
Saat ini, hanya Thibaut Courtois dan Dani Carvajal yang tersisa sebagai senior. Tim ini kekurangan figur panutan saat situasi sulit.
Ironisnya, Modric justru sedang bersinar terang bersama AC Milan. Madrid tampaknya merindukan sang legenda lebih dari yang mereka sadari.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Maret 2026 16:00City Ketar-ketir? Rodri akui Siap Lahir dan Batin untuk Bela Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 27 Maret 2026 09:28 -
Otomotif 27 Maret 2026 09:19 -
Piala Dunia 27 Maret 2026 09:06 -
Tim Nasional 27 Maret 2026 09:04 -
Piala Dunia 27 Maret 2026 09:01 -
Otomotif 27 Maret 2026 09:01
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536548/original/024556700_1774329822-yaq4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538707/original/004114200_1774576462-Fitur_Baru_WhatsApp_01.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/922167/original/011528800_1436329727-tol-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)

