
Bola.net - - Bos Real Madrid, Zinedine Zidane menjelaskan alasannya tidak memasukkan nama Gareth Bale pada skuat Los Blancos ketika mengalahkan Villarreal dengan skor tipis 3-2 pada laga lanjutan La Liga 2018/19, Minggu (5/5) malam WIB kemarin. Zidane mengaku tidak ada alasan spesial di balik keputusan itu.
Masa depan Bale memang semakin tidak jelas sejak kembalinya Zidane sebagai pelatih. Kabarnya, hubungan Zidane dan Bale tidak terlalu baik sejak retak pada akhir musim 2017/18 lalu. Bale tidak suka terus dicadangkan Zidane.
Sebab itu, kembalinya Zidane beberapa waktu lalu dikhawatirkan bakal jadi pendorong Bale untuk tinggalkan Madrid. Zidane sudah berjanji untuk melakukan perubahan pada Madrid yang sekarang dan membentuk Madrid yang baru, Bale bisa jadi salah satu pemain yang dilepas.
Biar begitu, Zidane mengaku keputusan tidak memasukkan nama Bale dalam skuat adalah sepenuhnya keputusan profesional. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Memilih Skuat
Tanpa Bale, Madrid menang 3-2. Permainan mereka memang tidak sempurna, tetapi setidaknya Madrid masih menemukan cara untuk menang. Zidane mengaku tidak ada alasan khusus di balik keputusan mengabaikan Bale. Dia harus memilih skuat, dan kali ini Zidane memilih untuk mengistirahatkan Bale.
"Saya harus memilih skuat dan itu saja alasannya. Apakah ini adalah pesan untuk dia? Tidak, terserah anda [media] bagaimana mengartikannya. Namun, saya harus memilih tim, tidak ada alasan lebih," tegas Zidane di laman resmi Realmadrid.
Absennya Bale dimanfaatkan dengan baik oleh sebagian pemain Madrid. Vinicius Junior bermain lagi setelah menepi cukup lama. Mariano Diaz juga membuktikan diri dengan mencetak dua gol.
"Dia [Mariano] tidak punya banyak kesempatan karena cedera, dia telah menepi cukup lama. Mariano akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bermain hari ini dan dia mencetak dua gol, saya senang untuk dia."
Vinicius dan Courtois
Soal Vinicius yang akhirnya bermain, Zidane menjawab: "Vinicius bermain 20 menit dan setelah tiga bulan menepi, dia harus bekerja keras. Kami akan menghadapi dua laga lagi. Setelahnya, pikiran kami bakal fokus pada tahun depan."
Zidane juga memiliki satu keputusan penting lainnya untuk dibuat. Dia harus memilih siapa yang jadi kiper utama Madrid antara Thibaut Courtois dan Keylor Navas. Pada laga tersebut, Zidane memilih Courtois.
"Sebab saya harus memilih satu kiper dari tiga yang tersedia. Jadi, hari ini saya memilih Courtois," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 2 Februari 2026 13:52Real Madrid Menang di Menit 90+10, Alvaro Arbeloa Puji Magis Bernabeu
-
Liga Inggris 2 Februari 2026 13:45Newcastle Coba Bajak Brahim Diaz dari Real Madrid, Digoda 60 Juta Euro?
-
Liga Spanyol 2 Februari 2026 12:235 Kartu Kuning, Vinicius Junior Tak Bisa Perkuat Real Madrid di Laga Berikutnya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 2 Februari 2026 16:00 -
Otomotif 2 Februari 2026 15:49 -
Liga Inggris 2 Februari 2026 15:35 -
Otomotif 2 Februari 2026 15:10 -
Otomotif 2 Februari 2026 14:52 -
Liga Inggris 2 Februari 2026 14:44
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490366/original/094360800_1770009135-Arahan_Prabowo.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490825/original/010076000_1770026317-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5413044/original/016786300_1763112447-IMG-20251114-WA0006.jpg)

