Tragedi Diogo Jota: Di Balik Duka, Ada Kisah Terlupakan di Atletico Madrid yang Tak Banyak Orang Tahu

Bola.net - Dunia sepak bola tengah diselimuti awan kelabu. Salah satu talenta terbaiknya, Diogo Jota, telah berpulang dalam sebuah peristiwa yang mengejutkan.
Bintang Liverpool dan andalan Timnas Portugal tersebut meninggal dunia di usia 28 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya bukan di lapangan hijau, melainkan dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis.
Namun, di balik duka yang mendalam atas kepergiannya, tersimpan sebuah babak karier yang unik dan nyaris terlupakan. Sebuah episode singkat yang mengikatnya dengan raksasa Spanyol, Atletico Madrid.
Jauh sebelum namanya dielu-elukan publik Anfield, Jota ternyata pernah menjadi milik Atletico. Akan tetapi, takdir berkata lain, ia tak pernah sekalipun merasakan debut resmi bersama mereka hingga akhir perjalanannya.
Kabar Duka dari Negeri Matador

Sebuah kabar mengejutkan datang dari Spanyol dan mengguncang seluruh jagat sepak bola. Diogo Jota dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang fatal.
Peristiwa nahas itu terjadi di provinsi Zamora, Spanyol. Kala itu, sang pemain sayap lincah tengah menikmati masa liburannya bersama sang saudara, Andre.
Menurut laporan saksi mata, kendaraan yang mereka tumpangi terbakar hebat setelah salah satu bannya pecah ketika menyalip kendaraan lain sehingga keluar jalur dan mengalami benturan. Kobaran api bahkan dilaporkan menjalar hingga ke area vegetasi di sekitar lokasi kejadian.
Tim layanan darurat memang bergerak cepat menuju lokasi. Sayangnya, takdir tak bisa dilawan dan nyawa Jota tidak dapat diselamatkan.
Episode yang Terlupakan di Madrid
Kini, mari kita putar waktu sejenak ke belakang, ke sebuah episode yang tak banyak orang tahu. Jauh sebelum menjadi bintang di Premier League, nama Diogo Jota pernah terikat kontrak dengan Atletico Madrid.
Diogo Jota se ha puesto por primera vez nuestra camiseta. Así posaba ante los medios de comunicación 📷 ⚽ #AúpaAtleti pic.twitter.com/Z6dRKMeyja
— Atlético de Madrid (@Atleti) July 14, 2016
Momen itu terjadi pada musim panas 2016 silam. Manajemen Atletico, di bawah komando Enrique Cerezo, dibuat terpukau oleh talenta muda Portugal yang bersinar terang bersama klub Pacos de Ferreira.
Penampilan gemilangnya di Liga Portugal menjadi alasannya. Jota sukses membukukan 14 gol dan 10 assist, sebuah statistik yang lebih dari cukup untuk meyakinkan Atletico.
Tanpa keraguan, klub berjuluk Los Colchoneros itu pun menebusnya. Mahar senilai 7 juta Euro digelontorkan untuk memboyong sang talenta muda ke ibu kota Spanyol.
Tak Semenit Pun Merumput Bersama Los Rojiblancos
Anehnya, harapan untuk melihat Jota beraksi di Spanyol tak pernah terwujud. Ia sama sekali tidak pernah mengenakan seragam kebesaran Atletico Madrid dalam satu pun pertandingan resmi.
Jangankan di stadion megah Metropolitano, di markas lama mereka, Vicente Calderon pun, Jota tak diberi kesempatan. Namanya resmi tercatat sebagai pemain Atletico, tetapi raganya tak pernah menyentuh rumput lapangan dalam laga kompetitif.
Hanya sebulan setelah kedatangannya diresmikan, sebuah keputusan mengejutkan dibuat. Alih-alih memberinya tempat di tim utama, klub justru meminjamkannya kembali ke Portugal untuk membela FC Porto.
Setelah semusim di Porto, ia kembali ke Madrid, namun situasinya tetap sama. Atletico kembali meminjamkannya, kali ini tujuannya adalah Inggris, bergabung dengan Wolverhampton Wanderers.
Jalan Takdir Menuju Anfield
Kepindahan ke Inggris inilah yang pada akhirnya menjadi titik balik karier Diogo Jota. Di Wolverhampton, ia menemukan panggung yang sesungguhnya untuk bersinar terang.
Penampilannya begitu memukau dan konsisten bersama Wolves. Hal ini membuat manajemen klub tak punya pilihan lain selain mempermanenkan statusnya dengan membayar 14 juta Euro kepada Atletico.
Pada akhirnya, pemuda yang sempat digadang-gadang akan menorehkan sejarah di Madrid itu pergi tanpa pernah debut. Kisahnya di Atletico hanya menjadi sebatas anekdot dalam perjalanan kariernya yang menanjak.
Kini, semua kisah perjuangannya itu terasa lebih getir dan menyedihkan. Sepak bola harus mengucapkan selamat tinggal terlalu dini kepada seorang talenta hebat, pekerja keras, yang kini telah menjadi legenda.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 9 September 2026 14:25Liverpool vs Atletico Madrid, Pembuktian Kualitas The Reds
-
Liga Champions 8 September 2026 23:42Bradley Barcola Berpeluang Jadi Starter Liverpool vs Atletico Madrid
-
Liga Inggris 8 September 2026 22:02Alexis Mac Allister Kecewa Liverpool Belum Menawarkan Kontrak Baru
-
Liga Champions 8 September 2026 18:20Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid 10 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 21:30Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 9 September 2026 19:12Thibaut Courtois 'Setengah' Pensiun dari Timnas Belgia
-
Tim Nasional 9 September 2026 18:50Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
-
Liga Champions 9 September 2026 18:15Jose Mourinho Sebut Real Madrid vs Inter Bisa Berakhir dengan Skor 7-6
-
Liga Spanyol 9 September 2026 17:57Fermin Lopez Makin Memesona di Barcelona
-
Bola Indonesia 9 September 2026 17:15Fitrah Maulana Tak Mau Harga Diri Persib Diinjak Persija: Insya Allah 3 poin
BERITA LAINNYA
-
spanyol 9 September 2026 19:12Thibaut Courtois 'Setengah' Pensiun dari Timnas Belgia
-
spanyol 9 September 2026 17:57Fermin Lopez Makin Memesona di Barcelona
-
spanyol 8 September 2026 23:02Lamine Yamal Tanggapi Keluhan Real Madrid soal Wasit
-
spanyol 8 September 2026 20:47Jose Mourinho Buka Alasan Pertahankan Endrick di Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 9 September 2026 17:42Pesan Prabowo ke Kontingen Asian Games 2026
-
Liputan6 9 September 2026 17:15Penggeledahan Kantor BPN Bogor Diduga Terkait Mafia Tanah PTSL 2019
-
Liputan6 9 September 2026 17:08Prabowo Siapkan Bonus Rp 3 M untuk Atlet Peraih Medali Emas Asian Games
-
Liputan6 9 September 2026 16:57Tiga Kapal Perang Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Liputan6 9 September 2026 16:46Kortas Tipidkor Ungkap Hasil Monitoring Program Kopdes Merah Putih
-
Liputan6 9 September 2026 16:34Polri Nilai RUU Perampasan Aset Bisa Bikin Koruptor Jera
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344563/original/074868500_1788950543-IMG_8354.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3048684/original/057531200_1581510632-20200212-Bersama-Kementerian-ATR-BPN_-Polda-Metro-Jaya-Ungkap-Sindikat-Mafia-Tanah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344530/original/053667800_1788948664-IMG_1640.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344520/original/074668600_1788948103-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_16.28.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344492/original/009394000_1788947216-97461.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)

