7 Debutan yang Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia: Dimas Drajad Bisa Jadi Andalan?

Asad Arifin | 27 Mei 2022 12:19
BRI Liga 1: Pemain Persikabo 1973, Dimas Drajad dan Hendra Adi Bayauw (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Shin Tae-yong memanggil sejumlah pemain debutan ke Timnas Indonesia untuk uji coba melawan Bangladesh, 1 Juni 2022 nanti. Salah satu nama yang patut dinantikan aksinya tentu saja bomber Dimas Drajad.

Pada laga kontra Bangladesh, Indonesia tak hanya mengincar kemenangan dalam pertandingan eksebisi tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu terlihat ingin menjajal pemain-pemain yang bersinar sepanjang perhelatan BRI Liga 1 2021/2022.

Meski tetap mengandalkan para pemain yang mentas di perhelatan Piala AFF 2020 lalu. STY turut memanggil muka-muka baru yang belum memiliki caps di Timnas Indonesia senior.

Marc Klok, Marselino Ferdinan, Rio Fahmi dan Irfan Jauhari merupakan nama baru yang sebelumnya sempat membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021. Sementara Koko Ari Araya, Rizky Dwi Febrianto dan Dimas Drajad merupakan jagoan di kelompok umur.

Dari ketujuh pemain ini, siapa yang paling pantas mengecap caps pertama mereka di pertandingan nanti? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Marc Klok

Aksi Marc Klok saat laga SEA Games 2021 antara Indonesia U-23 vs Timor Leste pada hari Selasa (10/5/2022) (c) Bola.net/Ikhwan Yanuar

Gelandang Persib Bandung ini jadi yang paling besar kemungkinannya mendapatkan debut bersama Timnas Indonesia senior dalam laga nanti. Praktis, tak ada pemain yang lebih 'berpengalaman' selain Marc Klok di posisi yang sama.

Penampilannya di klub mencerminkan kepantasannya masuk dalam skuad SEA Games 2021. Walaupun hanya membawa Persib di posisi runner-up, ia mampu memainkan peran penting di lapangan tengah.

Kemampuannya dalam melakukan pressing dan menjadi jembatan antarlni sangat dibutuhkan Timnas Indonesia. Shin Tae-yong tahu betul bagaimana memaksimalkan peran jebolan FC Utrecht tersebut.

2 dari 4 halaman

Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinand beraksi bersama Timnas Indonesia (c) Dok.PSSI

Gelandang lain yang besar kemungkinan mendapatkan caps di pertandingan nanti adalah Marselino Ferdinan. Penampilan gelandang serang kelahiran Jakarta ini sangat patut dinantikan.

Masih berusia 17 tahun, Marselino menunjukkan kematangan yang luar biasa untuk pemain pada usianya. Ia tak canggung memainkan peran sebagai pengatur serangan di tim sebesar Persebaya Surabaya.

Catatan empat gol dan tujuh assist dalam 23 penampilan di BRI Liga 1 2021/2022 sudah cukup menjadi bukti kehebatannya. Ia sudah siap meneruskan tongkat estafet di Timnas Indonesia.

3 dari 4 halaman

Dimas Drajad

BRI Liga 1: Pemain Persikabo 1973, Ciro Alves dan Dimas Drajad (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Pemain lain yang layak mendapatkan menit bermain pertamanya di pertandingan ini adalah M. Dimas Drajad. Penyerang Persikabo 1973 itu menikmati kesuksesan masif setelah kembali dari cedera.

Torehan 11 gol dan enam assist membuatnya sah menjadi pemain 'pribumi' tersubur di BRI Liga 1 2021/22. Catatannya sebagai penyerang lokal hanya kalah dari striker Bali United, Ilija Spasojevic, yang menjadi top scorer kompetisi.

Pencarian STY akan pemain nomor punggung 9 yang bisa diandalkan mungkin bakal berakhir. Tapi, ia wajib membuktikan diri di hadapan STY bila ia layak diandalkan sebagai seorang target man.

4 dari 4 halaman

Irfan Jauhari

Aksi Irfan Jauhari saat membela Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 2021 (c) Ihkwan Yanuar

Untuk mendampingi Dimas Drajad di lini depan, Shin Tae-yong bisa menjajal kemampuan Irfan Jauhari yang sudah lama dikenalnya. Pemain asal Persis Solo ini merupakan salah satu andalannya sejak pemusatan latihan TImnas Indonesia U-19 di Kroasia.

Pemain berusia 21 tahun tersebut terus menampilkan performa mencengangkan sepanjang musim lalu. Tak hanya membantu Persis promosi ke Liga 1, ia juga tampil apik saat dipinjamkan ke Persija Jakarta dengan mencatatkan lima gol.

Jika Shin Tae-yong membutuhkan dua penyerang untuk bermain bersama, duet keduanya layak dicoba di pertandingan nanti. Dua striker dengan tipe berbeda bakal memperkaya variasi strategi Timnas Indonesia.

Disadur dari Bola.com: Wahyu Pratama/Benediktus Gerendo, 26 Mei 2022

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR