
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 segera memulai Tur Nusantara Tahap Kedua dengan melawan Pra-PON Aceh, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/6) malam nanti.
Laga tersebut tercatat menjadi uji coba ke-24 bagi Garuda Jaya jelang tampil di Piala Asia U-19 Myanmar, Oktober mendatang. Dari 23 pertandingan sebelumnya, Timnas U-19 sudah menerima dua kali kekalahan. Sementara sisanya, berakhir dengan 16 kemenangan dan lima kali imbang.
Karena itu, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengakui jika masih banyak yang perlu ditingkatkan dari permainan Evan Dimas cs. Selain masalah finishing, Indra juga masih menyoroti efektivitas permainan dalam menciptakan peluang.
"Karena itu, dalam beberapa sesi latihan menjelang Tur Nusantara kami memperbanyak materi latihan dalam hal penguasaan bola dan efektivitas serangan," tutur Indra.
"Saya berharap, para pemain tidak hanya kuat dalam penguasaan bola, tapi pintar dalam melihat celah untuk menciptakan peluang sebanyak-banyaknya. Para pemain pun terus kami asah untuk melakukan umpan terobosan dan killing pass," sambungnya.
Bukan tanpa alasan khusus Indra meminta para pemain bisa dengan sempurna melakukan umpan terobosan. Dengan begitu, Garuda Jaya mampu menambah variasi permainan tim.
"Hal tersebut sebagai salah satu cara dalam memenangkan pertandingan. Sehingga, tidak hanya bertumpu dengan membangun serangan melalui lini sayap. Para Pemain juga harus berani melepaskan tendangan jarak jauh jika mendapat kesempatan," tuturnya lagi. [initial]
(esa/pra)
Laga tersebut tercatat menjadi uji coba ke-24 bagi Garuda Jaya jelang tampil di Piala Asia U-19 Myanmar, Oktober mendatang. Dari 23 pertandingan sebelumnya, Timnas U-19 sudah menerima dua kali kekalahan. Sementara sisanya, berakhir dengan 16 kemenangan dan lima kali imbang.
Karena itu, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengakui jika masih banyak yang perlu ditingkatkan dari permainan Evan Dimas cs. Selain masalah finishing, Indra juga masih menyoroti efektivitas permainan dalam menciptakan peluang.
"Karena itu, dalam beberapa sesi latihan menjelang Tur Nusantara kami memperbanyak materi latihan dalam hal penguasaan bola dan efektivitas serangan," tutur Indra.
"Saya berharap, para pemain tidak hanya kuat dalam penguasaan bola, tapi pintar dalam melihat celah untuk menciptakan peluang sebanyak-banyaknya. Para pemain pun terus kami asah untuk melakukan umpan terobosan dan killing pass," sambungnya.
Bukan tanpa alasan khusus Indra meminta para pemain bisa dengan sempurna melakukan umpan terobosan. Dengan begitu, Garuda Jaya mampu menambah variasi permainan tim.
"Hal tersebut sebagai salah satu cara dalam memenangkan pertandingan. Sehingga, tidak hanya bertumpu dengan membangun serangan melalui lini sayap. Para Pemain juga harus berani melepaskan tendangan jarak jauh jika mendapat kesempatan," tuturnya lagi. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 5 Juni 2026 22:26Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
Benarkah Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Indonesia untuk Menghindari Pembajakan Australia di Masa Depan?
Live Streaming Siaran Langsung Timor Leste vs Indonesia U-19 Hari Ini
John Herdman Kesengsem dengan Comebacknya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia: Dia Bagus Banget!
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...










:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)

