
Bola.net - Gagal melaju ke partai final Piala AFF 2014, Vietnam tengarai adanya pengaturan skor di semifinal leg kedua melawan Malaysia, Kamis (11/12). Pengurus asosiasi sepakbola Vietnam (VFF), meminta dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap hasil laga leg kedua saat Vietnam dikalahkan Malaysia dengan skor 2-4.
Kemenangan Malaysia di kandang Vietnam pada laga leg kedua mengantarkan Harimau Malaya ke partai final Piala AFF dengan agregat 5-4. Ketua VFF, Le Hung Dung merasa ada yang janggal dengan penampilan Vietnam di laga tersebut.
"Tidak dapat dimengerti mengapa penampilan pertahanan kami (Vietnam) menurun drastis," ucap Le Hung Dung, dilansir Astroawani dari Thanh Nien News.
"Malaysia tidak begitu hebat, tetapi kami sendiri yang melakukan kesalahan," imbuhnya.
Menurut Dung, kesalahan yang dilakukan pemain Vietnam tak bisa diterima akal. Karenanya ia meminta dilakukan penyelidikan demi kelangsungan sepakbola Vietnam itu sendiri.
Senada dengan Dung, fans Vietnam juga mencium aroma suap dalam laga tersebut. Kecurigaan ini tak bisa lepas dari kasus pengaturan skor pada liga domestik Vietnam yang berujung kepada ditahannya salah seorang pemain yang terlibat.
Namun semua dugaan kasus suap segera dimentahkan oleh pelatih Timnas Vietnam, Toshiya Miura. Sekalipun Miura juga tak paham mengapa penampilan anak asuhnya drop, ia mengaku akan bertanggung jawab penuh terhadap kegagalan Vietnam melaju ke partai final.
"Sebagai pelatih saya bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini. Melihat stadion dipenuhi banyak suporter Vietnam, saya paham harapan mereka kepada kami. Saya meminta maaf kepada semua suporter Vietnam," ungkap Miura. [initial]
(astro/mac)
Kemenangan Malaysia di kandang Vietnam pada laga leg kedua mengantarkan Harimau Malaya ke partai final Piala AFF dengan agregat 5-4. Ketua VFF, Le Hung Dung merasa ada yang janggal dengan penampilan Vietnam di laga tersebut.
"Tidak dapat dimengerti mengapa penampilan pertahanan kami (Vietnam) menurun drastis," ucap Le Hung Dung, dilansir Astroawani dari Thanh Nien News.
"Malaysia tidak begitu hebat, tetapi kami sendiri yang melakukan kesalahan," imbuhnya.
Menurut Dung, kesalahan yang dilakukan pemain Vietnam tak bisa diterima akal. Karenanya ia meminta dilakukan penyelidikan demi kelangsungan sepakbola Vietnam itu sendiri.
Senada dengan Dung, fans Vietnam juga mencium aroma suap dalam laga tersebut. Kecurigaan ini tak bisa lepas dari kasus pengaturan skor pada liga domestik Vietnam yang berujung kepada ditahannya salah seorang pemain yang terlibat.
Namun semua dugaan kasus suap segera dimentahkan oleh pelatih Timnas Vietnam, Toshiya Miura. Sekalipun Miura juga tak paham mengapa penampilan anak asuhnya drop, ia mengaku akan bertanggung jawab penuh terhadap kegagalan Vietnam melaju ke partai final.
"Sebagai pelatih saya bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini. Melihat stadion dipenuhi banyak suporter Vietnam, saya paham harapan mereka kepada kami. Saya meminta maaf kepada semua suporter Vietnam," ungkap Miura. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 17 Januari 2026 08:40Hasil Piala Asia U-23 2026: Vietnam dan Jepang Amankan Tiket Semifinal
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Januari 2026 23:50 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:43 -
Olahraga Lain-Lain 19 Januari 2026 22:30 -
Liga Champions 19 Januari 2026 22:30 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:24 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:07
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 19 Januari 2026 20:42 -
tim nasional 19 Januari 2026 19:00 -
tim nasional 19 Januari 2026 11:07 -
tim nasional 19 Januari 2026 11:00 -
tim nasional 18 Januari 2026 16:04 -
tim nasional 18 Januari 2026 07:30
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)
