
Bola.net - Akun Instagram resmi PSSI dipenuhi komentar dari netizen setelah badan sepak bola Indonesia tersebut menyentil suporter agar tidak cuma mendukung Timnas Indonesia U-22 ketika menang saja.
Di kolom komentar unggahan tentang komik tersebut, sejumlah suporter justru menyentil balik kinerja PSSI belakangan ini.
PSSI resmi meriliis komik edisi pertamanya pada Selasa (10/12/2019). Komik tersebut bertajuk "Suporter Sejati".
"Dalam sebuah pertandingan sepak bola, menang dan kalah adalah hal biasa. Namun, dari sepak bola kita belajar bagaimana harus saling menghormati dan menghargai keberagaman. Nikmati keseruan episode pertama komik Garuda Nusantara di website resmi PBSI," tulis pihak PSSI melalui akun Instagramnya.
Dalam komik itu, dua orang suporter memiliki pandangan yang berbeda soal pertandingan final SEA Games 2019. Salah satu suporter merasa Indonesia memiliki peluang untuk memenangi laga.
Namun satu yang lainnya menganggap Timnas Indonesia U-22 tak akan bisa merengkuh gelar juara. Perbedaan dua pendapat tersebut ditanggapi oleh PSSI.
PSSI mencoba memberikan pengertian kepada suporter untuk terus mendukung Garuda Nusantara, baik saat menang ataupun kala merengkuh hasil buruk.
"Suporter seungguhnya pasti mengerti, dalam sebuah pertandingan, bahwa urusan menang dan kalah hanya 90 menit. sedangkan perisiapan para pemain menuju 90 menit itu sangatlah panjang dan berat. Mereka sudah melakukan dengan segenap raga dan tenaga," bunyi tulisan dalam komik tersebut.
Banjir Kritikan
Komik PSSI tersebut memang berusaha memberi edukasi kepada suporter perihal dukungan. Namun, Bola.net menemukan fakta menarik dari cara PSSI tersebut.
Melansir Instagram ofisial PSSI, sejumlah suporter malah balik menyindir PSSI. Sindiran tersebut disampaikan fans melalui kolom komentar Instagram.
Menurut sebagian penggemar, kehadiran komik tersebut hanya sebagai pembelaan PSSI atas kinerjanya selama ini. Menurut fans, edukasi tersebut seharusnya juga diterapkan oleh PSSI.
"Bisa ngomong begitu, ngomong proses 90 menit, tapi kenapa Luis Milla dipecat?" komentar salah seorang pengguna Instagram.
"Nan gitu juga kalian pengurus pssi kalau mau hasil bagus jangan pakai yang instans saja, bibit mudah harus dibina di seluruh Indonesia jangan hanya memikirkan duit denda saja," tulis @rudiiskandari.
"Menang dan kalah hal biasa. Kalau kalah terus dan tidak pernah juara gimana min? Luar biasa??" tambah yang lainnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 10 Desember 2019
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 10:30Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:12Atlet Golf Putri Sempat Berteriak saat Diculik Dua Pria Berbadan Besar
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:10Ledakan Grand Polonia: 1 Korban Tewas, 2 Masih Tertimbun
-
Liputan6 21 Juli 2026 10:49Kebakaran 3 Kontrakan di Cipayung, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Liputan6 21 Juli 2026 10:49KPK Ungkap Bupati Lombok Barat Terjerat Kasus Suap dan Gratifikasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302784/original/017664200_1784607038-23a14243-7707-421e-9976-d9dacdfb0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302742/original/046713400_1784605788-InShot_20260721_093911153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302504/original/044809500_1784561646-IMG_20260720_220058_8.jpg)
