Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal

Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Aksi Rizky Ridho bersama Persija Jakarta pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Timnas Indonesia bersiap memasuki era baru dengan kehadiran pelatih asal Inggris, John Herdman. Penunjukan ini menjadi sinyal arah kebijakan jangka panjang PSSI yang menempatkan kompetisi domestik sebagai fondasi utama.

John Herdman diperkenalkan secara resmi oleh PSSI pada Selasa (13/1/2026). Ia datang dengan rekam jejak pengembangan pemain dan pendekatan menyeluruh terhadap ekosistem sepak bola nasional.

Timnas Indonesia kini diarahkan untuk tumbuh dari akar rumput yang kuat. Liga lokal, khususnya BRI Super League, diproyeksikan menjadi jalur utama pembentukan kerangka tim nasional.

1 dari 2 halaman

Komitmen Tinggal dan Memantau Liga Domestik

Komitmen Tinggal dan Memantau Liga Domestik

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman saat diperkenalkan ke publik. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Salah satu pertimbangan utama PSSI merekrut John Herdman adalah komitmennya untuk tinggal di Indonesia selama masa kepelatihan. Langkah ini dinilai krusial agar pelatih memahami konteks budaya, kompetisi, dan karakter pemain secara langsung.

Kehadiran fisik di dalam negeri membuat Herdman leluasa memantau pertandingan liga tanpa jarak. Akan tetapi, yang lebih penting adalah pesan psikologis kepada pemain bahwa performa di liga benar-benar diperhatikan.

“Menurut saya, memiliki komitmen terhadap liga domestik di sini adalah fondasi masa depan kita. Dan yang terpenting adalah, pertama, saya menonton langsung,” kata John Herdman.

“Karena kalau pelatih timnas tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain-pemain lokal,” sambungnya. Pernyataan itu menegaskan filosofi seleksi berbasis kinerja, bukan reputasi semata.

2 dari 2 halaman

Liga Lokal sebagai Jalan ke Tim Nasional

Liga Lokal sebagai Jalan ke Tim Nasional

Borneo FC. (c) dok.Ileague.id

Herdman menaruh perhatian khusus pada Liga 1 sebagai wadah utama pengembangan pemain. Ia menilai liga profesional yang kompetitif akan mempercepat kematangan talenta lokal.

Salah satu pemain yang masuk dalam radar pelatih berusia 50 tahun itu adalah kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho. Penilaian tersebut diberikan berdasarkan konsistensi dan peran kepemimpinan di level klub.

“Dan kita punya pemain seperti Rizky Ridho yang tampil baik di liga tersebut dan mudah-mudahan dia bisa naik ke level berikutnya,” jelas John Herdman. Kalimat ini memperlihatkan jalur karier yang jelas dari klub menuju level internasional.

Perhatian Herdman juga mengarah kepada pemain muda di berbagai klub daerah. “Jadi, menurut saya, penting bagi para pemain muda kita, para pemain muda di Borneo FC, yang mendapatkan menit bermain, untuk tahu pelatih timnas memperhatikan mereka. Karena merekalah masa depan kita,” ujarnya.

Komitmen itu tidak berhenti pada stadion, tapi juga layar televisi. Namun, Herdman telah menyaksikan laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (11/1/2026) sebagai bagian dari pemantauan awal.

“Ya, tentu saja. Saya pikir kita harus mengakui dan menghargai liga profesional di sini,” ucap Herdman. “Saya sempat menonton El Clasico di TV beberapa malam lalu, yang merupakan pertandingan sangat panas dan penuh gairah, sebagaimana derby pada umumnya.”

Dengan pendekatan tersebut, Timnas Indonesia diharapkan tumbuh sejalan dengan kualitas liga domestik. Model ini menempatkan pemain lokal sebagai inti proyek jangka panjang yang berkelanjutan.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Rizki Hidayat, 14 Januari 2026