Gambaran Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman: Menyerang, Passing Cepat, dan Andalkan Speed

Gambaran Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman: Menyerang, Passing Cepat, dan Andalkan Speed
John Herdmand ketika masih melatih Timnas Kanada. (c) AP Photo

Bola.net - Publik sepak bola Indonesia kini menggantungkan harapan besar pada sosok John Herdman. Pelatih anyar Timnas Indonesia tersebut diharapkan mampu memulihkan kepercayaan diri Skuad Garuda sekaligus mengangkat kembali performa tim setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.

PSSI secara resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Juru taktik asal Inggris berusia 50 tahun itu memiliki reputasi kuat di level internasional, salah satunya berkat keberhasilannya membawa Timnas Kanada tampil kompetitif di Piala Dunia 2022.

Sesuai agenda, John Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026. Sehari setelahnya, PSSI akan menggelar konferensi pers untuk memperkenalkan Herdman secara resmi kepada publik dan media.

Menjelang kedatangannya, diskusi mengenai gaya bermain, filosofi kepelatihan, hingga pendekatan taktik Herdman mulai ramai dibicarakan. Salah satu pandangan datang dari pengamat sepak bola nasional, Binder Singh.

1 dari 3 halaman

Ahli Taktik dengan Sentuhan Psikologis

Ahli Taktik dengan Sentuhan Psikologis

Timnas Indonesia dalam laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (15/11/2024) (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Melalui kanal YouTube Bola Bung Binder, Binder Singh menilai John Herdman sebagai pelatih dengan kapasitas taktik yang sangat kuat. Penilaian tersebut, menurutnya, sejalan dengan berbagai analisis yang beredar dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya juga membaca dan mendengar begitu banyak analisa tentang John Herdman dan memang semua yang dinarasikan sesuai dengan apa yang saya jelaskan sebelumnya di salah satu konten dari channel YouTube Triple B, bahwa yang pertama dia adalah ahli taktik,” ujar Binder Singh.

Binder menjelaskan, Herdman dikenal cermat membaca karakter lawan dan mampu menyesuaikan pendekatan permainan. Di sisi lain, kekuatan mental pemain juga menjadi fokus utama dalam metode kepelatihannya.

“Artinya dia paham taktik apa yang perlu dia pilih sesuai dengan lawan yang akan dihadapi. Dan yang kedua bahwa dia adalah master motivator. Artinya dia bisa meningkatkan kepercayaan diri para pemain dengan narasi-narasi positif yang biasa dia berikan di ruang ganti,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Keseimbangan Pengalaman dan Energi Muda

Keseimbangan Pengalaman dan Energi Muda

PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai Kepala Pelatih baru Tim Nasional Putra Indonesia. (c) dok.Timnas Indonesia

Menurut Binder Singh, salah satu ciri khas John Herdman adalah kemampuannya meramu tim dengan kombinasi pemain senior dan junior. Pendekatan tersebut sebelumnya terbukti efektif saat ia menukangi Timnas Kanada.

“Dan yang ketiga bahwa dia sangat suka untuk menggabungkan para pemain senior dengan para pemain junior di timnya. Seperti yang dia lakukan di Timnas Kanada,” tutur Binder Singh.

Ia menambahkan, Herdman memiliki visi membangun tim dengan kekuatan fisik yang solid dan intensitas permainan tinggi.

“Dia ingin membentuk tim yang punya fisik yang kuat dan juga bisa bermain dengan yang namanya high tempo,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Fleksibel dalam Skema, Agresif dalam Eksekusi

Fleksibel dalam Skema, Agresif dalam Eksekusi

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bahrain. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Binder Singh juga menilai Herdman sebagai pelatih yang fleksibel, baik dalam taktik maupun formasi. Meski kerap identik dengan skema tiga bek tengah, filosofi menyerang tetap menjadi benang merah dalam permainannya.

“Sesuai juga seperti yang saya jelaskan sebelumnya dan juga sekarang banyak dinarasikan oleh akun-akun media sosial serta media digital, John Herdman adalah pelatih yang fleksibel,” kata Binder.

“Artinya bukan saja taktik yang bisa berubah, tetapi juga formasi. Dan walaupun dia sering memakai formasi tiga centerback, sejauh yang saya riset ketika dia melatih Timnas Kanada putra, permainannya itu selalu menyerang,” paparnya.

Namun, gaya menyerang Herdman bukan tanpa kontrol. Ia mengandalkan sirkulasi bola cepat dan kecermatan dalam memanfaatkan fase transisi.

“Bukan berarti mereka menyerang secara terbuka, tetapi menyerang dengan pertukaran passing yang cepat dan memanfaatkan momen transisi. Karena itu dia selalu ingin ada pemain yang matang dan juga pemain muda yang mengandalkan speed,” tutup Binder Singh.

Kini, publik menanti bagaimana seluruh gagasan tersebut akan diterjemahkan John Herdman di Timnas Indonesia. Harapan besar pun mengiringi langkah awal era baru Skuad Garuda.

Disadur dari: Bola.com/Choki Sihotang