
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 sementara harus rela tertahan oleh Korea Selatan (1-1). Derasnya hujan membuat lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tergenang air dan memaksa laga penentuan babak kualifikasi Grup G Piala AFC U-19 ini ditunda.
Gerimis yang membasahi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat kedua tim bermain lambat demi menghemat stamina. Sepuluh menit awal babak pertama, Indonesia sempat menebar dua kali ancaman melalui Ilham Udin Armayn. Sayang winger kanan Timnas U-19 ini kurng tenang dalam memaksimalkannya.
Hujan kian deras sat laga memasuki menit belasan. Indonesia yang terbiasa bermain bola datar sedikit kesulitan dan lengah di lini belakang.
Korsel memanfaatkan situasi tersebut dan mulai menekan Indonesia. Pada menit ke-14 mereka mendapaatkan peluang emas pertamanya ketika bola sepakan Hwang Hee Chan sudah mampu melewati Ravi Murdianto. Beruntung bagi Timnas U-19 masih ada M Fatchur Rahman yang membuang bola tersebut.
Barulah di pertengahan babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri mampu keluar dari tekanan dan kembali menciptakan beberapa peluang. Kemelut beberapa kali tercipta di kkotak penalti Korea, namun Zulfiandi, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh belum mampu menggetarkan jala gawang Korea.
Sepakan Evan Dimas di menit ke-30 akhirnya membawa Indonesia memimpin. Datang dari belakang, Evan langsung menyambar bola mendatar kiriman Ilham.
Namun, skor 1-0 tersebut hanya bertahan dua menit saja. Skor langsung berubah 1-1 ketika eksekusi penalti Seol Taesu mampu memperdaya Ravi. Penalti ini diberikan wasit Mohd Amirul Izwan yang menganggap Hansamu Yama melakukan pelanggaran kepada Kim Shin di kotak terlarang.
Penalti itu tak meruntuhkan semangat skuat Garuda Jaya. Bahkan di menit ke-38 Indonesia bisa saja kembali memimpin jika sambaran Mukhlis yang terbang menyongsong bola kiriman Evan tak meleset.
Genangan air di lapangan mau tak mau membuat wasit asal Malaysia ini memutuskan laga ditunda. Belum ada penjelasan resmi sampai kapan laga yang terhenti di menit ke-40 ini akan dilangsungkan kembali. [initial]
(fjr/pra)
Gerimis yang membasahi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat kedua tim bermain lambat demi menghemat stamina. Sepuluh menit awal babak pertama, Indonesia sempat menebar dua kali ancaman melalui Ilham Udin Armayn. Sayang winger kanan Timnas U-19 ini kurng tenang dalam memaksimalkannya.
Hujan kian deras sat laga memasuki menit belasan. Indonesia yang terbiasa bermain bola datar sedikit kesulitan dan lengah di lini belakang.
Korsel memanfaatkan situasi tersebut dan mulai menekan Indonesia. Pada menit ke-14 mereka mendapaatkan peluang emas pertamanya ketika bola sepakan Hwang Hee Chan sudah mampu melewati Ravi Murdianto. Beruntung bagi Timnas U-19 masih ada M Fatchur Rahman yang membuang bola tersebut.
Barulah di pertengahan babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri mampu keluar dari tekanan dan kembali menciptakan beberapa peluang. Kemelut beberapa kali tercipta di kkotak penalti Korea, namun Zulfiandi, Maldini dan Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh belum mampu menggetarkan jala gawang Korea.
Sepakan Evan Dimas di menit ke-30 akhirnya membawa Indonesia memimpin. Datang dari belakang, Evan langsung menyambar bola mendatar kiriman Ilham.
Namun, skor 1-0 tersebut hanya bertahan dua menit saja. Skor langsung berubah 1-1 ketika eksekusi penalti Seol Taesu mampu memperdaya Ravi. Penalti ini diberikan wasit Mohd Amirul Izwan yang menganggap Hansamu Yama melakukan pelanggaran kepada Kim Shin di kotak terlarang.
Penalti itu tak meruntuhkan semangat skuat Garuda Jaya. Bahkan di menit ke-38 Indonesia bisa saja kembali memimpin jika sambaran Mukhlis yang terbang menyongsong bola kiriman Evan tak meleset.
Genangan air di lapangan mau tak mau membuat wasit asal Malaysia ini memutuskan laga ditunda. Belum ada penjelasan resmi sampai kapan laga yang terhenti di menit ke-40 ini akan dilangsungkan kembali. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:46Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:42Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:37Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:32Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
tim nasional 29 Oktober 2026 17:12Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:11Prabowo Tekankan Kedaulatan di UU Satu Data Indonesia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385874/original/009652400_1793275898-Screenshot_20261029_183025_Instagram.jpg)
