
Bola.net - Bob Hippy bersikeras bahwa Nilmaizar harus tetap dipertahankan sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia. Menurut Anggota Komite Eksekutif PSSI ini, Nil tidak menangani Timnas Indonesia dalam kondisi normal, sehingga tidak bisa begitu saja diganti.
"Sekarang apa alasan mengganti Nil? Prestasinya?" tanya Bob dengan nada tinggi, ketika dihubungi Bola.net, Kamis (07/02).
Lebih lanjut, Bob menyebut bahwa Nil merupakan korban dari kondisi yang ada saat ini. Karena kondisi sepakbola Indonesia tidak kondusif, Nil tidak bisa memiliki skuad yang bagus.
"Harus dilihat dulu alasan di balik itu. Jangan asal main ganti. Saat Nil pegang timnas, kompetisi nggak ada. Banyak pemain yang dipanggil nggak datang. Datang pun ada yang tak sesuai jadwal. Jadi dilihat dulu di mana masalahnya," tegas pria yang juga mantan penggawa Timnas Indonesia ini.
"Kalau kita punya pemain-pemain seperti di Spanyol, dan hasil kita masih jelek, ya saya tiap hari ganti pelatih juga nggak apa-apa," dia menambahkan.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengumumkan bahwa Luis Manuel Blanco adalah Pelatih Kepala Timnas Indonesia yang baru. Pelatih asal Argentina ini diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia bisa lebih berprestasi di ajang Pra Piala Asia dan SEA Games 2013.
Menanggapi penunjukan ini, Bob mengaku bahwa Komite Eksekutif PSSI sama sekali tidak diajak bicara. Bob menyebut bahwa Djohar hanya sempat berkata bahwa Blanco merupakan kesepakatan antara kepala pemerintahan Indonesia dan Argentina.
"Namun hanya itu yang saya tahu. Tidak ada pembicaraan lebih lanjut. Data-data tentang Blanco tidak ada di sekretariat. Bahkan wajahnya saja saya baru tahu," papar Bob.
"Harusnya kan dijelaskan dahulu mengenai data-data Blanco. Apalagi, untuk menunjuk pelatih timnas harus melalui rapat Exco," pria yang merupakan Koordinator Timnas Indonesia ini menandaskan. (den/dzi)
"Sekarang apa alasan mengganti Nil? Prestasinya?" tanya Bob dengan nada tinggi, ketika dihubungi Bola.net, Kamis (07/02).
Lebih lanjut, Bob menyebut bahwa Nil merupakan korban dari kondisi yang ada saat ini. Karena kondisi sepakbola Indonesia tidak kondusif, Nil tidak bisa memiliki skuad yang bagus.
"Harus dilihat dulu alasan di balik itu. Jangan asal main ganti. Saat Nil pegang timnas, kompetisi nggak ada. Banyak pemain yang dipanggil nggak datang. Datang pun ada yang tak sesuai jadwal. Jadi dilihat dulu di mana masalahnya," tegas pria yang juga mantan penggawa Timnas Indonesia ini.
"Kalau kita punya pemain-pemain seperti di Spanyol, dan hasil kita masih jelek, ya saya tiap hari ganti pelatih juga nggak apa-apa," dia menambahkan.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengumumkan bahwa Luis Manuel Blanco adalah Pelatih Kepala Timnas Indonesia yang baru. Pelatih asal Argentina ini diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia bisa lebih berprestasi di ajang Pra Piala Asia dan SEA Games 2013.
Menanggapi penunjukan ini, Bob mengaku bahwa Komite Eksekutif PSSI sama sekali tidak diajak bicara. Bob menyebut bahwa Djohar hanya sempat berkata bahwa Blanco merupakan kesepakatan antara kepala pemerintahan Indonesia dan Argentina.
"Namun hanya itu yang saya tahu. Tidak ada pembicaraan lebih lanjut. Data-data tentang Blanco tidak ada di sekretariat. Bahkan wajahnya saja saya baru tahu," papar Bob.
"Harusnya kan dijelaskan dahulu mengenai data-data Blanco. Apalagi, untuk menunjuk pelatih timnas harus melalui rapat Exco," pria yang merupakan Koordinator Timnas Indonesia ini menandaskan. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Juli 2026 18:12Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
-
Bola Indonesia 16 Juli 2026 13:30Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
LATEST UPDATE
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 17:22Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 17:50Keraton Surakarta Direvitalisasi Besar-besaran, 13 Titik Dibangun Ulang
-
Liputan6 21 Juli 2026 17:19Penjelasan Istana soal Rencana Prabowo Pangkas Anggaran TNI-Polri
-
Liputan6 21 Juli 2026 17:01Prabowo Segera Teken Keppres Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah
-
Liputan6 21 Juli 2026 16:58KPK: Bupati Lombok Barat Terima Rp 10,8 M dari Pengaturan Proyek
-
Liputan6 21 Juli 2026 16:53Prabowo Teken Keppres Jampidsus Baru dalam Satu-Dua Hari
-
Liputan6 21 Juli 2026 16:47KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Suap hingga Gratifikasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303417/original/016104100_1784631027-IMG-20260721-WA0017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303377/original/015084600_1784627917-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_16.47.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
