Jomplang Banget! Nilai Pasar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Tembus 50 Kali Lipat Jelang FIFA Series 2026

Jomplang Banget! Nilai Pasar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Tembus 50 Kali Lipat Jelang FIFA Series 2026
Aksi Kevin Diks melepas lemparan ke dalam pada laga Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026. Laga digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB.

Duel ini bukan hanya soal taktik. Ada fakta menarik dari sisi nilai pasar kedua tim yang sangat mencolok.

Berdasarkan data Transfermarkt, selisih nilai pasar kedua tim sangat jauh. Timnas Indonesia unggul telak dalam aspek ini.

Skuad Garuda memiliki total nilai pasar Rp567,95 miliar. Angka tersebut menunjukkan kualitas individu pemain yang terus meningkat.

Sementara itu, Saint Kitts and Nevis hanya memiliki nilai pasar Rp9,99 miliar. Perbedaan ini menjadi salah satu yang paling ekstrem di level internasional.

Indonesia Unggul Jauh, Bahkan Satu Pemain Lebih Mahal dari Satu Tim

Indonesia Unggul Jauh, Bahkan Satu Pemain Lebih Mahal dari Satu Tim

Starting XI Timnas Indonesia saat memainkan laga uji coba lawan Chinesse Taipei pada FIFA Matchday edisi September 2025 (c) Abdul Aziz

Selisih nilai pasar kedua tim mencapai lebih dari 50 kali lipat. Ini menjadi indikator kekuatan di atas kertas.

Menariknya, satu pemain Indonesia memiliki nilai pasar lebih tinggi dari seluruh skuad lawan. Ragnar Oratmangoen menjadi sosok tersebut.

Penyerang FCV Dender itu memiliki nilai pasar Rp10,43 miliar. Nilainya melampaui total skuad Saint Kitts and Nevis.

Fakta ini menunjukkan kedalaman kualitas pemain Indonesia. Tidak hanya di level tim, tetapi juga secara individu.

Bintang Kedua Tim: Idzes Dominan, Sawyers Andalkan Pengalaman

Bintang Kedua Tim: Idzes Dominan, Sawyers Andalkan Pengalaman

Jay Idzes mengadang Zeki Celik di laga AS Roma vs Sassuolo, Minggu (11/01/2026). (c) AP Photo/Andrew Medichini

Di kubu Indonesia, Jay Idzes menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi. Bek Sassuolo itu memiliki valuasi Rp173,82 miliar.

Kevin Diks berada di posisi kedua. Pemain Borussia Monchengladbach tersebut memiliki nilai pasar Rp86,91 miliar.

Di sisi lawan, Tyrese Shade menjadi pemain termahal. Nilai pasarnya mencapai Rp3,91 miliar saat bermain untuk Burton Albion.

Romaine Sawyers berada di bawahnya. Meski kini tanpa klub, ia punya pengalaman besar di sepak bola Inggris.

Nilai Pasar Bukan Segalanya, Tapi Jadi Indikator Kualitas

Nilai Pasar Bukan Segalanya, Tapi Jadi Indikator Kualitas

FIFA Series 2026 di Indonesia. (c) Bola.net

Perbedaan nilai pasar memang signifikan. Namun, hasil di lapangan tidak selalu mengikuti angka tersebut.

Pengalaman pemain seperti Sawyers tetap bisa jadi ancaman. Ia pernah bermain di level tinggi bersama Stoke City dan West Brom.

Di sisi lain, Indonesia punya momentum positif. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman menjadi kekuatan utama.

Dengan selisih nilai pasar yang besar, Indonesia jelas diunggulkan. Namun, FIFA Series tetap menjadi ajang pembuktian sesungguhnya di lapangan.

Sumber: Transfermarkt