Mengapa John Herdman Sosok yang Ideal Menangani Timnas Indonesia? Ini Alasannya

Mengapa John Herdman Sosok yang Ideal Menangani Timnas Indonesia? Ini Alasannya
John Herdman ketika masih melatih Timnas Kanada di Piala Dunia 2022. (c) AP Photo/Hassan Ammar

Bola.net - PSSI resmi mengangkat John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia di hari pertama tahun baru 2026. Pemilihan pelatih asal Inggris ini terasa menarik mengingat ia memiliki reputasi membangun timnas dari nol hingga mampu bersaing di level internasional.

Kini dia diberi target yang tak mudah. Herdman harus bisa membawa Timnas Indonesia kembali tampil kompetitif dan disegani khususnya di kawasan Asia.

Isu yang mengaitkan John Herdman dengan kursi pelatih Timnas Indonesia sebenarnya telah berembus sejak beberapa waktu lalu. Sorotan kian menguat setelah muncul laporan bahwa Herdman menepis sejumlah tawaran dari negara lain demi proyek jangka panjang bersama Indonesia.

Keputusan itu dipandang sebagai sinyal kuat ketertarikan Herdman terhadap potensi dan visi sepak bola Indonesia. Ia disebut melihat fondasi yang sedang dibangun sebagai peluang besar untuk menciptakan perubahan nyata.

Menurut analisis Football Tribe Asia pada 19 Desember 2025, pendekatan dan profil Herdman dinilai sangat sejalan dengan arah pengembangan Timnas Indonesia. Mulai dari pembinaan mental, pembentukan struktur permainan, hingga pembangunan identitas tim dalam kompetisi internasional.

1 dari 3 halaman

Prestasi Herdman Bersama Timnas Kanada

Prestasi Herdman Bersama Timnas Kanada

John Herdmand ketika masih melatih Timnas Kanada. (c) AP Photo

Nama John Herdman melambung berkat kiprahnya bersama Timnas Kanada senior pada periode 2018 hingga 2023. Dalam rentang waktu tersebut, ia memimpin Kanada dalam 58 pertandingan dengan rata-rata raihan 1,98 poin per laga.

Puncak pencapaiannya adalah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Keberhasilan itu mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun dan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Kanada di level dunia.

Di bawah arahan Herdman, Kanada berkembang menjadi tim dengan identitas kuat. Mereka tampil agresif, berani menekan, dan sulit ditaklukkan, bahkan saat menghadapi kekuatan mapan di zona CONCACAF.

2 dari 3 halaman

Bersinar di Level Internasional

Bersinar di Level Internasional

PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai Kepala Pelatih baru Tim Nasional Putra Indonesia. (c) dok.Timnas Indonesia

Catatan Herdman memang tidak seimpresif itu ketika menangani Toronto FC di Major League Soccer. Dari 46 pertandingan, ia hanya mencatatkan rata-rata 1,20 poin per laga.

Namun, perbedaan tersebut justru mempertegas keunggulan Herdman sebagai pelatih tim nasional. Ia dinilai lebih efektif dalam format turnamen dan proyek jangka menengah, di mana pembangunan mental dan identitas tim menjadi faktor utama.

Pengalaman inilah yang membuat PSSI yakin Herdman merupakan sosok ideal untuk memimpin Timnas Indonesia, terutama menghadapi agenda internasional yang menuntut konsistensi dan ketahanan mental.

3 dari 3 halaman

Nilai Plus John Herdman

Nilai Plus John Herdman

PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. (c) dok.PSSI

Salah satu kelebihan utama John Herdman adalah fleksibilitas taktik. Ia tidak terpaku pada satu skema baku, melainkan menyesuaikan pendekatan permainan dengan karakter pemain dan kekuatan lawan.

Saat menangani Kanada, Herdman kerap menggunakan formasi 3-4-3 atau 3-4-2-1. Skema tersebut dirancang untuk memaksimalkan peran pemain sayap serta menciptakan tekanan tinggi dengan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Dalam situasi tertentu, ia juga tak ragu beralih ke formasi yang lebih defensif seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1. Pendekatan ini membuat timnya tetap solid saat bertahan, namun tetap berbahaya ketika melancarkan serangan balik.

Kombinasi disiplin, tempo tinggi, dan serangan vertikal menjadi ciri khas Herdman. Filosofi tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini, terutama dalam membangun tim yang kompetitif, berani, dan memiliki identitas jelas di kancah Asia.

Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani
Published: 03/01/2026