
Kemenangan Malaysia atas Indonesia sebenarnya dimulai dengan penampilan yang buruk. Bahkan gawang Muhammad Azri sempat dibobol lebih dulu melalui gol cepat Egy Maulana Vikri.
"Kita memulai dengan gugup karena seperti yang saya bilang kemarin kita memiliki beberapa pemain yang belum pernah bermain di stadion yang ramai," ungkap Pelatih Timnas U-19 Malaysia, Bojan Hodak.
"Itulah salah satu alasan kita memulai pertandingan dengan buruk," tegas mantan pelatih Kelantan FA ini.
Untungnya selang beberapa menit, Malaysia mampu menyamakan kedudukan. Namun setelahnya, tim dari Negeri Jiran ini kembali bermain di bawah tekanan Indonesia karena terus digempur oleh Egy Maulana Vikri cs.
"Babak kedua kita sudah kelelahan dan menurun sehingga kita tidak punya ruang untuk menyerang, kita sangat jauh dari Indonesia," tambahnya.
Namun, Malaysia masih bisa bertahan dari gempuran pemain Indonesia dan memaksa laga dilanjutkan dengan drama adu penalti. Karena dalam 2 x 45 menit kedua tim bermain dengan kedudukan imbang 1 - 1.
Lantas menurut pelatih asal Kroasia ini, drama adu penalti justru menguntungkan tim Malaysia karena para penggawa Garuda Nusantara dinilai berada di bawah tekanan.
"Saya yakin pemain Indonesia berada di bawah tekanan karena tingginya ekspektasi terhadap mereka," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:47 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:09
MOST VIEWED
- Bek Premier League Blak-blakan soal Kans Membela Timnas Indonesia: Sangat Senang Mereka Ingin Saya, tapi...
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478700/original/061728400_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478812/original/086450500_1768927581-3.jpg)
