
Kemenangan Malaysia atas Indonesia sebenarnya dimulai dengan penampilan yang buruk. Bahkan gawang Muhammad Azri sempat dibobol lebih dulu melalui gol cepat Egy Maulana Vikri.
"Kita memulai dengan gugup karena seperti yang saya bilang kemarin kita memiliki beberapa pemain yang belum pernah bermain di stadion yang ramai," ungkap Pelatih Timnas U-19 Malaysia, Bojan Hodak.
"Itulah salah satu alasan kita memulai pertandingan dengan buruk," tegas mantan pelatih Kelantan FA ini.
Untungnya selang beberapa menit, Malaysia mampu menyamakan kedudukan. Namun setelahnya, tim dari Negeri Jiran ini kembali bermain di bawah tekanan Indonesia karena terus digempur oleh Egy Maulana Vikri cs.
"Babak kedua kita sudah kelelahan dan menurun sehingga kita tidak punya ruang untuk menyerang, kita sangat jauh dari Indonesia," tambahnya.
Namun, Malaysia masih bisa bertahan dari gempuran pemain Indonesia dan memaksa laga dilanjutkan dengan drama adu penalti. Karena dalam 2 x 45 menit kedua tim bermain dengan kedudukan imbang 1 - 1.
Lantas menurut pelatih asal Kroasia ini, drama adu penalti justru menguntungkan tim Malaysia karena para penggawa Garuda Nusantara dinilai berada di bawah tekanan.
"Saya yakin pemain Indonesia berada di bawah tekanan karena tingginya ekspektasi terhadap mereka," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:05 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 04:58 -
Asia 8 Maret 2026 04:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:02 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487427/original/084822600_1769664735-Screenshot_2026-01-29_122027.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524190/original/093158000_1772919228-Vidi_Aldiano.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)

