
Bola.net - Dua pemain Diklat Persib Bandung lolos seleksi program Garuda Select jilid ketiga yang rencananya akan digelar di Inggris dan Jerman pada 20 November 2020 - Mei 2021. Mereka adalah Kakang Rudianto dan Ridwan Ansori.
Selain Kakang dan Ridwan, ada tiga pemain Diklat Persib lainnya yang sebelumnya juga ikut seleksi. Mereka adalah David Seta Rangga, Syarif Slamet Hidayat, dan Satria Febrian Putra Prianya.
Kendati yang lolos hanya dua, namun pelatih Diklat Persib, Imam Nurjaman tetap bangga. Terlebih, seleksi pemain untuk program Garuda Select edisi ketiga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 29 Oktober - 3 November lalu diikuti ratusan pesepakbola muda di Tanah Air.
"Tahun ini sebenarnya harapan saya bisa kirim empat, tapi persaingan sangat ketat. Alhamdulillah inilah pemain pilihan terbaik. Selamat untuk Kakang dan Ridwan. Semoga kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk menjadi pemain yang lebih berkembang," ujar Imam, disadur dari laman klub.
Jumlah pemain Persib yang lolos program Garuda Select edisi terbaru berkurang dibandingkan musim-musim sebelumnya. Ketika angkatan pertama, ada empat nama yang masuk yakni Ahludz Dzikri Fikri, Yadi Mulyadi, Muhammad Fajar Fathur Rachman Persib, dan Amanar Abdillah. Sementara untuk jilid kedua, ada tiga yaitu Erlangga Setyo, Kakang Rudianto, dan Ferdiansyah.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Dukung Terobosan PSSI dan Mola TV

Untuk program Garuda Select jilid ketiga, PSSI dan Mola TV berencana melakukan terobosan dengan melibatkan pemain dari Italia, Afrika, dan Amerika. Tujuannya agar para pemain dapat berbaur dengan lingkungan sekitar selama berada di Eropa, dan tak hanya bergaul dengan sesama pemain dari Indonesia.
Terobosan tersebut ditanggapi positif oleh Imam. Sebab, akan membantu pemain untuk beradaptasi dengan lingkungan, dan menambah wawasan di luar sepak bola.
"Saya mendukung keterlibatan pemain asing. Ini hal bagus buat Ridwan dan Kakang setidaknya untuk tahu kebudayaan pemain asing, baik dari Eropa atau mana pun. Sehingga mereka tahu harus berbuat apa ketika ada tim luar negeri yang tertarik," imbuh Imam.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bek Persib Gabung Timnas Indonesia U-19 Dahulu, Baru Ikut Garuda Select ke Inggris
- Lolos Seleksi Garuda Select 3, Ini Pesan Bos PSIS untuk Ridho Syuhada
- Bhayangkara FC Bangga 3 Pemainnya Terpilih Masuk Garuda Select Jilid Ketiga
- Garuda Select Jilid Ketiga Akan Berguru ke Jerman
- Daftar 21 Pemain Garuda Select Angkatan Ketiga, Ada Youngster Persib
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

