
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-14, Maman Suryaman, tengah mengikuti kursus kepelatihan di Vietnam. Rencananya, mantan pelatih Persija Jakarta tersebut, akan mengikuti kursus mulai 27 Agustus hingga 2 pekan ke depan.
Maman menuturkan, kegiatannya tersebut merupakan bagian dari rencana membangun Timnas yang tangguh di kelompok usia. Dikatakannya lagi, PSSI tetap harus serius dalam menjalankan program pembinaan usia muda yang selama ini masih minim.
"Di level Asia, harus diakui jika kita tertinggal. Padahal, pembinaan pesepakbola usia muda merupakan kunci sukses terhadap perkembangan prestasi sepakbola sebuah negara. Karena itu, saya berusaha meningkatkan kemampuan agar nantinya bisa segara diterapkan," terang mantan pemain Timnas era 80-an tersebut.
Lebih jauh dijelaskan Maman, kendala yang kerap dihadapi dalam pembinaan usia muda adalah faktor kesabaran. Sebab diperlukan waktu yang tidak sebentar. Apalagi, diperlukan bantuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang rumit.
"Pengelolaan dan kepelatihan sepakbola sudah sangat berkembang. Bahkan, negara-negara yang sepak bolanya sudah maju, tetap menggunakan bantuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kita harus berusaha cepat agar tidak semakin tertinggal. Indonesia harus mengikuti perkembangan tersebut dan benar-benar mengaplikasikannya di Indonesia," tutur mantan asisten Persiraja tersebut.
Di AFC Cup, Kinabalu, Malaysia, 30 Mei - 3 Juni tersebut, Maman sukses mempersembahkan prestasi. Diikuti 12 negara ASEAN, skuad Maman berhasil meraih 5 kali kemenangan, 3 seri dan 1 kekalahan. Indonesia hanya kebobolan 2 gol, namun mencetak 12 gol dalam sembilan pertandingan. Di peringkat kedua ditempati Thailand, Malaysia diposisi ketiga, Timor Leste keempat, dan Australia kelima.
"Kita tidak boleh tertinggal dari negara Asia Tenggara lainnya dalam urusan membangun Timnas khususnya di usia dini. Kita harus mengincar Olimpiade dan Piala Dunia U-17 dan U-20," tutupnya. (esa/end)
Maman menuturkan, kegiatannya tersebut merupakan bagian dari rencana membangun Timnas yang tangguh di kelompok usia. Dikatakannya lagi, PSSI tetap harus serius dalam menjalankan program pembinaan usia muda yang selama ini masih minim.
"Di level Asia, harus diakui jika kita tertinggal. Padahal, pembinaan pesepakbola usia muda merupakan kunci sukses terhadap perkembangan prestasi sepakbola sebuah negara. Karena itu, saya berusaha meningkatkan kemampuan agar nantinya bisa segara diterapkan," terang mantan pemain Timnas era 80-an tersebut.
Lebih jauh dijelaskan Maman, kendala yang kerap dihadapi dalam pembinaan usia muda adalah faktor kesabaran. Sebab diperlukan waktu yang tidak sebentar. Apalagi, diperlukan bantuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang rumit.
"Pengelolaan dan kepelatihan sepakbola sudah sangat berkembang. Bahkan, negara-negara yang sepak bolanya sudah maju, tetap menggunakan bantuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kita harus berusaha cepat agar tidak semakin tertinggal. Indonesia harus mengikuti perkembangan tersebut dan benar-benar mengaplikasikannya di Indonesia," tutur mantan asisten Persiraja tersebut.
Di AFC Cup, Kinabalu, Malaysia, 30 Mei - 3 Juni tersebut, Maman sukses mempersembahkan prestasi. Diikuti 12 negara ASEAN, skuad Maman berhasil meraih 5 kali kemenangan, 3 seri dan 1 kekalahan. Indonesia hanya kebobolan 2 gol, namun mencetak 12 gol dalam sembilan pertandingan. Di peringkat kedua ditempati Thailand, Malaysia diposisi ketiga, Timor Leste keempat, dan Australia kelima.
"Kita tidak boleh tertinggal dari negara Asia Tenggara lainnya dalam urusan membangun Timnas khususnya di usia dini. Kita harus mengincar Olimpiade dan Piala Dunia U-17 dan U-20," tutupnya. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Januari 2026 17:31Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:47 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:09
MOST VIEWED
- Bek Premier League Blak-blakan soal Kans Membela Timnas Indonesia: Sangat Senang Mereka Ingin Saya, tapi...
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478700/original/061728400_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478812/original/086450500_1768927581-3.jpg)
