FOLLOW US:


Prediksi Jalannya Laga Kamboja vs Indonesia

09-12-2013 12:26

 | Andik Vermansah

Prediksi Jalannya Laga Kamboja vs Indonesia
Bola.netBola.net - Laga melawan Kamboja menjadi perdana bagi Indonesia di ajang SEA Games. Namun bagi Kamboja ini menjadi yang kedua setelah pada laga perdana dipaksa takluk 3-0 dari Myanmar.

Pada laga sore hari nanti, Indonesia diuntungkan dari segi fisik karena pemainnya lebih bugar. Selain itu, Indonesia berkesempatan untuk mengintip pola permainan Kamboja saat dilibas Myanmar 3-0.

Bagaimana prediksi jalannya laga dengan mengacu kepada fakta beserta catatan terakhir kedua tim. Berikut Bola.net berikan ulasan singkatnya.

1 dari 6

Adu Kreativitas Sektor Sayap

Adu Kreativitas Sektor Sayap
Baik Indonesia maupun Kamboja adalah tim yang kerap mengandalkan serangan dari sektor sayap. Jika Andik Vermansah dan Bayu Gatra andalan Indonesia, maka Kamboja memiliki Kyi Lin dan David Htan.

Bedanya kedua sayap Indonesia lebih terorganisasi dalam menyerang dan juga lebih bervariasi. Andik dan Bayu Gatra tak hanya bertugas memberikan umpan silang, tetapi juga mencari celah untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Sementara Kamboja terlalu pakem pada permainan umpan bola-bola panjang. Akibatnya pola permainan mereka menjadi mudah ditebak dan diantisipasi lawan.
2 dari 6

Konsentrasi Lini Belakang

Konsentrasi Lini Belakang
Dengan pola permainan yang mengandalkan kedua sayap, pertahanan kedua tim akan terkonsentrasi kepada kedua bek sayap. Peran kedua sayap menjadi sentral untuk bisa meredam tusukan maupun mencegah gelandang lawan melepas umpang.

Indonesia memiliki dua bek sayap yang kerap menjadi andalan untuk menjaga area pertanahan serta menyisir area lawan, Diego Michiels menampilkan permainan konsisten menjaga sektor kiri ketika tampil di ajang yang sama, dua tahun lalu. Sementara Alfin Tuasalamony sudah terbiasa menghadapi permainan cepat pemain sayap lawan ketika bermain di Belgia.

Sementara bagi Kamboja, lini belakang kurang handal mengantisipasi permainan cepat dengan umpan pendek lawan. Hal ini terlihat kala menghadapi Myanmar, Sabtu (07/12) kemarin.
3 dari 6

Duel Lini Tengah

Duel Lini Tengah
Lini tengah Kamboja memiliki gelandang apik dalam diri Bin Chantha Thearry. Posturnya ideal dan passingnya juga cukup akurat, namun sayangnya tak ada tandem ideal bagi Bin Chantha di lini tengah. Akibatnya, Kamboja tak bisa terlalu banyak membangun serangan menggunakan variasi umpan pendek.

Sedangkan di Indonesia, dua gelandang yang di depan bek memiliki peran ganda. Selain bertugas sebagai jangkar untuk membantu pertahanan, keduanya juga menjadi mendapat tugas mengawali serangan. Selama ini, Dedi Kusnandar dan Rizky Pelu melakoni tugassnya dengan baik, tangguh saat bertahan, bereaksi cepat ketika tim melakukan skema counter attack.
4 dari 6

Adu Penyelamatan

Adu Penyelamatan
Kualitas Kurnia Meiga di bawah mistar gawang tak perlu diragukan lagi. Meiga memiliki banyak jam terbang di laga International baik bersama timnas U-23 maupun timnas senior. Namun untuk ajang ini, kiper Arema Cronous ini masih belum teruji.

Berbeda dengan Meiga, penjaga gawang Kamboja, Sou Yaty sudah jatuh bangun menyelamatkan gawangnya saat melawan Myanmar. Kamboja bisa menelan kekalahan yang lebih telak jika bukan karena aksi gemilang Sou Yaty. Total sudah 4 kali penyelamatan, 1 intersep dan 2 clearance dilakukan Sou saat dalam upayanya menyelamatkan gawang Kamboja.
5 dari 6

Adu Tajam Lini Depan

Adu Tajam Lini Depan
Lini depan Indonesia memang menjadi titik yang paling sulit berkembang semenjak Rahmad Darmawan (RD) ditunjuk kembali menangani Timnas U-23. Ini pula yang dikeluhkan oleh RD dalam beberapa kesempatan.

Menurut RD, timnas saat ini minim striker opurtunis. Dari 19 laga uji coba yang dilakoni, kontribusi gol dari barisan striker terbilang minim. Kali ini RD juga hanya membawa dua striker, Fandi Eko Utomo dan Yandi Sofyan. Fandi beberapa kali bermain sebagai false 9, sementara Yandi kerap dimainkan sebagai striker murni.

Kualitas dua striker timnas di ajang SEA Games 2013 ini diprediksi tidak sehebat Titus Bonai dan Patrich Wanggai. Dengan demikian besar kemungkinan RD akan mengandalkan kontribusi pemain dari lini kedua seperti Dendi Santoso, Yohanes Pahabol, atau Andik Vermansah.

Untuk Kamboja, Chhin Chhoeun menjadi pemain yang patut diwaspadai. Sprint cepat dengan dribel akurat memberikan kesulitan tersendiri bagi barisan pertahanan Myanmar di laga Sabtu (07/12) lalu. Pada laga itu juga, Chhin melepaskan 3 tendangan dengan 2 di antaranya mengarah kepada gawang lawan.
6 dari 6

Hasil Akhir

Hasil Akhir
Sejauh ini, skuat Garuda Muda terus menunjukkan perkembangan positif, terutama setelah tampil di dua ajang pemanasan, Islamic Solidarity Games dan turnamen mini MNC Cup. Anak asuh Rahmad Darmawan ini juga semakin padu kala tampil jauh dari tanah air seperti saat melakukan dua kali uji coba di Hong Kong.

Kondisi fisik, sejarah dan juga kekuatan tim berpihak kepada Indonesia. Jika mampu memaksimalkan semuanya itu, Indonesia diperkirakan mampu setidaknya menang dengan skor 2-0.