FOLLOW US:


Prediksi Uni Emirat Arab vs Indonesia 10 Oktober 2019

10-10-2019 09:30

 | Gia Yuda Pradana

Prediksi Uni Emirat Arab vs Indonesia 10 Oktober 2019
Timnas Indonesia © Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Dalam dua pertandingan pertama, di kandang sendiri, Timnas Indonesia selalu kalah. Tim Garuda ditekuk Malaysia dan Thailand. Di pertandingan ketiga, sudah menunggu lawan yang tak kalah berat, Uni Emirat Arab.

Timnas Indonesia akan menghadapi Uni Emirat Arab (UEA). Ini adalah matchday 3 Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Laga ini akan digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019).

Timnas Indonesia mencoba mematahkan misi yang mustahil ketika menantang UEA.

Untuk laga ini, Timnas Indonesia berkekuatan 26 pemain. Pelatih Simon McMenemy membuat perubahan dengan mengganti 11 pemain ketika kalah 2-3 dari Malaysia dan 0-3 dari Thailand dengan 12 wajah berbeda.

McMenemy masih mengandalkan muka-muka lama seperti Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, Evan Dimas, dan Alberto Goncalves. Wajah-wajah berbeda meliputi I Putu Gede Juni Antara, Bayu Pradana, dan Riko Simanjuntak bakal menambah kedalaman tim.

1 dari 3

Tantangan Berat

Tantangan Berat
Timnas Indonesia © Bola.com/M Iqbal Ichsan

"Tantangan yang besar bagi Timnas Indonesia menghadapi UEA dengan markasnya. Tapi, kami percaya bisa menerima tantangan ini dengan baik," kata Simon McMenemy, pelatih Timnas Indonesia.

"Tentu butuh kerja keras untuk kami mendapatkan hasil positif. Kami akan melakukan yang terbaik dari kekuatan yang kami punya," tutur arsitek asal Skotlandia tersebut.

Saat ini, Timnas Indonesia masih terpuruk di posisi buncit Grup G. Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan dua kali menelan kekalahan dari Malaysia 2-3 dan 0-3 dari Thailand.

Sementara, UEA yang baru membukukan satu pertandingan, mampu bercokol di peringkat kedua. Omar Abdulrahman dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Malaysia 2-1 di kandang.

"Kami selalu mencoba berpikir positif dengan apa yang kami miliki dan memastikan punya senjata untuk melawan UEA. Kami harus fokus dan hati-hati saat bermain. UEA punya pelatih Bert van Marwijk dan pelatih yang bagus. Kondisi pemain juga bagus dan ada perkembangan positif setiap harinya," imbuh McMenemy.

Di sisi lain, Bert van Marwijk, yang punya segudang pengalaman, tak mau meremehkan Timnas Indonesia. Simak pernyataan mantan pelatih Timnas Belanda itu, berikut ini.

2 dari 3

Tak Meremehkan Lawan

Tak Meremehkan Lawan
Latihan Timnas Uni Emirat Arab © Bola.com/Dok. UAE FA

Pelatih UEA, Bert van Marwijk, masih menghargai kualitas Timnas Indonesia. Juru racik asal Belanda tersebut menolak untuk meremehkan kubu lawan.

"Saya menghormati Timnas Indonesia dan tidak meremehkannya," imbuh Van Marwijk. "Saya mendengar pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy bahwa ia ingin menang dan itu merupakan keinginan yang wajar," tutur mantan pelatih Australia tersebut.

"Setiap pelatih datang untuk menang dan itu tidak menjadi soal. Tetapi itu tidak akan memengaruhi atau meningkatkan moral pemain saya," imbuh Van Marwijk.

Van Marwijk kembali memanggil Ahmed Khalil untuk melawan Timnas Indonesia. Pemain terbaik Asia 2015 itu sempat absen ketika menghadapi Malaysia.

"Kami akan bermain dengan gaya kami. Persiapan kami telah dimulai setelah berakhirnya laga menghadapi Malaysia. Saya melihat Timnas Indonesia tim yang bagus dan punya memiliki pemain istimewa," imbuh Van Marwijk.

3 dari 3

Perkiraan Susunan Pemain dan Prediksi

Perkiraan Susunan Pemain dan Prediksi
Suasana Konferensi Pers Uni Emirat Arab vs Indonesia © Dok PSSI

UEA (4-3-3): Khalid Elsa (k); Mohamed Al Menhali, Khalifa Alhammadi, Mohamed Omar Al Attas, Walid Abbas (b); Ahmed Barman, Jassim Salman, Omar Abdulrahman ; Khalil Al Hammadi, Ali Saleh (t); Ahmed Khalil (d).

Pelatih: Bert van Marwijk.

Indonesia (4-5-1): Andritany Ardhiyasa (k); I Putu Gede, Hansamu Yama, Yanto Basna, Ricky Fajrin (b); Zulfiandi, Bayu Pradana, Evan Dimas, Andik Vermansah, Stefano Lilipaly (t); Irfan Bachdim (d).

Pelatih: Simon McMenemy.

Prediksi: Uni Emirat Arab 55-45 Indonesia.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi

Published: 10 Oktober 2019