
Bola.net - Indonesia sukses memenuhi ambisinya untuk meraih kemenangan di laga pamungkas babak kualifikasi Piala Asia U-22 grup E. Dua gol Agung Supriyanto berhasil mengakhiri perlawanan keras The Young Lions, Singapura.
Indonesia mampu tampil mendominasi permainan di babak pertama. Terhitung ada tiga peluang matang yang mampu diciptakan oleh para pemain Indonesia., namun peluang demi peluang tersebut gagal membuahkan hasil karena penampilan cemerlang Syazwan di bawah mistar gawang Singapura.
Sementara Singapura lebih banyak menahan gempuran di lini belakang dan sesekali melakukan serangan melalui skema counter attack mengandalkan kecepatan Fareez di lini depan.
Meskipun terus menggempur pertahanan Singapura, namun hingga babak pertama usai skor masih imbang tanpa gol.
Agung Supriyanto dkk tak mengendurkan serangan di babak kedua. Sebuah peluang emas datang pada menit 58 untuk tim Indonesia saat Fandi Eko Utomo yang melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti mampu memberikan umpan kepada Bima Ragil. Sayang eksekusi Bima Ragil masih belum mampu memaksimalkannya menjadi sebuah gol.
Petaka bagi Singapura terjadi pada menit 64 saat sebuah pelanggaran Madhu Mohana kepada Agung Supriyanto di dalam kotak penalti berbuah tendangan penalti. Agung Supriyanto yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Enam menit berselang, Agung Supriyanto kembali menjadi momok pertahanan Singapura. Berawal dari sebuah serangan balik cepat, pemain PPSM KN Magelang tersebut sukses mengelabui barisan pertahanan Singapura sebelum menaklukkan Syazwan untuk kedua kalinya.
Fandi Eko Utomo kembali mendapatkan peluang pada menit 78. Berhasil merangsek ke kotak penalti Singapura, tendangan pemain PON Jatim tersebut masih menyamping tipis dari gawang Singapura.
Indonesia terus menggempur pertahanan Singapura di sisa waktu babak kedua. Sebuah insiden pada injury time yang melibatkan Agung Supriyanto dan salah seorang pemain Singapura. Akibat insiden tersebut, Agung harus meninggalkan lapangan terlebih dahulu akibat kartu merah yang diterimanya.
Selang beberapa menit kemudian, wasit Yaqoob Said Abdullah asal Oman pun mengakhiri pertandingan.
Dengan hasil tersebut maka Singapura gagal menemani Jepang untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-22. Dan posisinya di klasemen akhir grup E kualifikasi Piala Asia U-22 harus turun ke peringkat keempat.
Sementara hasil tersebut membawa tuan rumah Indonesia menempati peringkat 3 dengan raihan 9 poin dari 5 kali pertandingan.
Susunan pemain
Indonesia mampu tampil mendominasi permainan di babak pertama. Terhitung ada tiga peluang matang yang mampu diciptakan oleh para pemain Indonesia., namun peluang demi peluang tersebut gagal membuahkan hasil karena penampilan cemerlang Syazwan di bawah mistar gawang Singapura.
Sementara Singapura lebih banyak menahan gempuran di lini belakang dan sesekali melakukan serangan melalui skema counter attack mengandalkan kecepatan Fareez di lini depan.
Meskipun terus menggempur pertahanan Singapura, namun hingga babak pertama usai skor masih imbang tanpa gol.
Agung Supriyanto dkk tak mengendurkan serangan di babak kedua. Sebuah peluang emas datang pada menit 58 untuk tim Indonesia saat Fandi Eko Utomo yang melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti mampu memberikan umpan kepada Bima Ragil. Sayang eksekusi Bima Ragil masih belum mampu memaksimalkannya menjadi sebuah gol.
Petaka bagi Singapura terjadi pada menit 64 saat sebuah pelanggaran Madhu Mohana kepada Agung Supriyanto di dalam kotak penalti berbuah tendangan penalti. Agung Supriyanto yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Enam menit berselang, Agung Supriyanto kembali menjadi momok pertahanan Singapura. Berawal dari sebuah serangan balik cepat, pemain PPSM KN Magelang tersebut sukses mengelabui barisan pertahanan Singapura sebelum menaklukkan Syazwan untuk kedua kalinya.
Fandi Eko Utomo kembali mendapatkan peluang pada menit 78. Berhasil merangsek ke kotak penalti Singapura, tendangan pemain PON Jatim tersebut masih menyamping tipis dari gawang Singapura.
Indonesia terus menggempur pertahanan Singapura di sisa waktu babak kedua. Sebuah insiden pada injury time yang melibatkan Agung Supriyanto dan salah seorang pemain Singapura. Akibat insiden tersebut, Agung harus meninggalkan lapangan terlebih dahulu akibat kartu merah yang diterimanya.
Selang beberapa menit kemudian, wasit Yaqoob Said Abdullah asal Oman pun mengakhiri pertandingan.
Dengan hasil tersebut maka Singapura gagal menemani Jepang untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-22. Dan posisinya di klasemen akhir grup E kualifikasi Piala Asia U-22 harus turun ke peringkat keempat.
Sementara hasil tersebut membawa tuan rumah Indonesia menempati peringkat 3 dengan raihan 9 poin dari 5 kali pertandingan.
Susunan pemain
Indonesia (4-2-3-1): Ajisaka (GK); Dany Saputra, Syaiful Indra Cahya, Nurmufid Fastabiqul (C), Agus Nova; Rasyid Bakri, Syahroni; Bima Ragil Satria, Hendra Bayauw, Fandi Eko Utomo; Agung Supriyanto
Singapura (4-3-2-1): Muhammad Syazwan (GK); M.Raihan, Al Qaasyimi (C), Madhu M Mohana, Sheikh Abdul Hadi; Ali Hudzaifi, Safirul, Shamil; M Faris, M Aqhari; Fareez (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Januari 2026 17:31Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 00:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 00:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 00:22 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:19 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:09
MOST VIEWED
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- RESMI! Timnas Indonesia Melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts Nevis di FIFA Series Maret 2026
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

