
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 gagal meraih kemenangan saat melawan timnas Lebanon U-19. Bermain di Stadion Manahan Solo, Evan Dimas dkk hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Indra Sjafri kembali memainkan skuat terbaiknya. Nama-nama seperti Hansamu Yama, Muchlis Hadi hingga Evan Dimas kembali masuk dalam starting eleven.
Sejak menit pertama, Garuda Jaya mampu mendominasi jalannya pertandingan. Dominasi lini tengah yang diisi Evan Dimas, Hargianto dan Paulo Sitanggang mampu mengalirkan bola ke segala sisi lapangan. Alhasil, permainan Indonesia pun mengalir lancar.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, namun tampak jelas bahwa Garuda Jaya kesulitan menembus barisan pertahanan Lebanon yang bermain rapat di pertahanan sendiri.
Peluang terbaik Indonesia sendiri hadir saat pertandingan sudah memasuki menit ke-30. Dari sebuah tendangan bebas, Evan Dimas mengirim umpan ke kotak penalti yang disambut sontekan Muchlis Hadi Ning. Sayang sontekan Muchlis masih membentur tiang.
Sementara tiga menit berselang, giliran Lebanon yang mampu menciptakan peluang. Beruntung upaya dari Philippe Paoli yang memberikan umpan kepada Haabib Shkweikh masih gagal. Hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol bertahan.
Di paruh kedua, Garuda Jaya tetap memainkan permainan yang menjadi ciri khasnya, dari kaki ke kaki. Sementara Lebanon mulai mencoba tampil terbuka meladeni permainan Evan Dimas dkk.
Di awal-awal babak kedua, Indonesia memperoleh peluang lewat Evan Dimas. Sayang tendangannya masih melambung dari gawang Lebanon. Begitu juga peluang Evan pada menit ke-63 yang juga masih belum menemui sasaran, setelah tendangannya melebar tipis di sisi kanan gawang Lebanon.
Di pertengahan babak kedua, Lebanon harus bermain dengan 10 pemain setelah Hessein Zein mendapatkan kartu kuning kedua karena dinilai berlebihan dalam memprotes wasit.
Unggul jumlah pemain coba dimanfaatkan Garuda Jaya. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Evan Dimas. Namun peluang dari Evan Dimas, Septian Maulana hingga Paulo Sitanggang masih belum menemui sasaran.
Bahkan pada menit ke 87, Paulo Sitanggang nyaris memecah kebuntuan, sayang tendangannya hanya membentur tiang sebelah kiri gawang Lebanon. Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol pun tetap bertahan.
Susunan pemain:
Indonesia U-19: Awan Setho; Putu Gede, M Fatchu Rochman, Hansamu Yama Pranata, Sahrul Kurniawan; Evan Dimas, M Hargianto (Zulfiandi '57), Paulo Sitanggang; Muchlis Hadi Ning (Dinan Javier '62), Maldini Pali (Septian Hadi '57), Ilham Udin.
Lebanon U-19: Mostafa Matar; Khaled Ali, Khalil Khamis, Hussein Zein, Hassan Kourani, Ghazi Honeine, Mohammad Kdouh, Mohamad Salem, Philippe Paoli, Haabib Shweikh, Ali Karaki. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Indra Sjafri kembali memainkan skuat terbaiknya. Nama-nama seperti Hansamu Yama, Muchlis Hadi hingga Evan Dimas kembali masuk dalam starting eleven.
Sejak menit pertama, Garuda Jaya mampu mendominasi jalannya pertandingan. Dominasi lini tengah yang diisi Evan Dimas, Hargianto dan Paulo Sitanggang mampu mengalirkan bola ke segala sisi lapangan. Alhasil, permainan Indonesia pun mengalir lancar.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, namun tampak jelas bahwa Garuda Jaya kesulitan menembus barisan pertahanan Lebanon yang bermain rapat di pertahanan sendiri.
Peluang terbaik Indonesia sendiri hadir saat pertandingan sudah memasuki menit ke-30. Dari sebuah tendangan bebas, Evan Dimas mengirim umpan ke kotak penalti yang disambut sontekan Muchlis Hadi Ning. Sayang sontekan Muchlis masih membentur tiang.
Sementara tiga menit berselang, giliran Lebanon yang mampu menciptakan peluang. Beruntung upaya dari Philippe Paoli yang memberikan umpan kepada Haabib Shkweikh masih gagal. Hingga babak pertama berakhir, skor tanpa gol bertahan.
Di paruh kedua, Garuda Jaya tetap memainkan permainan yang menjadi ciri khasnya, dari kaki ke kaki. Sementara Lebanon mulai mencoba tampil terbuka meladeni permainan Evan Dimas dkk.
Di awal-awal babak kedua, Indonesia memperoleh peluang lewat Evan Dimas. Sayang tendangannya masih melambung dari gawang Lebanon. Begitu juga peluang Evan pada menit ke-63 yang juga masih belum menemui sasaran, setelah tendangannya melebar tipis di sisi kanan gawang Lebanon.
Di pertengahan babak kedua, Lebanon harus bermain dengan 10 pemain setelah Hessein Zein mendapatkan kartu kuning kedua karena dinilai berlebihan dalam memprotes wasit.
Unggul jumlah pemain coba dimanfaatkan Garuda Jaya. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Evan Dimas. Namun peluang dari Evan Dimas, Septian Maulana hingga Paulo Sitanggang masih belum menemui sasaran.
Bahkan pada menit ke 87, Paulo Sitanggang nyaris memecah kebuntuan, sayang tendangannya hanya membentur tiang sebelah kiri gawang Lebanon. Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol pun tetap bertahan.
Susunan pemain:
Indonesia U-19: Awan Setho; Putu Gede, M Fatchu Rochman, Hansamu Yama Pranata, Sahrul Kurniawan; Evan Dimas, M Hargianto (Zulfiandi '57), Paulo Sitanggang; Muchlis Hadi Ning (Dinan Javier '62), Maldini Pali (Septian Hadi '57), Ilham Udin.
Lebanon U-19: Mostafa Matar; Khaled Ali, Khalil Khamis, Hussein Zein, Hassan Kourani, Ghazi Honeine, Mohammad Kdouh, Mohamad Salem, Philippe Paoli, Haabib Shweikh, Ali Karaki. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 16 Desember 2025 20:32Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 Februari 2026 19:42 -
Bola Indonesia 4 Februari 2026 19:19 -
Liga Italia 4 Februari 2026 19:18 -
Voli 4 Februari 2026 18:55 -
Voli 4 Februari 2026 18:43 -
Liga Italia 4 Februari 2026 18:33
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 4 Februari 2026 15:32 -
tim nasional 4 Februari 2026 14:29 -
tim nasional 4 Februari 2026 14:11 -
tim nasional 4 Februari 2026 13:19 -
tim nasional 4 Februari 2026 12:49 -
tim nasional 4 Februari 2026 12:35
MOST VIEWED
- Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes Resmi Gabung Ajax dengan Kontrak Panjang hingga 2029
- Jadwal Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 Hari ini, Selasa 3 Februari 2026: Perempat Final Lawan Vietnam!
- Lolos Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Ini Alasan Timnas Indonesia Belum Pasti ke Piala Dunia Futsal 2028
- Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di MNCTV - 8 Besar Piala Asia Futsal 2026
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493180/original/024055700_1770196649-20251203_104954.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493380/original/096956500_1770206933-Pelaksana_Tugas_Kepala_Bidang_P2_Humas_Kanwil_DJP_Kalimantan_Selatan_dan_Tengah__Tri_Wibowo.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492135/original/018296100_1770123824-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493366/original/084930300_1770206254-1000001185.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5493363/original/017245500_1770206092-260204-prabowo-undang-mantan-menlu-dan-wamenlu-ke-istana-bahas-geopolitik-6ef706.jpg)

