
Bola.net - Proses mediasi yang dilakukan oleh PSSI dinilai belum memuaskan, para subkontraktor pengerja proyek Stadion Utama Riau menyatakan hal tersebut akan berimbas pada penyelenggaraan kualifikasi Piala Asia U-22.
Pertemuan antara pihak subkontraktor dengan konsorsium (KSO)awalnya dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Jalan Dipoenegoro, Pekanabru namun kemudian berpindah ke ruang rapat yang berlokasi di Stadion Utama Riau juga di Pekanbaru.
"Pada pertemuan ini kami belum menemukan adanya kesepakatan yang bulat. Sisa tagihan yang rencananya akan dibayarkan belum mencapai target sesuai dengan yang kami ajukan, yakni mencapai Rp 24 miliar," kata juru bicara Forum Subkontraktor Proyek Stadion Utama Riau Ari Setiawan.
"Untuk malam ini, rencana penyelenggaraan babak kualifikasi Piala Asia U-22 masih belum aman. Hal ini karena hasil pertemuan tadi belum ada titik terang," tambahnya.
Senada dengan Ari, subkontraktor dari PT Datra Internusa pengerja proyek lintasan atletik Zulkarnain, mengeluhkan hal yang serupa.
"Kami merasa belum puas. Dari hasil pertemuan ini, pembayaran tagihan yang rencananya dilunasi belum sesuai dengan yang diinginkan," ujarnya.
Ditanya berapa nilai tagihan yang rencananya akan dilunasi oleh pihak konsorsium, Zulkarnain enggan mengungkapkannya.
"Besaran yang rencananya akan di lunasi dari pihak konsorsium yang jelas belum sesuai dengan yang kami ajukan. Atau bisa dikatakan belum seratus persen. Namun kita tunggu sampai besok pagi yang katanya mereka (konsorsium dan Pemda) akan kembali mengadakan pertemuan guna membahas persoalan ini," tandasnya.
"Mungkin untuk pembukaan Piala Asia masih aman. Tapi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya belum tentu. Selama tuntutan belum dipenuhi, kami masih bisa berbuat apa saja," tegas Ketua Forum Subkontraktor Stadion Utama Riau, Hari Puas. (ant/end)
Pertemuan antara pihak subkontraktor dengan konsorsium (KSO)awalnya dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Jalan Dipoenegoro, Pekanabru namun kemudian berpindah ke ruang rapat yang berlokasi di Stadion Utama Riau juga di Pekanbaru.
"Pada pertemuan ini kami belum menemukan adanya kesepakatan yang bulat. Sisa tagihan yang rencananya akan dibayarkan belum mencapai target sesuai dengan yang kami ajukan, yakni mencapai Rp 24 miliar," kata juru bicara Forum Subkontraktor Proyek Stadion Utama Riau Ari Setiawan.
"Untuk malam ini, rencana penyelenggaraan babak kualifikasi Piala Asia U-22 masih belum aman. Hal ini karena hasil pertemuan tadi belum ada titik terang," tambahnya.
Senada dengan Ari, subkontraktor dari PT Datra Internusa pengerja proyek lintasan atletik Zulkarnain, mengeluhkan hal yang serupa.
"Kami merasa belum puas. Dari hasil pertemuan ini, pembayaran tagihan yang rencananya dilunasi belum sesuai dengan yang diinginkan," ujarnya.
Ditanya berapa nilai tagihan yang rencananya akan dilunasi oleh pihak konsorsium, Zulkarnain enggan mengungkapkannya.
"Besaran yang rencananya akan di lunasi dari pihak konsorsium yang jelas belum sesuai dengan yang kami ajukan. Atau bisa dikatakan belum seratus persen. Namun kita tunggu sampai besok pagi yang katanya mereka (konsorsium dan Pemda) akan kembali mengadakan pertemuan guna membahas persoalan ini," tandasnya.
"Mungkin untuk pembukaan Piala Asia masih aman. Tapi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya belum tentu. Selama tuntutan belum dipenuhi, kami masih bisa berbuat apa saja," tegas Ketua Forum Subkontraktor Stadion Utama Riau, Hari Puas. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 19 Januari 2019 18:52Indra Sjafri Degradasikan Lima Pemain, Dua di Antaranya Pemain Persib
-
Tim Nasional 26 Agustus 2017 23:59Luis Milla Akan Usahakan Timnas Raih Medali Perunggu
-
Bola Indonesia 1 Juli 2017 07:55Soal Penangguhan Regulasi U-23, Ini Penjelasan PSSI
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 12:57Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 10:59Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 10:47Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
tim nasional 17 Juni 2026 06:01Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
SOROT
-
Liputan6 20 Juni 2026 14:19Isi Percakapan di Telepon Genggam Sony Sonjaya yang Dibongkar Jaksa
-
Liputan6 20 Juni 2026 07:55Prabowo Dorong Akademi Olahraga, Bina Calon Atlet Sejak Usia 8 Tahun
-
Liputan6 19 Juni 2026 23:50Kesaksian Warga Sebelum Istri Tewas Dicekik Suami
-
Liputan6 19 Juni 2026 22:48Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti
-
Liputan6 19 Juni 2026 22:05Demo Depan DPR Usai, Jalan Gatot Subroto Dibuka Lagi
MOST VIEWED
Target Jangka Panjang Timnas Indonesia: Rutin Masuk Piala Dunia 2026, 50 Ranking FIFA, dan 10 Besar Asia
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
Legenda Real Madrid Raul Gonzalez Buka-bukaan Tertarik Melatih Timnas Indonesia
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261730/original/044268900_1781756195-IMG_3586.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263328/original/010998600_1781883632-40d61759-e5b4-4164-b814-01ba8afee642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263286/original/078037600_1781877229-IMG_4038.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263316/original/003749800_1781881522-IMG_4134.jpeg)
