Tidak Ada Euforia Berlebihan, Bima Sakti Tegaskan Timnas Indonesia U-16 Tetap Rendah Hati

Richard Andreas | 13 Agustus 2022 04:45
Momen selebrasi juara Timnas Indonesia U-16 usai menjuarai Piala AFF U-16 2022 (c) Bagaskara Lazuardi/Bola

Bola.net - Timnas Indonesia U-16 berhasil mempersembahkan trofi Piala AFF U-16 kepada publik tanah air. Skuad Garuda Muda menundukkan Vietnam dengan skor 1-0 di partai final yang dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Jumat (12/8/2022).

Keberhasilan ini sekaligus menjadi gelar kedua Timnas Indonesia U-16 di ajang Piala AFF U-16. Sebelumnya, Garuda Asia meraih gelar juara pada 2018. Kebetulan saat itu Indonesia juga menjadi tuan rumah.

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Namun, ia menegaskan tidak ada euforia yang berlebihan di skuadnya, bahkan ketika para pemain memasuki ruang ganti perayaan yang berlebihan tidak dilakukan.

"Di tengah lapangan saya bilang, 'Kita tidak boleh terlarut dalam euforia yang berlebihan. Kita tidak boleh sombong. Kita tetap rendah hati. Saya juga menyampaikan bahwa kita masih punya tanggung jawab, yakni Kualifikasi Piala Asia U-17 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober'," kata Bima dalam sesi konferensi pers selepas pertandingan.

"Oleh sebab itu, kami akan fokus menghadapi itu. Kami juga bersyukur bisa juara. Tidak boleh sombong dan tetap rendah hati. Tidak ada joget-joget. Silakan datang ke ruang ganti, tidak ada joget-joget. Kami hanya bersyukur saja dengn Tuhan dan bersujud saja," sambung pelatih Timnas Indonesia U-16 itu.

1 dari 3 halaman

Dukungan Luar Biasa

Timnas Indonesia U-16 mendapatkan dukungan yang luar biasa dari suporter. Lebih dari 20 ribu penonton hadir langsung di Stadion Maguwoharjo pada laga final.

Karena tiket terjual habis, panitia pun menyediakan layar lebar di satu sudut bagian luar kandang PSS Sleman itu. Layar lebar itu pun tetap ramai dipadati masyarakat.

Bima Sakti sangat menghargai hal itu. Terutama doa yang diberikan oleh suporter sehingga Timnas Indonesia U-16 mampu menjadi juara.

"Penonton bagus, dukungannya. Saya pikir bukan hanya di Stadion aja seluruh Indonesia pasti menyaksikan, mendoakan kita terima kasih untuk masyarakat seluruh Indonesia. Pasti doa mereka didengar oleh Allah," kata Bima.

2 dari 3 halaman

Sempat Tegang

Duel Vietnam U-16 vs Indonesia U-16 di final Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/08/2022) malam WIB. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Dukungan langsung yang luar biasa dari suporter di Stadion Maguwoharjo sempat membuat para pemain Timnas Indonesia U-16 tegang. Termasuk juga para pemain Vietnam.

Ketegangan tampak nyata terjadi di awal babak pertama. Namun, perlahan kedua tim mampu menyesuaikan diri dengan atmosfer di stadion.

Timnas Indonesia U-16 berhasil memanfaatkan satu momen kelengahan pemain Vietnam di akhir babak pertama. Kafiatur Rizky membuat gerakan indah sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.

3 dari 3 halaman

Iqbal Jadi Pemain Terbaik

Selain meraih gelar secara tim, Timnas Indonesia U-16 mendapatkan gelar lain di kategori individu. Sang kapten, Muhammad Iqbal Gwijangge, menyabet gelar pemain terbaik.

Gelar untuk Iqbal dirasa layak. Pemain satu ini tak tergantikan perannya di lini belakang Timnas Indonesia U-16 sejak awal turnamen Piala AFF U-16 2022 dimulai.

Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan/Benediktus Gerendo Pradigdo), 13 Agustus 2022

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR