Timnas Indonesia U-23 Ditantang Menang Lawan Makau dan Korea Selatan demi Lolos ke Piala Asia U-23 2026

Bola.net - Timnas Indonesia U-23 masih menyimpan asa untuk bisa melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Setelah ditahan imbang Laos, Garuda Muda wajib bangkit menghadapi Makau U-23.
Pertandingan kedua Grup J ini akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025) pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi kunci penting sebelum bersua Korea Selatan di partai penentuan.
Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, memberikan pandangannya. Ia optimistis Indonesia bisa meraih hasil maksimal pada dua laga tersisa.
"Saya berharap Timnas Indonesia U-23 bisa menang atas Makau dan Korea Selatan dan lolos ke Piala Asia. Itu sangat penting bagi para pemain kita agar lolos kembali ke Piala Asia," ujar Binder Singh melalui kanal YouTube pribadinya, Bola Bung Binder.
Punya Modal Berharga
Tahun lalu, Indonesia hampir saja tampil di Olimpiade Paris setelah menembus semifinal Piala Asia U-23 2024. Binder menilai pengalaman itu seharusnya bisa menjadi modal untuk kembali berprestasi.
"Masa setelah sebelumnya hampir lolos ke Olimpiade, masa kali ini lolos ke Piala Asia aja enggak bisa ya kan," tukas Binder Singh.
Binder juga meminta suporter tetap memberikan dukungan penuh kepada Kadek Arel dan kolega. Ia menegaskan kritik boleh saja, tetapi harus tetap dengan cara yang bijak.
"Jadi tentu dalam hal ini kita kecewa boleh, tapi jangan marah-marahan. Jangan juga membuat narasi-narasi yang negatif. Ini saatnya kita perlu tetap mendukung apapun hasilnya," kata Binder Singh.
Ia juga menyoroti gaya bermain Laos yang membuat Indonesia kesulitan. Namun, menurutnya, hal itu bisa dijadikan evaluasi penting bagi pelatih.
"Tapi kita tunggu nanti lawan Makau dan juga lawan Korea Selatan. Dan jika teman-teman punya kritikan, kritik aja nggak ada yang larang. Ini negara demokrasi. Tapi kritikan Anda harus sopan, harus pakai data dan statistik seperti yang saya jelaskan. Nah, artinya dalam hal ini memang Laos lebih unggul secara taktik karena dengan cara parkir pesawat kek, parkir tanker kek, parkir apa kek yang mereka parkir itu bagi mereka ini mendapatkan tiga poin," tukas Binder Singh.
Belajar dari Kegagalan
Binder pun berharap kegagalan melawan Laos menjadi pembelajaran. Baginya, peluang untuk lolos tetap terbuka jika Indonesia bisa lebih fokus.
"Kita sebagai suporter tetap mendukung dan saya berharap lawan Makau dan juga lawan Korea Selatan nanti bisa menang agar bisa lolos sebagai juara grup," lanjutnya.
"Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Tapi tentunya, pelatih harus belajar dari kegagalan," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Choki Sihotang/Wiwig Prayugi
Published: 05/09/2025
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 14:05 -
Piala Dunia 21 Januari 2026 14:02 -
Liga Champions 21 Januari 2026 13:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 13:42 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 13:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 13:29
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 Januari 2026 11:40 -
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10
MOST VIEWED
- Bek Premier League Blak-blakan soal Kans Membela Timnas Indonesia: Sangat Senang Mereka Ingin Saya, tapi...
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479466/original/051795900_1768978935-Keluarga_pramugari_pesawat_ATR_Florencia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/908132/original/002510900_1435049231-pencabulan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479406/original/094503800_1768977537-IMG_5499.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406416/original/006889800_1762572152-Kapolri.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479367/original/064115100_1768975729-IMG-20260121-WA0044.jpg)
