
Samator menguasai pertandingan sejak set pertama. Tampil menekan, mereka selalu unggul atas anak-anak Electric PLN. Menjelang akhir laga, Samator sudah unggul 20-16 dan 24-19. Akan tetapi mereka justru berhenti di angka 24. Banyaknya kesalahan anak-anak Samator dimanfaatkan Electric untuk mengejar. Sempat imbang 24-24, Electric akhirnya memenangkan gam pertama dengan 24-26.
Tim asuhan Ibarsyah Djanu bangkit di game kedua. Pada technical time out (TTO) pertama dan kedua, mereka mampu unggul 8-5 dan 16-9. Lepas itu, Samator terus melaju meninggalkan Electric. Setelah leading 19-12, Nur Cahyadi Mahfud dan kawan-kawan menutup game kedua dengan skor 25-14. Skor menjadi imbang 1-1.
Samator akhirnya membalikkan kedudukan menjadi 2-1 pada set kedua. Sempat tertinggal 8-9 di awal babak, Samator membalikkan kedudukan menjadi 16-13 pada TTO kedua. Dengan konsentrasi pemain Electric yang mengendur, Samator mengunci lawannya dengan skor akhir 25-19.
Pertandingan mulai memanas pada set keempat. Kedua tim saling kejar mengejar skor. Samator sempat unggul 8-7 di TTO pertama, justru tertinggal 14-16 pada TTO kedua. Buruknya penampilan Samator dimanfaatkan Electric untuk memperlebar jarak menjadi 20-16. Akan tetapi, Samator akhirnya bangkit dari tekanan. Secara dramatis, mereka berhasil membalikkan kedudukan menjadi 23-22. Set keempat menjadi milik Samator dengan skor 25-23. Samator menang 3-1.
"Set pertama kita sudah mimpin 24-21. Yang menjadi blunder adalah passing. Yang mukul akhirnya kena blok. Terlalu tergesa-gesa ingin membunuh. Itu kesalahan saya. Mestinya menang, tapi blunder. Setelah kami pelajari, di poin-poin terakhir harus ada perubahan komposisi," ucap Ibarsyah, head coach Samator usai pertandingan.
"Saya bersyukur di set kedua dan ketiga kami bisa bangkit. Pada set keempat, saya instruksikan mereka untuk fokus. Jangan pikir poin. Yang paling utama, service jangan gagal dan blok. Akhirnya kita bisa mengejar," imbuh pelatih Timnas Indonesia ini.
Sedangkan menurut Putut Marhaento, pelatih Electric, timnya dalam kondisi kelelahan. "Karena semalam kami main sampai setengah 1 pagi. Jam setengah 3 pagi baru tidur. Jadi sudah habis. Tenaganya terkuras," ujar Putut. Ia juga mengkritik kinerja wasit.
"Wasitnya kurang jeli. Dari dulu lemahnya ada disitu. Akhirnya bikin emosi. Wasitnya perlu ditambah. Mungkin wasit juga kelelahan," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Voli 2 September 2026 16:03Menuju Asian Games 2026: PBVSI Panggil 12 Pemain untuk Pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:48Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:23Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:01Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
-
Liga Italia 6 September 2026 21:41Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
-
Liga Italia 6 September 2026 21:30Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
-
Liga Inggris 6 September 2026 21:15Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
BERITA LAINNYA
-
voli 2 September 2026 16:03Menuju Asian Games 2026: PBVSI Panggil 12 Pemain untuk Pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia
-
voli 1 September 2026 21:33Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
-
voli 24 Agustus 2026 16:50Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Thailand di AVC Continental 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
