Argentina Gagal Lagi, Di Maria Sebut Taktik Chile Sempurna
Editor Bolanet | 5 Juli 2015 19:40
- Dalam pertandingan final Copa America 2015, penyerang sayap , Angel Di Maria tidak bisa bermain penuh. Ia mengalami cedera sehingga harus digantikan oleh Ezequiel Lavezzi di menit 28.
Pada akhirnya Argentina kalah melalui adu penalti, Gonzalo Higuain dan Ever Banega gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Lebih banyak mengamati permainan di sisi lapangan, Di Maria menyesalkan kegagalan timnya sembari memuji strategi .
Sekali lagi pertandingan ditentukan dalam hitungan detik, dan sekali lagi kami tidak bisa mencapai target. Kami melakukan segalanya untuk menang, kami punya banyak peluang.
Di penghujung laga, Higuain hampir mencetak gol, sementara Marcos Rojo harusnya mendapat penalti. Secara keseluruhan taktik Chile di pertandingan tadi sempurna. kata pemain Manchester United itu dikutip Sky Sports.
Dalam sejarahnya di turnamen ini, Argentina berhasil mencapai 27 final, di mana 14 di antaranya berakhir dengan trofi. Tapi sudah sejak 1993 Albiceleste tidak pernah keluar sebagai juara. [initial]
(sky/dct)
Pada akhirnya Argentina kalah melalui adu penalti, Gonzalo Higuain dan Ever Banega gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Lebih banyak mengamati permainan di sisi lapangan, Di Maria menyesalkan kegagalan timnya sembari memuji strategi .
Sekali lagi pertandingan ditentukan dalam hitungan detik, dan sekali lagi kami tidak bisa mencapai target. Kami melakukan segalanya untuk menang, kami punya banyak peluang.
Di penghujung laga, Higuain hampir mencetak gol, sementara Marcos Rojo harusnya mendapat penalti. Secara keseluruhan taktik Chile di pertandingan tadi sempurna. kata pemain Manchester United itu dikutip Sky Sports.
Dalam sejarahnya di turnamen ini, Argentina berhasil mencapai 27 final, di mana 14 di antaranya berakhir dengan trofi. Tapi sudah sejak 1993 Albiceleste tidak pernah keluar sebagai juara. [initial]
Update berita Copa America di sini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












